Home / Hukum

Jumat, 1 Juli 2022 - 16:22 WIB

Suami Tikam Istri Hingga Meninggal Dunia

Warga Dusun Aping Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dan aparat kepolisian mendatangi rumah Rusiana yang ditemukan telah meninggal dunia, Kamis (30/6/2022). Foto: pontianak-times.co.id

Warga Dusun Aping Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas dan aparat kepolisian mendatangi rumah Rusiana yang ditemukan telah meninggal dunia, Kamis (30/6/2022). Foto: pontianak-times.co.id

Sajingan. Rusiana meninggal dunia mengenaskan. Korban diduga ditikam suaminya sendiri AK (29), Rabu (29/6/2022) sekira pukul 22.00 WIB di RT 005/001 Dusun Aping Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas.

Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ini saat ditemukan dalam kondisi berlumuran darah. Rusiana tergeletak tak bernyawa di lantai dapur dengan luka robek pada bagian perut sebelah kanan. Kondisi usus perut korban juga telah keluar.

Pelaku AK sementara waktu belum ditangkap lantaran masih dalam perawatan kesehatan. Pasalnya, setelah pelaku melakukan tindakan tersebut, langsung minum racun dan menyayat sendiri pergelangan kedua tangannya. Namun setelah kondisi kesehatannya pulih, AK langsung ditahan di Polsek Sajingan Besar.

Kejadian ini baru diketahui setelah warga berdatangan ke lokasi kejadian, Kamis (30/6/2022) menyusul laporan yang dilakukan adik korban, Rosita (23) seorang mahasiswi warga Dusun Karangan Desa Madak Kecamatan Subah Kabupaten Sambas. Rosita melapor ke Polsek Sajingan Besar.

Baca juga:  Hendak Dijual, Penculik Bayi Ditangkap

Saat kejadian, Rosita sedang berada di Subah. Ia mendapat mendapat pesan whatsApp (WA) dari kakak kandungnya itu, Rabu (29/6/2022) malam. Rusiana meminta dijemput, Kamis (30/6/2022) dari rumahnya di Dusun Aping menuju Subah.

Tiba saatnya Rosita untuk penjemputan itu, ternyata di depan rumahRusiana telah berkumpul banyak orang termasuk petugas dari Polsek Sajingan Besar. “Dalam rumah ditemukan kakak saya yang sudah terbaring di lantai dapur rumah dan telah meninggal dunia,” ujar Rosita dalam laporannya ke penyidik Polsek Sajingan Besar.

Petugas Polsek Sajingan Besar telah mengamankan lokasi kejadian, meminta keterangan dari sejumlah saksi, melakukan visum et repertum dan mengumpulkan barang bukti. Dugaan sementara tindak pidana kekerasaan fisik dalam lingkup Rumah tangga hingga mengakibatkan matinya korban.

Baca juga:  MA Vonis Erwin 2 Tahun Penjara Perkara Waterfront Sambas

Barang bukti yang diamankan dari kejadian tersebut antara lain satu bilah potongan gagang pisau dan mata pisau yang sudah dalam keadaan patah. Selain itu, satu buah bantalan kayu, palu besi, satu botol kecil cairan racun, satu buah gelas yang berisi sisa minuman kopi dan pakaian korban.

Pelaku terancam hukuman karena melanggar Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah tangga atau Pasal 340 KUHP atau Pasal 338 KUHP.

Penulis: Muhammad Ridho  I  Editor: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menggeledah rumah di Jalan Paris H. Husin 2, Komplek Paris Royal Residence, Pontianak, Rabu (11/2/2026).

Hukum

Tim Kejati Kalbar Geledah Rumah di Paris Royal Residence
Foto ilustrasi pemeriksaan empat orang saksi dari Kementerian ESDM oleh penyidik Kejati Kalbar di Gedung Bundar Kejagung RI, Jumat (27/2/2026).

Hukum

Empat Saksi Kementerian ESDM Diperiksa Terkait Tambang Bauksit Kalbar
Raker MHH dan LBHMU Jawa Tengah

Hukum

Moral, Modal Advokasi Muhammadiyah
Toys Kingdom Gaia Mall dan bukti pembayaran QRIS.

Hukum

Kasus QRIS Toys Kingdom Gaia Mall Rugikan Konsumen
Sumastro, Widatoto dan Parlinggoman kompromi sejenak untuk menentukan upaya hukum lain setelah vonis hakim, Kamis (18/12/2025)

Hukum

Majelis Hakim Vonis Sumastro Cs Bersalah, Ini Hukumannya
pontianak-times.co.id

Hukum

Oknum BKD Pontianak Diganjar Sanksi Berat
Lokasi SPPG Sungai Raya Arang Limbung 5 Kabupaten Kuburaya tempat BWF bekerja.

Hukum

Hina Akuntan Difabel, Kepala SPPG Dilaporkan ke Polda Kalbar
Syarifuddin, Praktisi Hukum yang juga anggota Persatuan Advokat Indonesia (Peradi)

Hukum

Singkawang Darurat Judi Tembak Ikan, Mana Respons Aparat?
error: Content is protected !!