Home / Ekonomi

Rabu, 14 September 2022 - 05:38 WIB

Harga Ayam Ras Tingkat Peternak, Turun

Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan memimpi rapat koordinasi terkait stabiltas harga ayam ras hidup, Senin (12/9/2022)

Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan memimpi rapat koordinasi terkait stabiltas harga ayam ras hidup, Senin (12/9/2022)

Jakarta. Harga  ayam ras hidup (livebird) saat  ini sedang mengalami penurunan di tingkat  peternak. Penurunan harga itu berkisar Rp15 ribu hingga Rp16 ribu perkilogramnya.

“Sejumlah upaya telah dilakukan untuk menjaga stabilitas harga yang wajar untuk livebird di tingkat peternak,” kata Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dalam rapat bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), perwakilan BUMN dan  pelaku usaha peternakan unggas terintegrasi (integrator) di Kantor kemendag, Jakarta, Senin (12/9/2022).

Salah satu upaya itu, kata Zulkifli Hasan, dengan mendorong BUMN pangan untuk mendapatkan alokasi importasi indukan ayam ras (grand parent stock/GPS) yang proposional. Sehingga menjadi instrumen stabilisasi harga bibit ayam ras (day old chick/DOC)yang menjadi salah satu komponen input produksi yang memberikan andil  besar terhadap HPP Peternak.

“Dengan adanya alokasi yang proposional tersebut, peternak dapat lebih mudah memperoleh akses untuk DOC dengan harga terjangkau,” kata menteri yang biasa disapa Zulhas ini. 

Selain  itu, ujar Zulhas, Kementerian Perdagangan juga meminta perusahaan perunggasan terintegrasi untuk mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga livebird maupun input produksi, seperti bibit ayam ras dan pakan

Kementerian Perdagangan tengah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Bapanas  untuk menciptakan ekosistem perunggasan broiler yang kondusif, khususnya bagi  peternak skala mikro dan kecil.  

Dalam jangka panjang, jelas Zulhas, diharapkan ekosistem perunggasan yang terbentuk akan berdampak positif bagi seluruh pelaku usaha di setiap sektor dalam industri  perunggasan serta masyarakat umum selaku konsumen.

Mendag Zulkifli Hasan berharap, sinergi dan komitmen dari semua pemangku kepentingan terkait dapat  menjaga  stabilitas  harga livebirddi  tingkat  peternak  dengan  harga  wajar.

“Stabilitas harga livebirdyang terjaga akan berdampak tercapainya ekosistem industri ayam ras yang kondusif, baik bagi peternak, perusahaan terintegrasi, maupun bagi masyarakat selaku konsumen,”pungkasnya.(dwi)

Share :

Baca Juga

Dr Yulius MA

Ekonomi

Pelaku Bisnis Siaga Hadapi Resesi 2023
Jipremium

Ekonomi

JIPREMIUM 2022 Jembatan Kerjasama Korea dan Indonesia
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Bank BJB Bangun Kemitraan Bersama SMSI
TBS Sawit

Ekonomi

Harga Sawit Anjlok, Petani Gunakan Pupuk Kandang
Uang rupiah baru 2022

Ekonomi

BI Luncurkan Tujuh Uang Kertas Rupiah Baru
Airlangga Hartarto Menko Perekonomian

Ekonomi

Airlangga Yakin Ekonomi Kalbar Tumbuh 10%
Peresmian Telkodesa+

Ekonomi

Peresmian Telkodesa+ Sukamanah Banten
Bank Kalbar

Ekonomi

Bank Kalbar Memaksimalkan Layanan Nasabah
error: Content is protected !!