Home / Hukum

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 16:35 WIB

Citra Polri Anjlok 54 Persen Akibat Sambo

Kapolri, pejabat tinggi Mabes, para Kapolda dan Kapolres menghadiri mengikuti dengan seksama pengarahan dari Presiden RI, Joko Widodo, Jumat (14/10/2022) di Istana Negara

Kapolri, pejabat tinggi Mabes, para Kapolda dan Kapolres menghadiri mengikuti dengan seksama pengarahan dari Presiden RI, Joko Widodo, Jumat (14/10/2022) di Istana Negara

Jakarta. Citra dan indeks kepercayaan masyarakat kepada Kepolisian RI (Polri) sempat tinggi dan baik. Namun langsung anjlok 54 persen akibat kasus Ferdy Sambo (FS).

“Indeks kepercayaan masyarakat saat itu menempatkan kepolisian di puncak teratas. Tetapi begitu ada peristiw FS, runyam semuanya dan jatuh ke angka yang paling rendah,” kata Presiden RI Joko Widodo saat memberikan pengarahan di hadapan Kapolri, pejabat Mabes Polri, Kapolda dan para Kapolres se-Indonesia di Istana Negara, Jumat (14/10/2022).

Pada November 2021, Polri menempati indeks kepercayaan publik sebesar 80,2 persen. Seolah berbanding terbalik pada Agustus 2022 yang berada pada posisi 54 persen.

“Dulu dibandingkan institusi-institusi penegak hukum lainnya Polri tertinggi. Di November 80,2 persen sangat tinggi, Agustus berada di 54 persen. Jatuh, jatuh sangat rendah sekali. Ini yang harus dikembalikan dengan kerja keras,” kata Jokowi.

Baca juga:  Sempat Diskor, Eliezer Dituntut 12 Tahun

Dalam pengarahannya selama lebih kurang 16 menit itu, hadir Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama para Perwira Tinggi Mabes Polri, para Kapolda dan para Kapolres. Di awal pengarahan, Jokowi memberikan apresiasi atas kerja-kerja kepolisian di musim pandemi covid.

“Pertama-tama saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras Polri beserta seluruh jajaran TNI, pemerintah dan seluruh komponen masyarakat dalam menangani covid,” ujarnya.

Ia menyebut Polri yang paling banyak berperan dalam penanganan covid tersebut. “Itu dilihat masyarakat  dan saya lihat serta rasakan. Hsilnya signifikan sampai hari ini. Polri yang mendorong  440 juta dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat,” kata Jokowi.

Baca juga:  Polisi di Kalbar Gerak Cepat Berantas Judi

Hasilnya, ujar Jokowi, pandemi covid mereda dan pertumbuhan ekonomi Indonesia ketika itu 5,44 persen. Indeks kepercayaan masyarakat menempatkan Polri di puncak teratas saat itu dan sekarang jatuh.

“Itulah pekerjaan berat yang saudara-saudara harus kerjakan untuk mengembalikan kepecayaan masyarakat  kepada Polri di tengah situasi yang tidak mendukung saat ini. Kita tahu semua negara sedang sulit. Kita menakhodai negara dalam badaik ekonomi global,” paparnya.

Dalam kondisi tersebut, Presiden menegaskan agar jajaran kepolisian memiliki sense of crisis. “Oleh karena itu saya ingatkan masalah gaya hidup. Jangan sampai karena situasi sosial ada letupan yang menimbulkan kecemburuan sosial ekonomi,” kata Presiden.(rdo)

Share :

Baca Juga

Barang bukti penangkapan tiga tersangka palanggaran narkotika yang diungkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Sambas, Rabu (28/5/2025) pagi pukul 07.00 WIB.

Hukum

Sabu di Kantong Celana, Tiga Pelaku Diringkus
Firdaus SMSI

Hukum

2000 Perusahaan Pers Siap Gugat KUHP ke MK
Penculikan Bayi di Pemangkat

Hukum

Penculik Bayi di Pemangkat Ditangkap
Denie Amiruddin SH MHum, Sekretaris Pengda Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Adminisitrasi Negara (APHTN-HAN) Kalbar, Senin (19/5/2025).

Hukum

Hai.. Apa Kabar Satgas Antipremanisme Kalbar
Tim Kejati Kalimantan Barat melakukan penggeledahan arsip dokumen di Kantor Perusda Aneka Usaha, Rabu (17/12/2025).

Hukum

Kasus Pudkot dan Bangun Kantor, Perusda Aneka Usaha Digeledah
Best Profit Future Pontianak

Hukum

Duit Miliaran Raib, Best Profit Pontianak Disomasi
Kejati Kalbar

Hukum

Korupsi Kredit Rp3,2 M Bank Kalbar Singkawang
pontianak-times.co.id

Hukum

Asong Bebas, Kembali Terbelit Soal Paspor
error: Content is protected !!