Home / Edukasi

Senin, 4 November 2024 - 00:07 WIB

Kalbar Harus Siap Lakukan Transformasi Ekonomi

Peserta seminar Seminar Pengda Kagama Kalbar di Kantor Gubernur Kalbar

Peserta seminar Seminar Pengda Kagama Kalbar di Kantor Gubernur Kalbar

Pontianak. Pj Gubernur Kalimantan Barat, dr Harisson MKes menyatakan Provinsi Kalbar harus siap melakukan transformasi ekonomi untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045.

Hal tersebut dikemukakan Harisson saat membuka Seminar Pra-Munas Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) XIV 2024 di Aula Garuda, Gedung Pelayanan Terpadu, Kantor Gubernur Kalimantan Barat Jalan Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (2/11/2024).

Seminar ini diselenggarakan oleh Pengurus Daerah (Pengda) Kagama Kalimantan Barat bekerja sama dengan Pemprov Kalimantan Barat, Pengurus Pusat (PP) Kagama, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Lembaga Sustainitiate.

Menurut Harisson, transformasi ekonomi itu dari ekonomi berbasis sumber daya alam terutama sektor pertanian, perkebunan dan pertambangan ke sektor-sektor bernilai tambah tinggi melalui hilirisasi komoditas dan industri manufaktur yang ramah lingkungan serta tahan terhadap perubahan iklim dan bencana.

Harisson mengatakan transformasi ekonomi ini tidak hanya memerlukan dukungan ketersediaan infrastruktur pendukung serta sarana dan prasarana wilayah seperti pelabuhan laut dan darat, jalan, air bersih, tempat pengolahan limbah dan sampah serta ketersediaan energi dan telekomunikasi, tetapi juga memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas serta diperlukan penguatan riset inovasi dan teknologi. 

Harisson yang juga Ketua Pengda Kagama Kalbar menegaskan pengurus dan anggota Kagama Kalbar terus berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, berpartisipasi dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Baca juga:  Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Mengajar di SD Gunung Susu

“Saya sangat berbangga menjadi bagian dari Kagama yang secara bersama-sama mempunyai kekuatan mendukung pemerintah dalam hal pembangunan,” ujar Harisson.

Kompetensi

Menurut Harisson, Kagama memiliki kompetensi para alumni yang berkiprah di berbagai profesi dan tersebar di hampir seluruh wilayah Kalimantan Barat. Kagama juga memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, menjadi penghubung dengan pemangku kepentingan strategis dalam pengembangan potensi dan sumberdaya.

“Selain itu, Kagama berperan dalam mengembangkan inovasi dan pendekatan baru dalam pemberdayaan sosial dan ekonomi yang tetap diimbangi dengan upaya melestarikan lingkungan guna mewujudkan proses dan hasil capaian pembangunan yang lebih berkemajuan, menyejahterakan, berkeadilan dan berkelanjutan,” kata Harisson.

Pada akhir sambutannya, Harisson mengajak segenap pengurus dan anggota Kagama Kalbar dan para pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kolaborasi yang lebih inklusif dan partisipatif.

“Saya berharap, Seminar Pra Munas ini berhasil merumuskan beberapa pokok pikiran dan rekomendasi sebagai masukan bagi Pemprov Kalbar dan Musyawarah Nasional Kagama XIV,” kata Harisson.

Sementara itu, Ketua Harian Kagama Kalbar drg Hary Agung Tjahyadi MKes menyampaikan seminar sebagai bentuk kontribusi Kagama Kalbar memeriahkan Munas XIV di Jakarta pada 14-17 November 2024.

Panitia seminar mengundang 200 peserta dari berbagai unsur, seperti pimpinan sementara DPRD Provinsi Kalimantan Barat, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di jajaran pemerintah provinsi Kalimantan Barat serta beberapa kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Baca juga:  Penyuluhan Hukum di 10 Desa se-Kubu Raya

Seminar ini juga mengundang para pelaku usaha, asosiasi profesi, pimpinan perguruan tinggi, ikatan alumni dari berbagai perguruan tinggi, pengurus dan anggota Kagama Kalimantan Barat, pengurus Kagama Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, pimpinan Ormas sosial keagamaan dan kepemudaan.

“Kami juga mengundang Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dan lembaga swadaya masyarakat, media, pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan ekstra kampus, pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA/SMK/MAN, dan pimpinan lembaga filantropi,” kata Hary Agung.

Keynote Speech

Hary Agung menambahkan, seminar menghadirkan keynote speech Direktur Sustainitiate Ir Nazir Foead MSc mengusung tema Tantangan Mewujudkan Visi Indonesia Emas Yang Berkeadilan, Bermartabat, Berkelanjutan, dan Berketahanan Iklim.

Selanjutnya, lima narasumber menyampaikan materinya yakni Yanuar Nugroho PhD (Koordinator Tim Ahli Sekretariat Nasional Sustainable Development Goal/SDG), Maria Goreti SSos MSi (anggota DPD RI dari daerah pemilihan Kalimantan Barat), Dr dr Rustamaji MKes (Direktur Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Gadjah Mada), Dr Samsul Hidayat MA (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Pontianak), dan Laili Khairnur (Direktur Eksekutif Lembaga Gemawan, Ashoka Fellows).(ind)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas H Satono melepas CJH Kabupaten Sambas, Rabu (21/5/2025)

Edukasi

309 Calon Jemaah Haji Sambas Berangkat ke Tanah Suci
Para pelajar beserta guru dan staf TU SMA Negeri 1 Sambas dalam tampilan di fanspage offical.

Edukasi

Langkah Bijak SMA Negeri 1 Sambas Hadapi Polemik LCC 4 Pilar
Calvin Sapta Wijaya

Edukasi

Calvin, Siswa Jago TOEIC se-Indonesia
Lokakarya virtual isntitute kajian kebangsaan

Edukasi

Cegah Degradasi Kebangsaan di Pemilu 2024
Milad PMB ke 31

Edukasi

Jelang Milad PMB, Berbagi Paket Pangan
Peserta PJAD Section III Mempawah wawancara Kepala Desa Pasir Panjang, Kecamatan Mempawah Timur, Mohlis Supriadi, Sabtu (15/11/2025).

Edukasi

PJAD Corong Edukasi Jurnalistik Aparatur Desa
pontianak-times.co.id

Edukasi

Lebih Mudah Tunaikan Zakat di Era Digital
Peluncuran buku AS Hikam

Edukasi

AS Hikam Luncurkan Buku Menjaga Demokrasi
error: Content is protected !!