Home / Infrastruktur

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:40 WIB

Jembatan Matang Putus Diterjang Ombak Tinggi

Kondisi Jembatan Matang di Desa Matang Danau Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, putus diterjang ombak tinggi, Kamis (8/1/2026).

Kondisi Jembatan Matang di Desa Matang Danau Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, putus diterjang ombak tinggi, Kamis (8/1/2026).

Sambas – Jembatan Matang di Desa Matang Danau Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, putus diterjang ombak tinggi, Kamis (8/1/2026).

Putusnya Jembatan Matang itu akibat suaca ekstrem berupa pasang laut dan gelombang tinggi. Akibatnya, menghantam jalan utama serta jembatan di lokasi tersebut.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB ini mengakibatkan akses jalan terganggu dan mengancam keselamatan pengendara.

Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terhantam ombak saat nekat melintas di jembatan yang lokasinya tepat berada di tepi pantai tersebut. Akibat hantaman ombak yang masif, kondisi jembatan dilaporkan kritis dan hampir putus.

Akhmad, salah seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa fenomena pasang laut atau rob ini sudah terjadi selama sepekan terakhir, terhitung sejak 2 Januari 2026. Namun, hari ini merupakan puncaknya.

Baca juga:  Percuma Bangun Jembatan Jika Abrasi Tak Ditangani

“Pasang laut sudah hampir seminggu, tapi hari ini yang paling besar. Ombak sampai meluap ke jalan raya dan menghantam jembatan dengan keras,” kata Akhmad kepada media, Kamis (8/1/2026).

Abraasi dan Kerugian

Selain merusak infrastruktur jalan, gelombang tinggi juga menyapu lapak-lapak kuliner milik warga di sepanjang pantai. Banyak perabotan pedagang yang berhamburan hingga hanyut terbawa arus laut.

Tidak hanya itu, air laut juga merendam lahan pertanian atau sawah milik warga yang berada di sekitar tepi jalan raya. Kondisi ini memperparah ancaman abrasi di lokasi yang hingga kini belum memiliki bangunan penahan ombak (pemecah ombak).

Baca juga:  RSB Gratis di Sambas, Pertama di Kalbar

“Banyak lapak warga yang hancur dihantam ombak. Kami berharap air tidak sampai masuk ke permukiman warga dan segera ada langkah nyata untuk mengatasi abrasi di sini,” tambah Akhmad.

Masyarakat setempat kini berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah darurat untuk mencegah kerusakan jembatan yang lebih parah serta membangun tanggul penahan ombak permanen guna melindungi desa dari ancaman abrasi yang kian meluas.

Penulis: Muhammad Ridho I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Salah satu ruas jalan yang rusak di Kabupaten Sambas.

Infrastruktur

Satono Aktif Jalin Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Penyerahan Bantuan Mersah Jokowi

Infrastruktur

Merawat Mersah Jokowi di Bener Meriah
Bupati Sambas Satono sosialisasi pemeliharaan jalan poros Sempalai Seberkat

Infrastruktur

Sosialisasi Peningkatan Jalan Poros Sempalai – Seberkat Non APBD
Jalan pertigaan jembatan kapuas tayan

Infrastruktur

Hati-hati Jalan Pertigaan Jembatan Tayan
Kondisi pekerjaan jembatan non APBD di Dusun Lubuk Lagak

Infrastruktur

Satono Tinjau Pembangunan Jembatan Non APBD di Lubuk Dagang
Sekda Sambas melakukan kunjungan langsung untuk memastikan kelancaran acara seremonial pembukaan akses lalu lintas yang dijadwalkan Senin, 3 Maret 2025.

Infrastruktur

Sekda Sambas Pastikan Persiapan Open Traffic JSSB
Akhmad, Dusun Matang Putus, Desa Matang Danau, Kecamatan Paloh mengunjungi lokasi jembatan yang hampir ambruk.

Infrastruktur

Percuma Bangun Jembatan Jika Abrasi Tak Ditangani
Bupati Sambas, H. Satono meresmikan Inpres Jalan Daerah (IJD) di ruas Sungai Sapak–Sepandak, Kecamatan Subah, Sabtu (24/1/2026).

Infrastruktur

Bupati Satono Resmikan Jalan IJD Subah Senilai Rp19 Miliar
error: Content is protected !!