Sambas – Jembatan Matang di Desa Matang Danau Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, putus diterjang ombak tinggi, Kamis (8/1/2026).
Putusnya Jembatan Matang itu akibat suaca ekstrem berupa pasang laut dan gelombang tinggi. Akibatnya, menghantam jalan utama serta jembatan di lokasi tersebut.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ini mengakibatkan akses jalan terganggu dan mengancam keselamatan pengendara.
Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terhantam ombak saat nekat melintas di jembatan yang lokasinya tepat berada di tepi pantai tersebut. Akibat hantaman ombak yang masif, kondisi jembatan dilaporkan kritis dan hampir putus.
Akhmad, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa fenomena pasang laut atau rob ini sudah terjadi selama sepekan terakhir, terhitung sejak 2 Januari 2026. Namun, hari ini merupakan puncaknya.
“Pasang laut sudah hampir seminggu, tapi hari ini yang paling besar. Ombak sampai meluap ke jalan raya dan menghantam jembatan dengan keras,” kata Akhmad kepada media, Kamis (8/1/2026).
Abraasi dan Kerugian
Selain merusak infrastruktur jalan, gelombang tinggi juga menyapu lapak-lapak kuliner milik warga di sepanjang pantai. Banyak perabotan pedagang yang berhamburan hingga hanyut terbawa arus laut.
Tidak hanya itu, air laut juga merendam lahan pertanian atau sawah milik warga yang berada di sekitar tepi jalan raya. Kondisi ini memperparah ancaman abrasi di lokasi yang hingga kini belum memiliki bangunan penahan ombak (pemecah ombak).
“Banyak lapak warga yang hancur dihantam ombak. Kami berharap air tidak sampai masuk ke permukiman warga dan segera ada langkah nyata untuk mengatasi abrasi di sini,” tambah Akhmad.
Masyarakat setempat kini berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah darurat untuk mencegah kerusakan jembatan yang lebih parah serta membangun tanggul penahan ombak permanen guna melindungi desa dari ancaman abrasi yang kian meluas.
Penulis: Muhammad Ridho I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















