Home / Hukum

Kamis, 4 Desember 2025 - 13:29 WIB

Usai Melahirkan, Remaja Puteri Buang Bayi di TPA Sorat

Unit Lidik Satreskrim melakukan pencarian di TPA Sorat, Kecamatan Sambas.

Unit Lidik Satreskrim melakukan pencarian di TPA Sorat, Kecamatan Sambas.

Sambas – Usai melahirkan, seorang remaja puteri N (17) tega membuang bayinya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Sorat Desa Dalam Kaum Kecamatan Sambas.

Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, menjelaskan N diduga sengaja membuang bayi yang baru dilahirkannya karena takut ketahuan hamil dan melahirkan. Peristiwa itu bermula, Senin (1/12/2025) malam.

Saat itu, N dibawa ke rumah sakit karena mengeluh sakit perut. Petugas kemudian memberikan pertolongan kepada N. “Pasien diberi obat anti nyeri dan infus, pada pukul 23.00 WIB, orang tua pasien kembali melapor jika anaknya belum buang air besar selama 2 hari,” kata Rahmad, Rabu (3/12/2025).

Setelah diberi obat pencahar dengan resep dokter, pasien terus mengeluh nyeri perut. Keesokan paginya, Selasa (2/12/2025), pukul 05.00 WIB, perawat menemukan kondisi perut pasien mulai membaik. Namun setengah jam kemudian, orang tuanya kembali melapor bahwa N mengalami pendarahan dan mengira itu adalah haid.

Baca juga:  Pledoi Sumastro Cs Kompak Ungkap Jalankan Perintah Walikota

“Setelah tugas piket diserahkan kepada perawat lain, ternyata perawat yang menangani N tadi malam mendapati informasi jika yang bersangkutan ternyata hamil dan telah melahirkan seorang bayi,” ungkap Rahmad.

Penyelidikan

Mendapat laporan itu, polisi bergerak melakukan penyelidikan. Tim gabungan Unit Tipidum, Unit Lidik, Unit PPA, Ur Identifikasi, serta piket fungsi Satreskrim mendatangi RSUD Sambas untuk berkoordinasi dengan rumah sakit dan mengumpulkan keterangan para saksi.

“Setelah itu, tim langsung melaksanakan cek TKP dan olah TKP di RSUD Sambas dan lokasi-lokasi terkait. Anggota Unit Lidik Satreskrim Polres Sambas melakukan pencarian terhadap bayi yang dilahirkan tersebut di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sorat, tempat yang diduga menjadi lokasi pembuangan bayi,” jelas Rahmad.

Baca juga:  Polda Kalbar Amankan 68,8 Kilogram Emas

Di lokasi itu, petugas menemukan jasad bayi dalam kondisi meninggal dunia dan terbungkus kantong plastik. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sambas untuk dilakukan visum.

“Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi tersebut. Jenazah bayi tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” tuturnya.

Rahmad menegaskan bahwa kasus ini masih dalam penanganan. Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tersebut.

Penulis: Jaynudin I Editor: Kisra Ramadani

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Silaturahmi Kapolda Kalbar

Hukum

Penjara Penuh, Pipit Sebut Ultimum Remedium
pontianak-times.co.id

Hukum

Simpan Ekstasi, 3 Tersangka Ditangkap di Hotel
pontianak-times.co.id

Hukum

Rp200 Juta Dana Nasabah BRI Pontianak Hilang
Benny K Harman saat rapat kerja Komisi III DPR-RI bersama Jaksa Agung, Senin (14/6/2021) di Gedung Parlemen, Senayan,

Hukum

Ternyata ada Kajati dan Kajari Main Proyek
Penculik Bayi Pemangkat

Hukum

Hendak Dijual, Penculik Bayi Ditangkap
Joni Isnaini

Hukum

Awal Vonis Bebas, Joni Diganjar MA 6 Tahun
Walikota Singkawang Tjhai Chui Mie sesaat hendak keluar persidangan usai sidang diskor di PN Tipikor Pontianak.

Hukum

Walikota Tjhai Chui Mie Dicecar Hakim Pengadilan Tipikor
Pelaksana Harian (PLH) Deputi Penindakan KPK, Setyo Budiyanto saat jumpa pers di Gedung KPK, Kamis (17/6/2021).

Hukum

Tambah Tersangka Suap ‘Ketok Palu’ Anggaran
error: Content is protected !!