Home / Hukum

Jumat, 29 September 2023 - 14:50 WIB

47 Negara Segera Bahas Isu Hukum Asia Afrika

Menkumham Yasonna H Laoly memimpin rapat persiapan Konferensi AALCO

Menkumham Yasonna H Laoly memimpin rapat persiapan Konferensi AALCO

Bali. Utusan 47 negara segera membahasa isu hukum di kawasan Asia Afrika dalam konferensi Asian-African Legal Consultative Organization (AALCO) ke-61 di Bali, 15 – 20 Oktober 2023 di Bali.

Isu hukum yang akan menjadi pembahasan adalah soal lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan, hukum laut, Palestina, hasil kerja Komisi Hukum Internasional, kejahatan siber, hukum luar angkasa serta hukum dagang dan investasi internasional.

Dalam AALCO yang rencananya dibuka Presiden Joko Widodo itu diagendakan hadir utusan 2 negara pengamat tetap, 42 negara pengamat, 2 otoritas pengamat, dan 24 organisasi pengamat.

AALCO merupakan forum konsultasi negara Asia dan Afrika untuk menyamakan persepsi terhadap isu-isu hukum serta memperoleh pandangan dan posisi bersama untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara di Asia dan Afrika.

Baca juga:  Polda Kalbar dan PDRM Bahas Kejahatan Perbatasan

Forum ini dibentuk setelah Konferensi Asia-Afrika (KAA) tahun 1955 di Bandung. Saat itu, Indonesia di bawah pimpinan Presiden Soekarno menjadi salah satu penggagasnya.

Presiden Konferensi AALCO yang juga Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H Laoly menjelaskan bahwa sesi tahunan AALCO ke-61 akan membahas sejumlah isu hukum yang menjadi kepentingan bersama.

“Pembahasan atas isu-isu yang telah diagendakan akan menghasilkan satu pandangan yang sama di antara anggota AALCO. Selanjutnya pandangan ini akan disampaikan pada pertemuan-pertemuan internasional, salah satunya pertemuan Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Yasonna, Kamis (28/09/2023).

Selain agenda utama, Konferensi AALCO di Bali juga memiliki rangkaian side events berupa business forum untuk mempromosikan investasi di Indonesia, dan diskusi di bidang Hukum Humaniter Internasional.

Konvensi Jenewa

Menurut Yasonna, Indonesia berkomitmen menerapkan dan memastikan penghormatan terhadap hukum humaniter internasional. Kemenkumham dan International Committee of the Red Cross berkolaborasi dalam penyelenggaraan diskusi panel bertepatan dengan peringatan ke-65 ratifikasi Konvensi Jenewa 1949 oleh Indonesia.

Baca juga:  Fakta Lain Kritik Dido Dewan Singkawang

Yasona menjelaskan, Indonesia juga mempunyai pengalaman di bidang asset recovery atau pengembalian aset yang dilarikan ke luar negeri. Isu ini sangat kompleks dan melibatkan yurisdiksi hukum negara lain. Indonesia akan berbagi pengalaman dan keberhasilannya pada side event AALCO di bali mendatang.

“Kemenkumham beserta kementerian dan lembaga lainnya, seperti Kemenlu, Kemensetneg, TNI, dan Polri, telah melakukan beberapa rapat persiapan, yg terakhir pada 27 September 2023. Kami bersinergi agar proses kedatangan sampai kepulangan delegasi berjalan sukses, aman dan lancar,” katanya.(rls/dwi)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Hukum

SP2HP Polres Kuburaya Tanpa Gelar Perkara
Iwan Gunawan SH

Hukum

Iwan Lawan Ketidakadilan Bank Mandiri
BPN Kota Pontianak

Hukum

Sertifikat Tanah Warga Raib di BPN Pontianak
Barang bukti Sabu dalam teh

Hukum

Pasutri Bawa 8,4 Kg Sabu dalam Teh
Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumio

Hukum

Hakim Adil Vonis 1 Tahun 6 Bulan Bharada E
TPPO Satgas Polres Sambas

Hukum

Satgas TPPO Polres Sambas Bekuk Sindikat
pontianak-times.co.id

Hukum

Sembunyi di Hutan, Tersangka Korupsi Ditangkap
Sidang Pra Peradilan Isa Anshar FPRK

Hukum

Isa Anshari FPRK Ajukan Pra Peradilan
error: Content is protected !!