Home / Hukum

Kamis, 23 Februari 2023 - 23:47 WIB

Polisi Tahan MDS Anak Pejabat Pajak

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan pers, Kamis (23/2/2023)

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi memberikan keterangan pers, Kamis (23/2/2023)

Jakarta. Polres Metro Jakarta Selatan telah menahan Mario Dandy Satryo alias MDS (20) yang menganiaya David (17) hingga korban mengalami koma, Kamis (23/2/2023).

Jagat netizen kontan bereaksi keras dan menyebabkan kejadian tersebut langsung trending. Tagar A****, David dan Kemenkeu langsung menduduki posisi atas di jejaring twitter, dua hari setelah kejadian, Senin (20/2/2023).

Rekaman video peristiwa penganiayaan oleh MDS yang merupakan anak pejabat Dirjen Kemenkeu, beredar luas di jejaring media sosial. A (15), seorang anak masih dibawah umur dan merupakan kekasih MDS. Sebelum dengan MDS, A pernah berpacaran dengan David.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi menguraikan kronologi peristiwa penganiayaan David yang juga anak pengurus GP Ansor. MDS tersulut emosi lantaran omongan A.

Baca juga:  40 Reka Ulang Lengkap Kasus Mario

Penganiayaan, Senin (20/2/2023) sekitar pukul 20.30 WIB bermula saat A menghubungi David dengan alasan hendak mengembalikan kartu pelajar. David memberitahukan dirinya sedang main ke rumah temannya di Kompleks Grand Permata, Ulujami, Pesanggrahan.

A selanjutnya meminta David untuk shareloc via WhatsApp. Selanjutnya MDS bersama A dan S menemui David ke rumah teman David berisnisial R dengan menaiki Jeep Rubicon dengan mengganti Nopol B 2571 PBP menjadi B 120 DEN.

David keluar rumah R dan MDS mengajak David ke belakang mobil Rubicon. Keduanya terlibat cekcok, hingga terjadilah penganiayaan tersebut.

Keterangan A

Untuk mengungkap aduan A kepada MDS hingga membuatnya tersulut emosi, pihak kepolisian menindaklanjuti dengan meminta keterangan dari A. Sebab, sebelum kejadian itu, MDS sempat menelepon David berulang kali untuk menanyakan kepada David, namun tidak dijawab.

Baca juga:  Aset Rampasan Rp2,52 M Jadi Rupbasan Kejari Pontianak

Sementara itu, terkait peristiwa tersebut, ayah MDS yakni Rafael Alun Trisambodo Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu Kanwil Jakarta Selatan II telah meminta maaf dalam video yang tersebar di media sosial.

Rafael bahkan siap memberikan klarifikasi atas tudingan netizen yang mempermasalahkan hartanya hingga Rp56 Miliar. Kecurigaan netizen semakin bertambah lantaran MDS kerap pamer harta kekayaan dalam bentuk kendaraan mewah di media sosial.(dwi)

Share :

Baca Juga

Salah seorang saksi kunci yang diperiksa tim penyidik Kejati Kalimantan Barat di Gedung Bundar JAM PIDSUS Kejaksaan Agung RI.

Hukum

Usut Korupsi Tambang, Kejati Kalbar Periksa 5 Pejabat ESDM
Barang bukti hasil operasi gabungan dengan sasaran Sembako Ilegal di Perbatasan Entikong Malaysia-Kalbar.

Hukum

Operasi Gabungan Sembako Ilegal di Entikong
pontianak-times.co.id

Hukum

Fakta Lain Kritik Dido Dewan Singkawang
Menko Polhukam

Hukum

Wow Rp300 Triliun Transaksi Mencurigakan
Ketua Tim Investigasi DPP LPK Kalbar Wahyudi

Hukum

LPK Kalbar Dukung Vonis Bebas 4 Nelayan Kalbar
Pengrusakan makam tionghoa

Hukum

Resmob Tangkap 3 Terduga Perusak Makam Tionghoa
Sumastro usai sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor Pontianak.

Hukum

LBH BN Kupas Berkas Dakwaan Korupsi HPL Singkawang
RZ tersangka narkotika

Hukum

Sabu, Pemuda di Sekadau Ditangkap
error: Content is protected !!