Home / Ekonomi

Minggu, 6 Agustus 2023 - 18:03 WIB

Temu Bisnis VI Sukses Raup Rp29,5 Triliun

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Edward Omar Sharif Hiariej di ajang Temu Bisnis Tahap VI di JIExpo, Sabtu (5/08/2023)

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Edward Omar Sharif Hiariej di ajang Temu Bisnis Tahap VI di JIExpo, Sabtu (5/08/2023)

Jakarta. Temu Bisnis Tahap VI yang diselenggarakan selama tiga hari yang berakhir, Sabtu (5/8/2023) di Jakarta International Expo (JIExpo), berhasil meraup transaksi Rp29,5 triliun.

Jumlah transaksi Rp29,5 triliun dari Temu Bisnis Tahap VI ini terdiri dari transaksi oleh Kementerian/Lembaga sebesar Rp18,5 triliun dan yang dilakukan Pemerintah Daerah sebesar Rp11,34 triliun.

Rinciannya, yang sudah dilakukan pembayaran sebesar Rp16,13 triliun, dan transaksi yang telah dilaksanakan kontrak dalam hal ini sedang proses pembayaran sebesar Rp13,4 triliun.

Temu Bisnis VI merupakan hasil kolaborasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dan Kementerian Keuangan dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Kegiatan yang dimulai sejak Kamis (3/8/2023) ini mengusung Tema ‘Merdeka Belanja Produk Dalam Negeri, Wujudkan Kemandirian Bangsa’

Temu Bisnis VI merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil dan Koperasi, dalam menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Baca juga:  Harga Ayam Ras Tingkat Peternak, Turun

Sebelum pelaksanaan Temu Bisnis Tahap VI, tercatat besaran transaksi PDN sebesar Rp420,7 triliun, dan setelah road to Temu Bisnis Tahap VI dan ICEF 2023 dilaksanakan sampai dengan berakhirnya kegiatan selama 9 hari menjadi Rp448,8 triliun.

Kemenkumham

Kemenkumham dalam kegiatan tersebut secara khusus menyediakan layanan publik berupa layanan Paspor Merdeka, dengan jumlah pemohon sebanyak 2.684 selama tiga hari, dan pameran produk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kemudian terdapat juga coaching clinic bidang Kekayaan Intelektual (KI), Administrasi Hukum Umum (AHU), dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham), Edward Omar Sharif Hiariej menutup secara resmi Temu Bisnis Tahap VI di JIExpo, Sabtu (5/08/2023).

Baca juga:  Askara Manfaatkan Kredit Mudah Bank Kalbar

Edward berpesan, meski kegiatan Temu Bisnis Tahap VI telah usai, akan tetapi semangat untuk berperan aktif mewujudkan belanja PDN harus terus digelorakan.

Menurut pria yang akrab disapa Eddy ini, Kementerian/Lembaga Negara merupakan konsumen barang dan jasa terbesar, baik di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sehingga mampu mewujudkan target belanja demi mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dengan diselenggarakannya Temu Bisnis Tahap VI, lanjut Eddy, diharapkan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah serta BUMN dan BUMD, dapat mengoptimalkan penggunaan APBN untuk belanja PDN sebesar 95% dari total belanja pengadaan barang dan jasa, sampai dengan akhir 2023.

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

pontianak times

Ekonomi

Peluang Pengembangan Ekonomi Digital
Penghargaan Bank Kalbar

Ekonomi

Bank Kalbar Sabet Penghargaan The Best Performing Bank 2024
Bupati Sambas H Satono menyerahkan secara simbolis beras SPHP dalam operasi pasar murah di Kecamatan Jawai, Selasa (6/10/2025).

Ekonomi

Bupati Sambas Satono Buka Operasi Pasar Murah di Jawai
Direktur Pemasaran Bank Kalbar, Yuse Chaidi Amzar mewakili Dirut Bank Kalbar saat menerima penghargaan.

Ekonomi

Unggul Salurkan CSR, Bank Kalbar Boyong 3 Penghargaan
Kemendag

Ekonomi

Harga Ayam Ras Tingkat Peternak, Turun
Askara Coffee&Eatery

Ekonomi

Askara Manfaatkan Kredit Mudah Bank Kalbar
Petugas Bank Kalbar melayani nasabah dengan ramah dan sepenuh hati.

Ekonomi

Per 31 Juli 2025, Bank Kalbar Cetak Laba Bersih Rp309,68 M
Brosur daftar harga los dan kios Pasar Beringin

Ekonomi

Wow.. Harga Kios Investor Pasar Beringin
error: Content is protected !!