Home / Infrastruktur

Rabu, 2 November 2022 - 00:45 WIB

Bengkayang Memiliki 156 Objek Wisata Keren

Sepadang Hill, salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bengkayang yang masuk nominasi API 2021 Kategori Dataran Tinggi. Foto: dok Pemkab Bengkayang

Sepadang Hill, salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bengkayang yang masuk nominasi API 2021 Kategori Dataran Tinggi. Foto: dok Pemkab Bengkayang

Bengkayang. Kabupaten Bengkayang memiliki daya dukung alam luar biasa untuk potensi wisata. Puluhan objek wisata telah dikelola dari total potensi sebanyak 156 objek wisata.

Menurut Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, keseluruhan objek wisata itu sebanyak 156 lokasi tersebar di beberapa kecamatan. “Kabupaten Bengkayang akan terus membangun beberapa infrastruktur pendukung,” kata Darwis, Sabtu (29/10/2022) dalam sambutannya pada event MPTB 4 di Jagoi Babang.

Darwis merinci beberapa objek wisata yang sudah banyak dikenal wisatawan lokal maupun mancanegara. Objek wisata itu meliputi wisata pantai, alam, budaya dan religi. “Kita punya lokasi wisata pantai dan alam untuk mereka yang ingin menikmati sejuknya alam dan udara yang luar biasa,” ujarnya.

Bahkan, kata Darwis, salah satu wisata dari Kabupaten Bengkayang yakni Sepadang Hill masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2021 kategori Dataran Tinggi. Sepadang Hill berada di Desa Cipta Karya, Kecamatan Sungai Betung.

Di Kabupaten Bengkayang juga ada Pantai Gosong, Pulau Lemukutan, Bukit Jamur, Riam Parangek, Pulau Randayan, Pantai Samudera Indah, Batu Payung, Air Terjun Riam Merasap, Riam Madi, Gua Kelelawar, Air Terjun Riam Berawan dan lainnya.

“Objek wisata ini akan menyumbang pendapatan daerah dan harus dipopulerkan. Kuncinya tetap 3 S yaitu Salam Senyum dan Sapa. Kalau ramah, pasti orang akan datang lagi ke bengkayang,” ujar Darwis seraya meminta Kepala Dinas Pariwisata Bengkayang untuk plotting Riam Parangek.

Darwis menjelaskan nilai tambah lainnya bagi Bengkayang sebagai daya dukung adalah kehadiran Pelabuhan Internasional Kijing dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang yang segera diresmikan.

Menurutnya, potensi lainnya seperti budaya dan perkebunan memang belum tergarap optimal. Semua harus dilakukan dengan security approach prosperity approach yang mendukung investasi perbatasan.

“Namun tetap memperhatikan budaya dan kearifan lokal dalam mengembangkan perbatasan sebagai etalase negara,” kata dia.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

jalan rusak

Infrastruktur

Jalan Masuk RSUD Rubini Membahayakan

Infrastruktur

Baitulmal Sarawak Sokong Masjid 1001 Kubah
Lampu Penerangan Jalan Umum

Infrastruktur

PJU Padam 2 Tahun di Jalan Protokol
pontianak-times.co.id

Infrastruktur

GOR Khatulistiwa Amburadul, Kajati Turun Tangan
pontianak-times.co.id

Infrastruktur

Konjen Kuching Cek Layanan PLBN Badau
Farhan Wabup Ketapang

Infrastruktur

25 Jalan di Ketapang Diusulkan Ubah Status
Penyerahan Bantuan Mersah Jokowi

Infrastruktur

Merawat Mersah Jokowi di Bener Meriah
IGA 2022 Kemendagri

Infrastruktur

30 Jembatan Hasil Donasi Warga Sambas
error: Content is protected !!