PONTIANAK – Pemerintah Kabupaten Sambas menerima opini WTP kedelapan kalinya dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 di Pontianak.
Prestasi menggembirakan dalam tata kelola keuangan daerah ini diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Senin (25/5/2026). Dengan begitu, Pemkab Sambas menggondol predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Bupati Sambas, H. Satono, menerima langsung penghargaan prestisius tersebut dalam acara resmi di Pontianak, Kalimantan Barat. Capaian ini membuktikan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme saat mengelola anggaran.
Satono menegaskan bahwa opini WTP ini bukan sekadar simbol prestasi, melainkan sebuah tanggung jawab besar yang berhasil mereka tunaikan secara konsisten.
“Opini WTP menegaskan bahwa laporan keuangan daerah telah menyajikan seluruh hal material secara wajar, sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan,” kata Satono.
Ia juga menjelaskan bahwa keberhasilan maraton ini lahir dari sinergi yang solid di internal pemerintahan serta dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari staf hingga kepala OPD, yang terus berkomitmen menjaga integritas keuangan,” ujarnya penuh semangat.
Selain kinerja internal, Satono mengapresiasi doa dan dukungan masyarakat Kabupaten Sambas yang terus mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih.
Ia berharap prestasi ini mampu menjadi stimulus kuat bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sambas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efisiensi penggunaan anggaran negara.
Dengan keberhasilan mempertahankan opini WTP ini, Pemkab Sambas mengaku semakin optimistis dalam melangkah maju. Satono menilai pengelolaan keuangan yang sehat dan akuntabel menjadi fondasi utama untuk mengakselerasi berbagai sektor pembangunan, terutama wilayah perbatasan yang memerlukan perhatian khusus.
“Capaian ini menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan visi besar daerah, yaitu membawa Kabupaten Sambas menjadi wilayah yang Berkah dan Berkemajuan,” pungkasnya.[st]
Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times



















