Home / Hukum

Kamis, 31 Maret 2022 - 22:29 WIB

Oknum BKD Pontianak Diganjar Sanksi Berat

Kolase surat jawaban Walikota Pontianak dan foto pengambilan DVD recorder CCTV saat penggerebekkan.

Kolase surat jawaban Walikota Pontianak dan foto pengambilan DVD recorder CCTV saat penggerebekkan.

Pontianak. Masih ingat penggerebekkan TBK oknum ASN BKD Kota Pontianak? Ternyata dua bulan setelah kejadian itu yang bersangkutan menerima ganjaran hukuman disiplin berat.

“Saudara TBK SKom dijatuhi hukuman disiplin berat sesuai ketentuan Pasal 11 ayat (1) huruf f Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” kata Ir H Edi Rusdi Kamtono, Walikota Pontianak dalam suratnya menjawab pelapor sekaligus korban, Tedy Dian Pradana, Kamis (31/3/2022).

Penjatuhan sanksi tersebut berdasarkan laporan lnspektorat Kota Pontianak Nomor 700.04/26-REG/INS-IRBANSUS/2021 tanggal 28 Desember 2021. Kemudian, laporan hasil pemeriksaan Nomor 800/48/LHP/SKPSDM-D/2022 tanggal 11 Januari 2022 serta hasil rapat Badan Pertimbangan Disiplin Pegawai tanggal 27 Januari 2022.

Secara rinci, Walikota Pontianak dalam suratnya nomor 800/243/BKPSDM-D/2022 itu menjawab surat permohonan dari Tedy yang meminta progress penanganan kasus terkait pelanggaran Kode Etik ASN. Surat jawaban Edi terdiri dari empat point antara lain, Pemkot Pontianak telah menerima laporan pengaduan Tedy pada 8  Desember 2021 tentang sangkaan tindakan perselingkuhan, perzinahan dan pelanggaran kode etik ASN atas nama TBK selaku Kepala Sub Bidang Verifikasi dan Penetapan Pajak dan Retribusi Daerah Sadan Keuangan Daerah Kota Pontianak.

Baca juga:  Operasi Pekat 14 Hari di Bulan Ramadan

Point kedua, atas  dasar laporan pengaduan tersebut Pemkot Pontianak telah menindaklanjuti dengan pemanggilan, pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan kepada pihak-pihak terkait.

Point ketiga, berdasarkan laporan lnspektorat Kota Pontianak Nomor: 700.04/26-REG/INS-IRBANSUS/2021   tanggal 28 Desember 2021, Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor: 800/48/LHP/SKPSDM-D/2022 tanggal 11 Januari 2022 serta hasil rapat Badan Pertimbangan Disiplin Pegawai tanggal 27 Januari 2022, maka TBK dijatuhi Hukuman Disiplin Berat sesuai ketentuan Pasal 11 ayat (1) huruf f PP Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Untuk diketahui bahwa yang bersangkutan telah dimutasi pada instansi lain dan diberhentikan dari jabatan struktural,” ujar Edi.

Dalam Pasal 8 peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil berisi Tingkat dan Jenis Hukuman Disiplin terdiri atas: Hukuman disiplin ringan, sedang dan disiplin berat.

Pada pasal 11 PP tersebut menjelaskan hukuman disiplin berat sebagaimana dimaksud  dalam Pasal  8  ayat  (1) dijatuhkan bagi pelanggaran terhadap kewajiban menunjukkan integritas dan keteladanan   dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan sebagaimana  dimaksud dalam Pasal 3 huruf  f, apabila pelanggaran berdampak negatif pada negara.

Baca juga:  3838 Narapidana se-Kalbar Mendapat Remisi

Denie Amiruddin SH MHum, Penasihat Hukum Tedy mengucapkan rasa terimakasihnya atas proses penegakkan disiplin ASN ini. Kliennya telah nyata-nyata mendapat kerugian mendalam karena biduk rumahtangganya hancur berantakan.

“Kami respek dengan langkah walikota dalam menyikapi masalah ini sesuai aturan yang berlaku. Sangat berbeda jauh dengan proses pelaporan klien saya di Polres Kubu Raya yang mandek. Bahkan isi rekaman CCTV saja sampai hari ini belum terungkap meskipun sudah menjadi alat bukti diantara bukti-bukti lainnya,” ujar Denie.

Seperti diketahui, biduk rumahtangga Tedy bersama istrinya FI alias VK kandas setelah sang istri kepergok bersama pria lain, oknum ASN Kota Pontianak, TBK alias BW, Sabtu (27/11/2021) pukul 23.00 WIB di rumah milik BW Komplek Graha Borneo 2 Jalan Perdamaian Kabupaten Kubu Raya. Kronologi, Klik ini

Peristiwa ini selanjutnya diberitahukan ke Polsek Sungai Kakap yang langsung menurunkan satu personil kepolisian. Setelah mengamankan beberapa barang bukti seperti Digital Video Recorder (DVR) dan beberapa pakaian. Keduanya kemudian digiring dan diamankan ke Mapolres Kubu Raya untuk dimintai keterangan. Bersamaan dengan itu Tedy membuat laporan polisi. (ris/del)

Share :

Baca Juga

Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kalimantan Barat kembali melakukan penggeledahan kasus penggunaan dana hibah Pemkab Sintang untuk GKE (Gereja Kalimantan Evangelis), Senin (24/11/2025).

Hukum

Ada Volkswagen dan Mini Cooper di Kasus Hibah GKE Sintang
Pengarahan Presiden Jokowi kepada Polri

Hukum

Citra Polri Anjlok 54 Persen Akibat Sambo
WT dan PG mengenakan rompi tahanan Kejari Singkawang di Lapas Kelas II B Sngkawang.

Hukum

Apresiasi Kejari Singkawang, Mengapa TCM Aman?
Tersangka dan korban TPPO

Hukum

Satgas TPPO Sambas Selamatkan Wanita Muda
Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan.

Hukum

Wagub Kalbar Krisantus Ancam Usir PT SEC
Jaksa tangkap Kades Lorong

Hukum

Kejaksaan Sambas Tahan Kades Lorong
PA Fraksi DPRD Melawi

Hukum

PA Fraksi Melawi Bersamaan Laporan ke APH
Razia Lalulintas

Hukum

7 Sepmot Knalpot Brong Terjaring Razia
error: Content is protected !!