Home / Hukum

Sabtu, 18 Juni 2022 - 00:36 WIB

Kejaksaan dan Kemenkeu Tindak Pajak dan BC

Jaksa Agung Burhanuddin dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada cara penandatanganan kerjsama penegakkan hukum bidang perpajakan dan bea cukai, Kamis (16/6/2022)

Jaksa Agung Burhanuddin dan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada cara penandatanganan kerjsama penegakkan hukum bidang perpajakan dan bea cukai, Kamis (16/6/2022)

Jakarta. Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengikat perjanjian kerjasama bidang penegakan hukum perpajakan dan bea cukai, Kamis (16/6/2022)

“Perjanjian kerja sama ini untuk penegakan hukum bidang perpajakan dan bea cukai. Kedua lembaga tersebut merupakan penyidik. Nanti setelah penyidikan, akan berujung ke kejaksaan dalam proses penuntutan,” kata Jaksa Agung Burhanuddin usai penandatanganan kerjasama di Aula Mejani Gedung Kementerian Keuangan.

Kerjasama ini dari pihak Kemenkeu adalah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Sedangkan dari pihak Kejagung adalah Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM Intel) dan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus).

Hadir dalam penandatanganan kerjasama ini , Menteri Keuangan Sri Mulyani, JAM Intelijen Amir Yanto, JAM Pidsus Febrie Adriansyah, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani dan Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo.

Baca juga:  Jaksa Agung Ungkap Capaian Kejaksaan di HBA 64

Menurut Burhanuddin, diperlukan koordinasi dan kolaborasi intensif antara penyidik dan penuntut Umum untuk penegakan hukum dan penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bidang Tindak Pidana Khusus. “Perjanjian di bidang Intelijen dalam rangka tukar informasi,” ujar Burhanuddin.

Namun, apabila terjadi kebocoran dalam penerimaan keuangan negara, Burhanuddin dengan tegas pihaknya tidak bisa berdiam diri. Melainkan tetap melakukan tindakan hukum sesuai kewenangan yang dimiliki Kejaksaan.

“Intinya, kedua belah pihak akan saling menjaga dan saling mendukung pengamanan penerimaan keuangan negara,” ujar dia.

Ia mengharapkan perjanjian kerjasama ini disosialisasikan hingga ke tingkat bawah seperti Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri hingga Cabang Kejaksaan Negeri dan Kanwil hingga Kantor Pajak Pratama dan Kantor Bea Cukai di beberapa kabupaten. Sehingga seluruhnya dapat memahami, mengetahui dan berkoordinasi secara efektif.

Baca juga:  Kejari Mempawah Usut APBDes Mengkalang
Giat Penindakan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyambut baik perjanjian itu untuk saling mengeratkan kerja sama dengan Kejagung.

“Dukungan Kejaksaan Agung selama ini sangat penting. Selain penegakan hukum dan tukar informasi, juga mendukung para penyidik bea cukai kepabeanan dan para penyidik pajak untuk lebih giat melakukan penindakan,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani menyatakan pihaknya akan menyampaikan perjanjian tersebut kepada setiap jenjang vertikal di daerah. Selain itu ke semua kantor wilayah pajak maupun bea cukai sehingga memberikan payung kepastian kerja sama bagi seluruh jajaran Kementerian Keuangan.

Ia berharap koordinasi akan semakin erat dalam mencegah tindak pidana dan koordinasi di bidang penyidikan. “Kerjasama ini dapat menjadi jembatan antara pimpinan tertinggi hingga seluruh jajaran di lapangan antar kedua instansi Kemenkeu dan Kejaksaan RI,” papar Sri.(pd/dwi)

Share :

Baca Juga

Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu di Mapolres Sambas.

Hukum

Transparansi Kasus, Musnahkan 15,59 Gram Sabu
Kasus Joni BP2TD

Hukum

Baru 15 Hari Bebas, Joni Ditahan Lagi
Proses persidangan pembuktian perkara korupsi retribusi pengelolaan lahan PT PWG di Pengadilan Tipikor Pontianak Jalan Uray Bawadi.

Hukum

Tjhai Chui Mie Dijadwalkan Hadir di Sidang Korupsi
Wakapolres Kompol Hoeruddin bersama pemangku kebijakan terkait kasus perundugan anak.

Hukum

Polres Sambas Periksa 10 Saksi Kasus Perundungan Anak
Rapat persiapan AALCO 63

Hukum

47 Negara Segera Bahas Isu Hukum Asia Afrika
Remis Kemerdekaa RI ke 79

Hukum

Bupati Sambas Serahkan Remisi 264 Narapidana
Jumpa pers penahanan tersangka oleh KPK

Hukum

Pengumpul Suap Ketok APBD Diangkut KPK
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Hukum

Kasus Ferdy Sambo Awal Polri Bersih-bersih
error: Content is protected !!