Mempawah – Akses pendidikan di SMAN 2 Segedong kini semakin lancar. Pembangunan jembatan di lingkungan sekolah tersebut dinyatakan rampung tepat waktu.
Direktur CV Hera Makmur, Baran, selaku pelaksana pembangunan jembatan tersebut memastikan kualitas bangunan telah melalui pengawasan ketat.
“Seluruh tahapan pekerjaan kami laksanakan sesuai spesifikasi teknis yang ada. Dari awal hingga selesai tidak ditemukan hambatan yang signifikan,” ujar Baran, Kamis (16/1/2026).
Pembangunan jembatan senilai Rp369 juta itu telah sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mempawah. Keberadaan jembatan ini diharapkan menjadi penunjang utama mobilitas siswa dan tenaga pendidik dalam aktivitas belajar mengajar sehari-hari.
Ia menambahkan, sebelum jembatan diserahterimakan, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) hingga Direksi Teknis telah melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh. Hasilnya, jembatan dinyatakan layak fungsi dan sudah bisa digunakan oleh warga sekolah.
Papan Mal
Menanggapi isu yang sempat beredar di masyarakat mengenai dugaan proyek yang belum tuntas, Baran memberikan klarifikasi tegas. Ia menjelaskan bahwa kesan “belum selesai” tersebut sebenarnya adalah bagian dari prosedur teknis keamanan konstruksi.
“Bukan karena pekerjaan belum selesai, tetapi kami memang menunggu umur beton sesuai ketentuan sebelum membuka papan mal. Hal ini sangat penting agar jembatan benar-benar aman dan kokoh saat digunakan,” jelasnya.
Baran menegaskan bahwa informasi yang menyebut proyek tersebut mangkrak atau tidak tuntas adalah tidak benar. Sebaliknya, penundaan pembukaan cetakan beton tersebut justru dilakukan demi menjaga kualitas jangka panjang.
Meski jembatan sudah mulai dimanfaatkan, pihak pelaksana memastikan tidak akan lepas tangan. Sesuai dengan kontrak kerja, CV Hera Makmur masih memiliki tanggung jawab untuk melakukan perawatan.
“Kami masih memiliki tanggung jawab dalam masa pemeliharaan dan perawatan pasca-pembangunan. Seluruh proses kami jalankan sesuai prosedur dan mekanisme yang berlaku,” pungkas Baran.
Dengan selesainya infrastruktur ini, pihak sekolah dan orang tua siswa menyambut baik peningkatan fasilitas yang kini membuat lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman dan representatif.
Penulis: Rizki Firnanda I Editor: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News


















