Home / Hukum

Kamis, 8 Mei 2025 - 11:43 WIB

Berkas Kasus Kosmetik Berbahaya Masuk Kejari Sambas

Kasat Reskrim Polres Sambas dan jajaran sesaat pelimpahan berkas tahap I.

Kasat Reskrim Polres Sambas dan jajaran sesaat pelimpahan berkas tahap I.

Sambas. Penyelundupan ribuan kosmetik ilegal di Kabupaten Sambas pada Maret 2025 memasuki babak baru. Hasil uji BPOM, kosmetik tersebut mengandung zat berbahaya.

Kapolres Sambas melalui Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Rahmad Kartono mengatakan kasus tersebut sudah masuk tahap I dan dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Sambas, 30 April 2025. Tersangka berinisial IA (39) dikenakan Pasal 435 Jo 138 ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023.

“Kasus ini terjadi pada bulan Maret 2025 kemarin. Untuk saat ini kasusnya sudah masuk tahap satu dan dikirim ke Kejaksaan pada akhir April kemarin,” kata AKP Rahmad Kartono.

Ia menambahkan dari hasil uji BPOM kosmetik yang diselundupkan dari Malaysia itu ternyata mengandung zat yang berbahaya.

Baca juga:  Ribuan Kosmetik Ilegal Asal Malaysia dan Filipina Dimusnahkan

Sementara Kepala Loka POM Kabupaten Sambas, Agus Wahyudi, menerangkan bahwa kosmetik ilegal yang diungkap oleh Satreskrim Polres Sambas positif mengandung hidrokinon dan asam retinoat, yang mana kedua bahan ini dilarang ada di dalam kosmetik.

Penggunaan kosmetik yang mengandung bahan berbahaya tersebut dapat menyebabkan iritasi hingga kanker. “Adapun bahan berbahaya yang dikandung kosmetik tersebut, yaitu positif mengandung hidrokinon dan asam retinoat. Yang mana kedua bahan ini dilarang ada di dalam (kandungan) kosmetik,” jelas Agus.

Agus juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati memastikan legalitas produk sebelum digunakan. “Selalu cek izin edarnya, kemasan, label, dan kedaluwarsa. Jika melihat kosmetik (yang mengandung zat berbahaya) seperti itu dapat menghubungi BPOM Sambas maupun Polres Sambas,” tuturnya.

Baca juga:  Kapolres Sambas Rombak Personel Penting

Diberitakan sebelumnya, pada 11 Maret 2025, anggota Polsubsektor Temajuk bersama Satreskrim Polres Sambas berhasil menggagalkan penyelundupan ribuan kosmetik ilegal asal Filipina-Malaysia di kawasan perbatasan Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Petugas mengamankan tersangka IA (39) saat akan membawa kosmetik ilegal itu dari jalur tikus perbatasan Malaysia menuju Paloh-Indonesia. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 11 kotak stirofoam berisi total 4.970 produk kosmetik.

Penulis: Jaynudin I Update Berita, ikuti Google News 

Share :

Baca Juga

Proses persidangan pembuktian perkara korupsi retribusi pengelolaan lahan PT PWG di Pengadilan Tipikor Pontianak Jalan Uray Bawadi.

Hukum

Tjhai Chui Mie Dijadwalkan Hadir di Sidang Korupsi
pontianak-times.co.id

Hukum

Sembunyi di Hutan, Tersangka Korupsi Ditangkap
pontianak-times.co.id

Hukum

Lempar Bom Molotov, ASN Ketapang Ditahan
Barang bukti Sabu dalam teh

Hukum

Pasutri Bawa 8,4 Kg Sabu dalam Teh
MoU pemberantasan TPPO

Hukum

Berantas TPPO dan Lindungi Pekerja Migran
Pengarahan Presiden Jokowi kepada Polri

Hukum

Citra Polri Anjlok 54 Persen Akibat Sambo
Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie usai diperiksa majelis hakim sebagai saksi perkara korupsi yang sekarang telah vonis.

Hukum

Dikritik Kasus Korupsi, Walikota Singkawang Polisikan Sejumlah Aktivis
Rumah Korban Pembunuhan

Hukum

Suami Tikam Istri Hingga Meninggal Dunia
error: Content is protected !!