Home / Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:57 WIB

Polres Sambas Bongkar Jaringan Narkoba, Dua Pria Diringkus

Tersangka H dan ZM beserta barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Sambas.

Tersangka H dan ZM beserta barang bukti yang diamankan Satresnarkoba Polres Sambas.

Sambas – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sambas kembali menorehkan prestasi dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

Dalam operasi yang digelar, Selasa (13/1/2026), polisi berhasil mengamankan dua pria yang diduga kuat sebagai pengedar sabu dan ekstasi di wilayah Kecamatan Sambas.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah akan adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran barang haram di lingkungan mereka.

Tersangka pertama, seorang pria berinisial H alias D (40), diamankan petugas sekitar pukul 15.30 WIB di halaman sebuah rumah di Desa Semangau, Kecamatan Sambas.

“Penangkapan dilakukan berdasarkan penyelidikan mendalam atas informasi warga. Saat penggeledahan yang disaksikan masyarakat setempat, kami menemukan barang bukti narkotika yang diakui milik tersangka,” ujar Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko Kasih Wiyono, mewakili Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo.

Dari tangan H alias D, petugas menyita: 3 paket plastik klip berisi kristal putih diduga sabu (berat bruto 1,7 gram). 1 paket plastik klip berisi pil kuning diduga ekstasi (berat bruto 0,32 gram). Pengembangan Kasus: Tersangka Kedua Diringkus di Penginapan.

Baca juga:  Barang Elektronik Hingga Rokok Dimusnahkan

Tak berhenti di situ, polisi langsung melakukan pengembangan. Berdasarkan keterangan H, petugas memburu pelaku lain berinisial ZM alias J (20).

Hanya berselang 30 menit, yakni pukul 16.00 WIB, ZM berhasil dilacak di sebuah penginapan di Kecamatan Sambas. Menyadari kedatangan petugas, ZM sempat mencoba menghilangkan jejak dengan membuang barang bukti ke saluran drainase.

“Tersangka ZM sempat membuang satu paket sabu ke selokan penginapan, namun aksi tersebut terlihat oleh petugas. Barang bukti seberat 0,39 gram berhasil kami amankan,” tambah AKP Sadoko.

Barang Bukti dan Ancaman Hukuman

Selain paket narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti pendukung lainnya, antara lain: alat hisap (bong) plastik. 1 pemantik api dan 1 unit handphone.

Baca juga:  Isa Anshari FPRK Ajukan Pra Peradilan

Kini, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Sambas untuk proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan: Pasal 114 Ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Pasal 609 Ayat (1) UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru).

Polres Sambas menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam jaringan narkotika. Pihak kepolisian juga mengapresiasi keberanian masyarakat dalam memberikan informasi.

    “Sinergi antara polisi dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba, demi melindungi masa depan generasi muda kita,” tutup AKP Sadoko.

    Penulis: Jaynudin I Update Berita, ikuti Google News

    Share :

    Baca Juga

    Paulus Andy Mursalim saat digelandang penyidik Kejati Kalimantan Barat menuju tahanan, sebelum akhirnya dibebaskan.

    Hukum

    Terpidana PAM Menanti Putusan MA, Tiga Lainnya Pasrah
    pontianak-times.co.id

    Hukum

    Yasonna: Lapas Jadi Pasar Narkoba
    Silaturrahim Polda Kalbar dan PDRM Malaysia

    Hukum

    Polda Kalbar dan PDRM Bahas Kejahatan Perbatasan
    Tersangka percobaan cabul di Desa Sarang Burung Usrat, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas

    Hukum

    Pemuda di Jawai Ditangkap Akibat Percobaan Cabul
    Tm Penyidik Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menggeledah rumah di Jalan Pak Benceng Komplek Kurnia 1A Nomor 5B, Pontianak, terkait tata niaga tambang bauksit.

    Hukum

    Kasus Bauksit, Kejati Kalbar Geledah Rumah di Jalan Pak Benceng Pontianak
    Pengungkapan Kasus Polres MEmpawah

    Hukum

    Ungkap 8 Kasus Narkoba Selama Dua Bulan
    Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumio

    Hukum

    Hakim Adil Vonis 1 Tahun 6 Bulan Bharada E
    Denie Amirudin SH MHum, Sekretaris Pengda Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN HAN) Provinsi Kalbar

    Hukum

    Amanah Besar, Kedepankan Praduga Tak Bersalah untuk Norsan
    error: Content is protected !!