Home / Peristiwa

Rabu, 7 Juni 2023 - 12:09 WIB

Satpol PP Arogan Bongkar Pagar Pasar Hongkong

Satpol PP Kota Singkawang membongkar pagar lorong antar ruko di Pasar Hongkong Jalan Setia Budi

Satpol PP Kota Singkawang membongkar pagar lorong antar ruko di Pasar Hongkong Jalan Setia Budi

Singkawang. Pembongkaran pagar besi antar lorong rumah warga di kawasan Pasar Hongkong Singkawang, Rabu (7/6/2023) oleh Satpol PP dianggap tindakan arogan.

“Kami menganggap pembongkaran itu arogan dan kurang bijak tanpa memperhitungkan azas manfaat dari pagar besi tersebut,” kata Iwan Gunawan SH, salah seorang pemilik ruko di kawasan Pasar Hongkong Jalan Setia Budi kepada pontianak-times.co.id.

Iwan yang juga tokoh masyarakat Singkawang ini memberikan penjelasan fungsi pagar besi yang dipasang di lorong yang menghubungkan antar ruko. “Pagar itu dibangun swadaya secara patungan oleh warga pemilik ruko untuk keamanan, ketertiban, kebersihan dan estetika lingkungan. Mengapa dibongkar,” tanya Iwan.

Baca juga:  Amanat Muda di Momen 15 Tahun Kubu Raya

Pagar itu, lanjut Iwan tidak menutup akses untuk kepentingan insidentil dan kepentingan lainnya seperti jika terjadi kebakaran untuk keluar masuk pemadam kebakaran. Pagar itu bisa dibuka dan kalau malam hari digembok untuk aspek keamanan. “Bahkan kalau tak ada pagar, jadi tempat buang air kecil sembarangan,” katanya.

Iwan meminta Pemerintah Kota Singkawang seyogianya tidak kaku dan otoriter melakukan pembongkaran pagar di Jalan Setia Budi dan Budi Utomo, melainkan perlu diskusi terlebih dahulu dengan warga. “Ini semua akibat dari kebijakan Pemkot Singkawang yang tidak matang dan tidak berkeadilan,” tegas Iwan.

Menurut Iwan, Pasar Hongkong merupakan kawasan kuliner yang banyak dikenal masyarakat. Para pedagang di lokasi tersebut ramai berjualan saat malam hari. Tentu saja kondisi itu membantu perekonomian masyarakat. “Makanya kami dari pemilik ruko memberikan toleransi kepada para PKL untuk berjualan,” katanya.

Baca juga:  MHH Muhammadiyah Kalbar Desak Penegakan Hukum Karhutla

Iwan mengaku tidak pernah diajak diskusi sebelumnya oleh Pemkot yang dalam hal ini Satpol PP Singkawang. Demikian pula, tidak pernah menerima surat teguran atau pemberitahuan. “Jika kami yang membangun pagar dianggap salah, maka bagaimana dengan menjamurnya gerobak di badan jalan,” ujar Iwan.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, Follow Google News

Share :

Baca Juga

Simulasi Pengamanan Pemilu 2024

Peristiwa

Polres se-Kalbar Simulasi Sispam Kota dan TPS
Banjir Pontianak

Peristiwa

Banjir Terjang Wilayah Pesisir Kalimantan Barat
Pertemuan Menteri Sosial dan Pengurus SMS Pusat

Peristiwa

Kemensos dan SMSI Bersinergi Garap Program Sosial
pontianak-times.co.id

Peristiwa

Kanwil Kumham Kalbar Gelar Vaksinasi Booster
Jenazah Aurelika, korban tabarakan rombongan Motor Gede (Moge) di Jalan Raya Teluk Suak, Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang.

Peristiwa

Aurelika Tewas Disenggol Rombongan Moge di Bengkayang
Rapat koordinasi Desa Sunga Batang meyikapi limbah dapur MBG.

Peristiwa

Akibat Limbah, Dapur MBG Sungai Batang Tutup Sementara
Bayi Dibuang

Peristiwa

Tega, Bayi Dibuang di Tempat Sampah
KGYM Jalan Parit Haji Husin 2 Pontianak

Peristiwa

Terlempar dari Lantai 3, KGYM Telan Korban
error: Content is protected !!