Pontianak. Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) tumbuh positif. Hingga Agustus 2025, total aset Bank Kalbar tercatat Rp25,66 triliun.
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, mengatakan terjadi kenaikan 8,54 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp23,64 triliun. Capaian tersebut mencerminkan kekuatan dan stabilitas bank daerah dalam mengelola keuangan sekaligus kesiapan bersaing di tingkat nasional.
Di sektor kredit, Bank Kalbar menyalurkan Rp17,19 triliun atau tumbuh 7,37 persen dari Agustus 2024 sebesar Rp16,01 triliun. Sementara dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp19,42 triliun, meningkat 8,43 persen dari Rp17,91 triliun tahun lalu.
Dari sisi profitabilitas, laba bersih Bank Kalbar hingga Agustus 2025 tercatat Rp353,95 miliar, tumbuh 9,45 persen secara tahunan (year on year/YoY).
“Bank Kalbar bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi energi pembangunan yang tumbuh bersama masyarakat Kalbar. Kepercayaan nasabah menjadi kekuatan kami untuk terus melesat,” ujar Rokidi.
Menurutnya, capaian ini tidak lepas dari strategi bisnis yang tepat, manajemen solid, serta dukungan stakeholder dan masyarakat. Bank Kalbar juga terus berkomitmen memperkuat layanan digital, mendorong pembiayaan produktif, serta mendukung pertumbuhan UMKM di Kalimantan Barat.[biz]
Update Berita, ikuti Google News



















