Home / Hukum

Jumat, 26 Agustus 2022 - 22:03 WIB

Penculik Bayi Berpura-pura Numpang Kencing

AN (18) digiring petugas kepolisian usai aksi nekatnya membawa lari bayi yang masih berusia 40 hari di Pemangkat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat

AN (18) digiring petugas kepolisian usai aksi nekatnya membawa lari bayi yang masih berusia 40 hari di Pemangkat Kabupaten Sambas Kalimantan Barat

Pemangkat. AN (18) terbilang nekat. Penculik bayi di Pemangkat yang ditangkap Polsek Pemangkat, Kamis (25/8/2022) ini berpura-pura numpang kencing. Masuk ke rumah korban dan mengambil bayi dalam ayunan.

Bermula ketika siang sebelum kejadian sekitar pukul 13.00 WIB, Fitriyanti, ibu bayi perempuan yang masih berusia 40 hari ini menyiapkan aneka makanan siap saji untuk dijual di depan rumahnya di Jalan M Sohor Jembatan 11 Desa Pemangkat Kota, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.

Saat Fitriyanti berada di depan rumah itu, kemudian datang AN menggunakan sepeda motor yang parkir agak jauh dari lokasi. AN meminta izin kepada Fitriyanti untuk menumpang kencing. Setelah dipersilakan, pelaku dengan tato di lengan inipun masuk.

Matanya tertuju langsung ke ayunan tempat bayi tengah tertidur lelap. Dengan cara menyelinap, AN menggendong bayi itu dan selanjutnya menggendong bayi itu dan membawa kabur menggunakan sepeda motor.

Aksi AN ini sempat dilihat oleh beberapa warga sekitar dan wajahnya mudah dikenali. Hingga kemudian warga melalui sosial media ramai-ramai memposting wajah pelaku. AN adalah warga Jalan Cemara Desa Penjajap Kecamatan Pemangkat.

Baca juga:  Sepanjang 2023, Narkoba di Kalbar Menggila

Ternyata pelaku membawa kabur bayi ke arah Singkawang. Tiba di Jalan Ratu Sepudak Kelurahan Sungai Bulan Kecamatan Singkawang Utara, AN masuk ke sebuah warung tempat berjualan yang kosong. Letaknya persisi di tepi jalan raya.

Di lokasi ini, AN kemudian membawa masuk bayi yang berselimut kain dan meletakkannya di atas kasur busa. Setelah itu AN pergi entah kemana hingga seorang anak kecil, anak pemilik warung yang sedang bermain di dekat warung kosong itu mendengar tangisan bayi.

Anak kecil itu lantas pulang dan memberitahukan ibunya, Eli yang juga pemilik warung kosong tersebut. Kamis (25/8/2022) selepas ashar, Eli bergegas dari rumahnya menuju warung. Ia terkejut melihat bayi yang tergeletak itu dan segera membawanya ke rumah. “Saya kaget, saya pikir ada orang yang buang bayi,” ujar Eli.

Baca juga:  Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Ibu Kandung di Pemangkat

Bayi tak berhenti menangis lantaran kehausan. Eli kemudian memberinya susu. Sontak dalam sekejap, rumah Eli dipenuhi warga yang penasaran ingin melihat bayi tersebut. Salah seorang warga yang mengetahui postingan di sosial media terkait hilangnya bayi, memberitahu Eli untuk melapor ke pihak kepolisian.

“Alhamdulillah setelah informasi itu, bayi yang disimpan di dalam warung kosong itu ditemukan. Bayi ditemukan warga setempat dalam keadaan menangis,” kata Kapolsek Pemangkat, Kompol Firah Meydar Hasan.

Firah memang proaktif dengan munculnya informasi ini. Ia sebelumnya berkoordinasi dengan Polres Singkawang dan meluncur ke lokasi ditemukannya bayi. Tak lama, AN berhasil dibekuk tak jauh dari lokasi tersebut. “Bayi tersebut langsung kita bawa dan serahkan langsung ke orang tuanya. Kemudian pelaku kita bawa ke Mapolsek Pemangkat untuk proses lebih lanjut,” ujar Firah. (jyn/st)

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Hukum

Tim 7 Advokat Dedeh Patahkan JPU Kasus Ahmadiyah
pontianak-times.co.id

Hukum

Kalbar Segera Memiliki Lapas Narkotika
Satgas Pamtas RI Malaysia mengamankan ribuan rokok ilegal

Hukum

1.750 Slop Rokok Ilegal Malaysia Diamankan
Kasus Joni BP2TD

Hukum

Baru 15 Hari Bebas, Joni Ditahan Lagi
Kasus kerangkeng manusia

Hukum

TRP Hadapi Dakwaan Korupsi dan Perbudakan
Akademisi Hukum Universitas Tanjungpura (Untan), Dr Hermansyah SH MHum

Hukum

Akademisi Hukum Apresiasi Sikap Kooperatif Ria Norsan
pontianak-times.co.id

Hukum

Negara Bantu Orang Miskin Terkena Kasus
Pencabulan

Hukum

Pelajar Pelaku Cabul Pemangkat Ditangkap
error: Content is protected !!