Home / Hukum

Minggu, 18 Agustus 2024 - 16:03 WIB

Bupati Sambas Serahkan Remisi 264 Narapidana

H Satono menyalami para Napi yang mendapatkan Remisi HUT Kemerdekaan RI ke 79 di Rutan Kelas IIB Sambas.

H Satono menyalami para Napi yang mendapatkan Remisi HUT Kemerdekaan RI ke 79 di Rutan Kelas IIB Sambas.

Sambas. Bupati Sambas H Satono SSosI MH menyerahkan simbolis, remisi umum peringatan HUT 79 Kemerdekaan RI di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sambas, Sabtu (17/8/2024).

H Satono meminta kepada para narapidana yang mendapatkan remisi itu untuk menjadikan sebagai momen mengubah diri dan menaati program selama pembinaan di Rumah Tahanan.

“Yang sudah mendapatkan remisi pada hari ini, jadikan momentum ini sebagai sebuah motivasi untuk selalu berperilaku baik, mematuhi aturan yang berlaku, mengikuti program pembinaan dengan giat dan sungguh-sungguh,” kata Satono di hadapan para Narapidana dan para pejabat dan petugas Rutan Sambas.

Satono juga tak lupa mengucapkan selamat memperingati dan merayakan Hari Kemerdekan Republik Indonesia. “Dirgahayu Republik Indonesia ke-79, Merdeka,” kata Satono yang hadir bersama Ketua TP PKK Hj Yunisa SPd MAP dan Kapolres Sambas AKBP Sugiyatmo beserta Forkopimda.

Baca juga:  Diskusi Mahasiswa dan Bupati Sambas di Asrama

Sementara itu, Remisi berkenaan dengan HUT Kemerdekaan RI ke 79 di Kalbar mendatangkan rasa suka cita bagi para Narapidana. Sebanyak 3.999 narapidana di Kalbar yang mendapat remisi.

Langsung Bebas

Sebanyak 83 Narapidana dari total 3.999 itu, di antaranya mendapat remisi langsung bebas. Sebagian besarnya sebanyak 3.916 narapidana remisi umum I (pengurangan masa hukuman bervariasi mulai dari satu bulan hingga enam bulan).

Kepala Kanwil Kemenkumham Kalbar, Muhammad Tito Andrianto mengatakan, remisi itu diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat, antara lain berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, dan telah menunjukkan penurunan tingkat resiko.

Baca juga:  Joni Divonis Bebas Usai Ditahan 9 Bulan

Remisi tersebut meliputi Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan (Rutan), dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) se-Kalbar.

Lapas Kelas II A Pontianak (950 orang), Lapas Kelas II B Ketapang (458 orang), Lapas Kelas II B Singkawang (483 orang), Lapas Kelas II B Sintang (292 orang), Lapas Perempuan Pontianak (203 orang), LPKA Kelas II Sungai Raya (48 orang).

Selain itu, Rutan Kelas II A Pontianak (300 orang), Rutan Kelas II B Bengkayang (230 orang), Rutan Kelas II B Landak (212 orang), Rutan Kelas II B Mempawah (263 orang), Rutan Kelas Il B Putussibau (90 orang), Rutan Kelas II B Sambas (264 orang), dan Rutan Kelas II B Sanggau (206 orang).(im/rls)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Rapat Dewan Kehormatan PWI Pusat

Hukum

Tuntaskan Sanksi Kasus UKW PWI
Kasus kerangkeng manusia

Hukum

TRP Hadapi Dakwaan Korupsi dan Perbudakan
Proses persidangan pembuktian perkara korupsi retribusi pengelolaan lahan PT PWG di Pengadilan Tipikor Pontianak Jalan Uray Bawadi.

Hukum

Tjhai Chui Mie Dijadwalkan Hadir di Sidang Korupsi
Akademisi Hukum Universitas Tanjungpura (Untan), Dr Hermansyah SH MHum

Hukum

Akademisi Hukum Apresiasi Sikap Kooperatif Ria Norsan
Tahanan KPK

Hukum

Adik Bupati Muna Pemberi Suap Ditahan KPK
pontianak-times.co.id

Hukum

Proyek IPDN, Negara Dirampok Rp103,9 M
Persidangan Korupsi Waterfront Sambas

Hukum

Transplantasi Ginjal, Sidang Terdakwa Waterfront Sambas Ditunda
Pemusanahan Narkotika

Hukum

Polda Kalbar Musnahkan Sabu dan Sita Rp1 Miliar
error: Content is protected !!