Pontianak. Sebanyak 14 Pemkab dan Pemkot se-Kaliamantan Barat menandatangani MoU (Memorandum of Understanding) Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (3/6/2025).
Penandatanganan MoU itu oleh bupati dan walikota se-Kalbar bersama Kepala Badan Gizi Nasional Dr Dadan Hindayanadi di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, disaksikan Gubernur Kalbar Drs H Ria Norsan MM MH.
‘’Program MBG ini merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo, untuk Indonesia Emas 2045,’’ kata Bupati Sambas H Satono SSosI MH usai penandatanganan nota kesepamahaman.
Menurut Satono, program tersebut diluncurkan untuk mendukung salah satu dari delapan misi Asta Cita, yaitu memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang tangguh.
“Program MBG ini untuk mengatasi masalah gizi buruk dan stunting di Indonesia, sekaligus mendukung tumbuh kembang anak-anak, kesehatan ibu hamil dan ibu menyusui, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sambas,” ujar Satono.
Pemkab Sambas, lanjut Satono, berkomitmen untuk melaksanakan program tersebut. Apalagi tujuan utama program MBG adalah mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius, khususnya pada kelompok rentan.
“Melalui kebijakan ini, masyarakat yang membutuhkan akan mendapatkan akses rutin terhadap makanan bergizi secara gratis, terutama anak-anak usia sekolah dan balita,” ujar Satono seraya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merealisasikan program tersebut.[im]
Update Berita, ikuti Google News


















