Home / Infrastruktur

Rabu, 2 November 2022 - 20:45 WIB

Hati-hati Jalan Pertigaan Jembatan Tayan

Kondisi jalan di pertigaan Jembatan Kapuas Tayan yang digenangi air, berlubang dan membahayakan

Kondisi jalan di pertigaan Jembatan Kapuas Tayan yang digenangi air, berlubang dan membahayakan

Sanggau. Hati-hati jika melewati ruas jalan Trans Kalimantan, tepatnya di pertigaan Jembatan Kapuas Tayan Kabupaten Sanggau. Selain terendam air, terdapat lubang besar membahayakan.

Pantauan media ini, Rabu (2/11/2022) siang di ruas jalan di lokasi yang masuk Desa Kawat Kecamatan Tayan Hilir itu tergenang air sejauh beberapa meter. Parahnya lagi air itu menutup lubang yang menganga lebar.

Genangan air disebabkan faktor drainase atau saluran air menuju Jembatan Kapuas Tayan yang tidak mendukung. Terlebih lagi kontur tanah lebih tinggi dari jalan pertigaan tersebut. Saluran pembuangan air diperkirakan tersumbat pasir atau material lumpur yang hanyut saat hujan.

Banyak warga dan pengguna jalan yang terjatuh dari sepeda motornya karena terperosok dalam lubang yang tertutup genangan air. Kondisi ini dikeluhkan warga kepada Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Julius.

“Saya banyak menerima keluhan warga. Bahkan, infonya ada beberapa pengendara sepeda motor terjatuh,” ungkap Julius yang biasa disapa Levan.

Menurut Levan, kondisi itu hendaknya menjadi perhatian bersama untuk mengatasi saluran air agar tidak tersumbat. ” Ini mesti disikapi bersama, karena berbahaya bagi pengendara,” ujarnya.

Walaupun ruas jalan tersebut masuk status jalan negara atau nasional, namun Levan akan melaporkan ke Pemkab Sanggau melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM-SDA). Pihak Dinas BM-SDA nantinya diminta segera melaporkan ke Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Atau melalui instansi terkait agar ruas jalan tersebut secepatnya ditangani.

“Saya akan laporkan ke Kadis BM-SDA agar meneruskan hal ini ke pusat. Tentunya agar ada respon, sehingga cepat ditangani,” ujar Levan yang juga Legislator PDI Perjuangan ini.

Selain di lokasipertigaan, kata Levan, terdapat beberapa titik ruas jalan nasional lainnya yang berlubang dan membahayakan. Untungnya, warga secara swadaya menambal dengan material batu seadanya.

Levan berharap kondisi ini menjadi perhatian instansi terkait, dan turun ke lapangan untuk membuat perencanaan matang. Sehingga kedepan ruas jalan tersebut tidak digenangi air lagi. Sebab, jalan yang kerap digenangi air akan cepat mengalami kerusakan.(dwi/rl)

Share :

Baca Juga

Misni Safari menandatangani SK pengukuhannya sebagai Ketua MABM Kabupaten Sambas, Sabtu (26/6/21).

Infrastruktur

Target 2022 Berdiri Rumah Adat Melayu di Sambas
pontianak-times.co.id

Infrastruktur

Puluhan Tahun Gelap, Midji Realisasikan Listrik
Jalan Lingkar Antibar Mempawah

Infrastruktur

10 Tahun Jalan Lingkar Antibar Rusak Parah
Jalan rusak di Dungun Laut

Infrastruktur

Jalan Dungun Laut Jawai Rusak Parah
Jalan Perigi Piai Sambas

Infrastruktur

Pemkab Segera Perbaiki Jalan Perigi Piai
Tempat Pembuangan Sampah

Infrastruktur

Warga Pemangkat Minta Pemkab Atasi Sampah
Proyek Pelebaran Jalan BTS

Infrastruktur

Waspada Ceceran Tanah Proyek Jalan BTS
Pangdan XII Tanjungpura

Infrastruktur

Kodam XII Dorong Sinergi Kelola Perbatasan
error: Content is protected !!