Home / Peristiwa

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:20 WIB

Mahasiswa Kalbar Soroti MBG dan Koperasi Merah Putih

Aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Tugu Digulis, Pontianak, Kamis (18/6/2026).

Aksi unjuk rasa mahasiswa di kawasan Tugu Digulis, Pontianak, Kamis (18/6/2026).

PONTIANAK – Ratusan mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Digulis, Pontianak, Kamis (18/6/2026). Massa aksi meminta evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Mahasiswa memilih Tugu Digulis sebagai lokasi aksi karena memiliki nilai historis dalam perjalanan perjuangan masyarakat Kalimantan Barat. Aksi berlangsung hingga malam hari dengan rangkaian orasi dan pertunjukan teatrikal yang menggambarkan berbagai persoalan sosial dan pembangunan.

Koordinator aksi, Habib Iqbal, mengatakan mahasiswa membawa sedikitnya 16 poin tuntutan yang mencerminkan berbagai isu strategis di daerah maupun nasional.

Salah satu tuntutan yang mendapat perhatian peserta aksi ialah evaluasi terhadap kebijakan Koperasi Desa Merah Putih. Menurut Habib, program tersebut perlu dikaji secara menyeluruh agar tidak mengganggu alokasi anggaran pembangunan di tingkat desa.

Baca juga:  Pengurus 8 Masjid Antre di Rumdin Wako Singkawang

“Kami melihat masih ada sejumlah kebijakan yang perlu dievaluasi agar pelaksanaannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan tidak mengurangi prioritas pembangunan di daerah,” kata Habib.

Selain KDMP, mahasiswa juga meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Mereka berharap kebijakan tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran serta mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Habib menilai masih banyak persoalan yang memerlukan perhatian serius pemerintah, terutama terkait pembangunan dan pemerataan infrastruktur di Kalimantan Barat.

Baca juga:  Menggali ‘Emas Hijau’ yang Terlupakan: Tengkawang

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang merata akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga kegiatan berakhir, massa menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui orasi dan berbagai aksi simbolik tanpa mengganggu ketertiban umum.

Mahasiswa berharap pemerintah pusat dan daerah memberikan perhatian terhadap 16 tuntutan yang mereka sampaikan serta membuka ruang dialog untuk membahas berbagai persoalan pembangunan dan kebijakan publik.(tim satukata)

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Bantuan BNPB untuk banjir Kabupaten Sanggau

Peristiwa

BNPB Serahkan Bantuan Banjir Tayan Hulu Sanggau
Geledah Lapas II B Singkawang

Peristiwa

Lapas Kelas II B Singkawang Digeledah
Rapat Tim Formatur SMSI

Peristiwa

Tim Formatur Rampung Susun Pengurus SMSI Periode 2024-2029
DPP PASS

Peristiwa

Empati PASS untuk Konflik Rempang dan Galang
Barang bukti yang ditemukan saat olah TKP Polsek Tebas di lokasi penemuan mayat.

Peristiwa

Polsek Tebas Olah TKP Temuan Mayat Bawah Jembatan
Ratusan warga Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas, menggeruduk kantor desa pada Senin (22/9/2025).

Peristiwa

Warga Geruduk Kantor Desa Parit Baru, Ada Apa?
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Rumahweb Masih Down Pasca Kebakaran
Lapas Singkawang Banjir

Peristiwa

RSUD dan Lapas Terkena Banjir Singkawang
error: Content is protected !!