Jakarta – Satgas PKH (Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan) menyerahkan aset Rp371 triliun. Jumlah itu setara 10 persen APBN, untuk bangun sekolah dan jembatan desa.
Presiden Prabowo mengapresiasi kinerja Satgas PKH yang dalam 1,5 tahun terakhir sangat signifikan bagi ketahanan fiskal negara. Hal itu disampaikan Prabowo saat menyaksikan penyerahan denda administratif sektor kehutanan di Kejaksaan Agung, Jumat (10/4/2026).
Prabowo menjelaskan hasil penyelamatan aset tersebut akan dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur dasar. Fokus utamanya adalah modernisasi pendidikan melalui digitalisasi ruang kelas dan penyediaan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) yang layak di seluruh sekolah Indonesia.
“Kita perbaiki semua sekolah, kita lengkapi dengan layar digital cerdas, dan kita bangun ribuan jembatan di desa-desa. Penyelamatan aset ini akan langsung mengubah nasib rakyat,” tegasnya.
Sepanjang Januari hingga April 2026, Satgas PKH berhasil mengumpulkan denda dan pemulihan kerugian negara sebesar Rp11,42 triliun. Dana tersebut berasal dari denda administratif, PNBP korupsi, hingga setoran pajak lingkungan hidup.
Sejak mulai beroperasi pada Februari 2025, Satgas tercatat telah mengambil alih aset senilai Rp371 Triliun, kawasan hutan seluas 5,89 juta hektare berasal dari perkebunan ilegal dan 0.257 hektare lahan pertambangan tanpa izin.
Saking puasnya dengan kinerja Satgas PKH, Prabowo dalam seremoni penyerahan aset tersebut spontan bergerak ke depan podium memberikan penghormatankepada personel Satgas PKH.[vid]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















