Home / Hukum

Kamis, 19 Januari 2023 - 01:16 WIB

Sempat Diskor, Eliezer Dituntut 12 Tahun

Richard Eliezer Pudihang Lumiu menyimak pembacaan tuntutan oleh JPU pada persidangan di PN Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023)

Richard Eliezer Pudihang Lumiu menyimak pembacaan tuntutan oleh JPU pada persidangan di PN Jakarta Selatan, Rabu (18/1/2023)

Jakarta. Majelis Hakim PN Jakarta Selatan yang menyidangkan Richard Eliezer Pudihang Lumiu sempat  menskor sidang lantaran pengunjung gaduh, usai tuntutan 12 tahun penjara, Rabu (18/1/2023).

“Mohon tenang. Sidang dinyatakan diskors. Petugas keamanan, mohon bantuan untuk amankan pendukung, tolong dikeluarkan,” kata Ketua Majelis Hakim.

Pengunjung sidang yang membuat gaduh itu berteriak protes tak terima dengan tingginya tuntutan 12 tahun penjara untuk Eliezer. Protes lantaran Eliezer dianggap berada dibawah tekanan dan menjalankan perintah Ferdy Sambo.

Tak berapa lama, setelah kondisi dalam ruangan kembali tenang. Dan persidangan dengan nomor perkara 798/Pid.B/2022/PN JKT.SEL dimulai lagi.

Baca juga:  Pelajar Pelaku Cabul Pemangkat Ditangkap

Eliezer menghadapi sidang tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) tepat pada persidangan yang ke 20 kali. Dalam tuntutannya, tim JPU terdiri dari Donny M Sanny, Rudy Irmawan, Sugeng Hariadi, Fadjar dkk membacakan surat tuntutan secara bergantian.

JPU menguraikan fakta-fata persidangan hingga menuntut Eliezer 12 tahun penjara dalam keterlibatannya pada peristiwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua di Duren Tiga pada 8 Juli 2022.

JPU menyatakan dalam perkara atas nama terdakwa Richard Eliezer Pudihang Lumiu, menuntut agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memeriksa dan mengadili, memutuskan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana merampas nyawa secara bersama-sama dalam dakwaan Pasal 340 KUHP junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Baca juga:  Herawan: Kasus Bank Kalbar Singkawang Ranah Perdata

“Menjatuhkan pidana terhadap Richard Eliezer Pudihang Lumiu dengan pidana penjara selama 12 tahun,” kata JPU.

Tuntutan dalam perkara pembunuhan Yoshua ini berturut-turut antara lain Ferdy Sambo diutuntut penjara seumur hidup, Eliezer 12 tahun, dan masin-masing 8 tahun untuk Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf dan Putri Candrawathi. Tersisa tuntutan untuk terdakwa lain terkait perintangan penyidikan atau Obstruction of Justice.

Penulis: Dwi Agma Hidayah

Share :

Baca Juga

Gedung utama Politekik Negeri Pontianak (Polnep) di Jalan Ahmad Yani.

Hukum

Kejari Singkawang Bidik Dugaan Korupsi Hibah Polnep
Warga pemilik lahan sengketa PT SEC dan PT MI bersama Kades Lubuk Dagang, Su'aib membantah pernyataan Humas PT SEC di Kantor Desa Lubuk Dagang, Selasa (1/7/2025)

Hukum

PT SEC Putar Balik Fakta Demi Rampas Lahan Sawit
Sumastro, Sekda Singkawang dan Walikota Tjhai Chui Mie.

Hukum

Ada Fakta Alternatif 4 di Kasus Sumastro Singkawang
Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat menggeledah Kantor Distrik Navigasi Kelas III Pontianak, Senin (29/12/2025) di Jalan Khatulistiwa, Kecamatan Pontianak Utara.

Hukum

Dugaan Korupsi BBM, Kantor Navigasi Pontianak Digeledah
Aktivitas tambang Galian C diduga ilegal di Sungai Cenrana, Soppeng, Sulawesi Selatan.

Hukum

Petaka Tambang Galian C Ilegal di Sungai Cenrana Soppeng
Polsek Pemangkat menangkap penculik bayi

Hukum

Penculik Bayi Berpura-pura Numpang Kencing
waterfront sambas

Hukum

MA Vonis Erwin 2 Tahun Penjara Perkara Waterfront Sambas
Taman Pasir Panjang Idah yang dikelola PT Palapa Wahyu Group (PWG) yang kasusnya HPLnya diusut Kejari Singkawang.

Hukum

Dua ASN Singkawang Ditahan Kasus HPL, Susul Sumastro
error: Content is protected !!