Home / Ekonomi

Sabtu, 10 Mei 2025 - 04:14 WIB

Peluang Pengusaha UMKM Buka Bisnis Tambang

Bupati Sambas H Satono memberikan cinderamata kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman pada cara Sarasehan Ekonomi, Jumat (9/5/2025)

Bupati Sambas H Satono memberikan cinderamata kepada Menteri UMKM Maman Abdurrahman pada cara Sarasehan Ekonomi, Jumat (9/5/2025)

Jakarta. Peluang bagi para pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk berbisnis pada sektor pertambangan pasca pengesahan revisi UU Minerba.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman, Jumat (9/5/2025) menjelaskan, dalam UU Minerba hasil revisi itu memasukkan kategori usaha kecil dan menengah dapat memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP) melalui mekanisme tunjuk langsung.

“Alhamduillah, ini kesempatan bagi pengusaha-pengusaha di daerah untuk ikut berpartisipasi dalam bisnis tambang batu bara dan logam,” kata Maman saat Sarasehan dan Silaturahmi bersama Bupati Sambas H Satono dan para pengusaha perantauan asal Kalbar di Empurau Restaurant Jakarta.

Menurut Maman, hal-hal seperti itu yang memang mengagetkan. Persepsi publik selama ini terhadap UMKM selalu identik dengan Pedagang Kaki Lima (PKL).

“Makanya kami getol membuat grand strategy dan melakukan reorientasi publik bahwa kementerian UMKM adalah pedorong rasio kewirausahaan,” ujar Maman yang juga alumni Teknik Perminyakan Universitas Trisakti ini.

Baca juga:  Bank BJB Bangun Kemitraan Bersama SMSI

Maman menjelaskan problem utama di Indonesia terdapat 58 Juta pengusaha UMKM yang 99% diantaranya masuk klasifikasi pengusaha mikro.

“Hal ini menjadi tantangan dalam mendorong pengusaha mikro bisa tumbuh dan naik menjadi kecil. Sedangkan yang kecil menjadi menengah, dan yang menengah menjadi besar,” ujarnya.

Terkait hal itu, pengesahan revisi UU Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) menjadi bagian solusi tumbuhnya kewirausahaan. Revisi dari regulasi Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minerba resmi ditetapkan menjadi UU dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-13 Masa Persidangan II di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/2).

Baca juga:  Business Gathering Bank Kalbar Dorong UMKM
Konstruksi

Bukan hanya sektor pertambangan, UMKM juga menjajaki di sektor konstruksi. Kali ini berkolaborasi dengan Kementerian Perumahan Rakyat dalam program 3 juta unit rumah.

“Di sektor konstruksi, saya diberikan amanah oleh Presiden RI pak Prabowo agar ada keterlibatan atau affirmative action bagi pengusaha kecil dan menengah dalam program perumahan itu,” ujar Maman yang juga politisi Partai Golkar.

Maman menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Menteri Perumahan Rakyat Maruarar Sirait. Persoalan yang mengemuka adalah ketiadaan finansial yang cukup bagi pelaku UMKM untuk menggarap program tersebut.

“Cara mengatasinya, kita akan membuat ekosistem usaha kecil menengah yang finansialnya tidak kuat, ditopang pembiayaannya oleh grup besar,” kata Maman.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News 

Share :

Baca Juga

Sidak Pasar

Ekonomi

Pemkab Mempawah Sidak Pasar Jelang Lebaran
Transformasi Digital

Ekonomi

Tips Taklukkan Transformasi Digital 2023
Masyarakat menerima BLTS Kesra yang menjadi program prioritas pemerintah. Kantor pos sungai Kunyit.

Ekonomi

Penyaluran BLTS Kesra Sungai Kunyit, 1.038 Warga Terdata Penerima
Business Gathering Bank Kalbar di Jakarta

Ekonomi

Business Gathering Bank Kalbar Dorong UMKM
Minyak Goreng Curah

Ekonomi

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi
Monev Bank Kalbar bersama Kanwil Dirjen Perbendaharaan Kalbar.

Ekonomi

Bank Kalbar dan DJPb Monev KUR Tepat Sasaran
Pengajuan pendirian Kopdes Merah Putih dari Peemkab Sambas kepada Wamenkop.

Ekonomi

Sinergi Pusat dan Daerah, Garap Kopdes Merah Putih
Jumansyah, saat ke Kantor BPR Universal Pontianak

Ekonomi

BPR Universal Dilaporkan Nasabah ke OJK
error: Content is protected !!