Home / Hukum

Kamis, 17 Juli 2025 - 15:02 WIB

Disorot Rampas Lahan, Kini PT SEC Tersandung BBM Ilegal

Barang bukti mobil tangki yang memasok BBM jenis solar ilegal ke PKS PT SEC.

Barang bukti mobil tangki yang memasok BBM jenis solar ilegal ke PKS PT SEC.

Sambas. Gencar disorot lantaran merampas lahan milik Pemkab dan masyarakat, kini PT Sarana Esa Cita (SEC) tersandung kasus Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sambas mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan BBM jenis solar di lokasi pabrik perusahaan yang bergerak dalam industri kelapa sawit itu.

Peristiwanya diketahui terjadi Selasa (15/7/2025) sekira pukul 13.30 WIB di area Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT SEC di Dusun Sabung Setangga, Desa Sabung, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasatreskrim Polres Sambas AKP Rahmad Kartono mengatakan kasus ini terungkap setelah pelapor menerima informasi dari seorang saksi yang menduga adanya aksi penggelapan BBM jenis solar di lokasi pabrik.

Baca juga:  Negara Bantu Orang Miskin Terkena Kasus

Dari hasil penyelidikan, diketahui tersangka R (38) sopir mobil tangki pengangkut BBM milik PT SEC melakukan penggelapan BBM dengan cara memodifikasi keran di atas aki mobil tangki yang dikemudikannya.

Saat menunggu proses pembongkaran BBM di lokasi pabrik, tersangka dengan sengaja memasok solar ke dalam beberapa jeriken, yakni dua jeriken berkapasitas 35 liter dan dua jeriken berkapasitas 10 liter.

Aksi ini terungkap setelah saksi melihat perubahan kondisi jerigen yang sebelumnya kosong menjadi berisi usai pembongkaran. Saat dikonfirmasi, tersangka mengakui perbuatannya tersebut kepada pelapor.

Baca juga:  Terungkap Alasan HD Membunuh Nor Azizah

Ia menambahkan bahwa proses hukum terhadap tersangka akan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Tersangka dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.

Polres Sambas mengimbau kepada seluruh perusahaan di wilayah hukum Kabupaten Sambas untuk meningkatkan pengawasan internal terhadap peredaran dan distribusi barang milik perusahaan, serta melaporkan setiap kecurigaan tindak pidana ke pihak kepolisian.[jay] 

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Hukum

Status Hukum Anak Hasil Kawin Campur
Nafila Rusliana (23), penyandang disabilitas yang bekerja sebagai Akuntan di SPPG 5 Arang Limbung Kabupaten Kuburaya.

Hukum

Korban Traumatis Akibat Dihina dan Diancam Bunuh Kepala SPPG Arang Limbung
Pria berinisial H alias C (40) yang diduga melakukan tindak pidana narkotika sabu, Rabu (4/2/2026).

Hukum

Satresnarkoba Polres Sambas Ringkus Pengedar Sabu di Teluk Keramat
Syarifuddin, Praktisi Hukum yang juga anggota Persatuan Advokat Indonesia (Peradi)

Hukum

Singkawang Darurat Judi Tembak Ikan, Mana Respons Aparat?
Ferdy Sambo

Hukum

Ferdi Sambo Dijatuhi Vonis Hukuman Mati
Divisi Pemasyarakatan Kumham Kalbar

Hukum

Sidang TPP Usul Mutasi Narapidana Kalbar
Best Profit Future Pontianak

Hukum

Duit Miliaran Raib, Best Profit Pontianak Disomasi
Jampidum Kejagung

Hukum

Vonis Bharada E, Jaksa Tak Banding
error: Content is protected !!