Home / Ekonomi

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:46 WIB

Bank Kalbar Bukukan Laba Rp262,44 Miliar, Kredit Tumbuh 7,61%

Grafik pertumbuha Bank Kalbar semester I 2026.

Grafik pertumbuha Bank Kalbar semester I 2026.

PONTIANAK – Bank Kalbar menutup Semester I 2026 dengan laba Rp262,44 miliar. Aset, kredit, dan dana pihak ketiga turut tumbuh meski ekonomi masih menghadapi tekanan.

Kondisi tersebut menempatkan performance pertumbuhan Bank Kalbar pada Semester I 2026, di tengah perlambatan ekonomi dan berbagai tantangan.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, total aset Bank Kalbar mencapai Rp25,09 triliun. Nilai tersebut meningkat 2,28 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan posisi yang sama pada 30 Juni 2025 sebesar Rp24,53 triliun.

Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Kalbar juga tercermin dari peningkatan dana pihak ketiga. Hingga akhir Juni 2026, DPK tercatat sebesar Rp18,86 triliun atau tumbuh 2,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp18,33 triliun.

Sementara itu, fungsi intermediasi Bank Kalbar terus menguat. Penyaluran kredit dan pembiayaan mencapai Rp18,09 triliun, naik 7,61 persen dibandingkan posisi 30 Juni 2025 yang sebesar Rp16,81 triliun. Pertumbuhan tersebut menjadi yang tertinggi di antara indikator utama kinerja keuangan perseroan.

Baca juga:  Catatan Kinerja Bank Kalbar, Unggul Dibanding Bank Lain

Dari sisi profitabilitas, Bank Kalbar membukukan laba sebesar Rp262,44 miliar hingga akhir Semester I 2026. Angka tersebut meningkat 1,70 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan capaian tersebut menjadi hasil kerja bersama seluruh jajaran perusahaan di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

“Alhamdulillah, kami memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas capaian kinerja Bank Kalbar pada Semester I Tahun 2026. Di tengah berbagai tantangan dan dinamika perekonomian, Bank Kalbar masih memperoleh kepercayaan masyarakat sehingga mampu mencatatkan pertumbuhan positif,” ujarnya.

Dukungan

Menurut Rokidi, dukungan masyarakat, pemegang saham, serta para pemangku kepentingan menjadi faktor penting yang menjaga pertumbuhan bisnis Bank Kalbar.

Baca juga:  Airlangga Temu Wicara Penerima Bantuan Beras

Ia menegaskan perseroan akan mempertahankan momentum pertumbuhan dengan memperkuat fundamental usaha, meningkatkan kualitas layanan, menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, serta menjalankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bisnis.

“Kami berkomitmen menjaga pertumbuhan secara sehat, pruden, dan berkelanjutan sehingga Bank Kalbar dapat terus memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan mendukung pembangunan Kalimantan Barat,” katanya.

Pertumbuhan pada seluruh indikator utama menunjukkan Bank Kalbar masih mampu menjaga stabilitas bisnis di tengah tantangan ekonomi.

Kenaikan penyaluran kredit yang mencapai 7,61 persen juga mengindikasikan peran intermediasi bank daerah tersebut tetap berjalan untuk mendukung aktivitas ekonomi di Kalimantan Barat, seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat yang tercermin dari pertumbuhan dana pihak ketiga.[biz]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Seruan aksi petani sawit

Ekonomi

Aksi Damai FPMS Protes Harga Sawit Anjlok

Ekonomi

Akal-akalan Pasar Beringin Singkawang
Pedagang Kaki Lima

Ekonomi

PKL Raup Untung di Festival Sahur-Sahur

Ekonomi

Walikota Pontianak Segera Resmikan Pasmata
Atambua Internasional Expo 2023 Belu

Ekonomi

Kemendag Gelar Pameran dan Pelepasan Ekspor
Tanaman jeruk milik Sukiman

Ekonomi

Wow, Kisah Sukses Sukiman Kembangkan Jeruk
Kantor Bank Kalbar pusat di Jalan Rahadi Usman Pontianak

Ekonomi

Cawu I April 2025, Bank Kalbar Raup Laba Rp183 M
Direktur Pemasaran Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar mewakili Dirut Bank Kalbar saat menerima penghargaan.

Ekonomi

Unggul Salurkan CSR, Bank Kalbar Boyong 3 Penghargaan
error: Content is protected !!