Home / Ekonomi

Jumat, 7 Juni 2024 - 20:03 WIB

Askara Manfaatkan Kredit Mudah Bank Kalbar

Suasana pengunjung Askara Coffee & Eatery  di Jalan Putri Candramidi Pontianak

Suasana pengunjung Askara Coffee & Eatery di Jalan Putri Candramidi Pontianak

Pontianak. Askara Coffee & Eatery, sebuah kafe di Jalan Putri Candramidi Pontianak, ramai pengunjung. Pemiliknya, tiga anak muda kreatif memanfaatkan prosedur kredit mudah Bank Kalbar.

Peran perbankan bagi dunia usaha terasa sangat membantu bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) seperti Askara. Dengan pinjaman modal usaha, para pelaku bisnis mampu berkembang bahkan mampu meraih balik modal atau Break Even Point (BEP).

Hal itu dirasakan pemilik Askara Coffee & Eatery yang berstatus mahasiswa, Felix Richardo, Viko Wijaya dan Edmundo. Ketiganya penyuka kopi dan kerap nongkrong di kafe-kafe atau warung kopi, seperti tren anak-anak muda kekinian.

Dari seringnya nongkrong dan bincang-bincang santai, kemudian tercetus keinginan membuka usaha bersama. Mereka bertiga kompak masuk bisnis kafe dengan menu utama kopi. Pilihannya adalah franchise atau waralaba yang sudah kesohor, Askara Coffee.

Nama Askara dikutip dari bahasa sansekerta yang bermakna cahaya, dengan harapan bisnis ini terus bercahaya. Kopi Askara terbilang unik dan satu-satunya hanya ada di kafe ini. Kopi Askara beraroma sinamon atau kulit kayu manis yang khas dan bercitarasa nikmat. Inilah salah satu bestselller Askara.

Menerapkan konsep coffee shop dan bermodal sekira Rp580 juta, tiga pemuda ini membidik lokasi dan tempat strategis. Pilihannya, memanfaatkan aset lahan Pemda dengan masa sewa lima tahun dan berstatus HGB.

“Kita manfaatkan aset pemerintah daerah yang tidak digunakan dan sesuai Perda dengan masa pakai lima tahun. Karena selain murah dan harga sewanya stabil, lokasinya juga bagus,” tutur Felik yang saat ini sedang menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Indonesia (UI).

Baca juga:  Bank Kalbar Ukir Prestasi The Best KBMI 1

Berbekal modal sebesar itu, sementara bangunan harus dirombak atau direnovasi sesuai konsep kafe, kemudian mereka berinisiatif menambah modal dengan pinjaman ke Bank Kalbar sebagai pelengkap kebutuhan usaha.

Pada tahun 2022, mereka mengajukan pinjaman kredit modal kerja sebesar Rp150 juta di Bank Kalbar dengan tenor empat tahun. “Alhamdulillah, pinjaman lancar, bisnis pun lancar,” kata Felix.

Bangunan Askara Coffee & Eatery memang terlihat kecil dilihat dari luar. Namun ketika masuk ruangan, terasa lega. Ada beberapa bagian ruang berpendingin, ruang santai dengan kipas angin dan area terbuka di belakang.

Segmen Anak Muda

Awalnya Askara Coffee & Eatery membidik segmen anak muda. Namun kini, semua kalangan ramai yang memilih tempat ini. Bahkan, pengunjungnya juga ada dari negeri luar, bule-bule bersama keluarga betah berlama-lama di sini, menikmati hidangan dan minuman segar.

Masih terbilang baru, Askara yang memulai usaha di tahun 2022, hanya dalam tempo dua tahun saja, bisnis ini sudah mendekati BEP. “Saat ini sudah 50 persen lebih mendekati angka BEF. Kita perkirakan tahun depan sudah bisa balik modal,” kata Felix.

Bank Kalbar dengan produk modal kerja, terbukti sangat bermanfaat bagi kehidupan dunia usaha, terlebih bunganya murah sehingga tidak membebani. “Kami sangat terbantu dengan produk-produk Bank Kalbar yang memprioritaskan pelaku usaha atau pemula usaha seperti kami. Pelayanannya bagus dan prosesnya juga cepat,” tuturnya.

Baca juga:  MIC di Singkawang Sasar 60 Pelaku UMKM

Felix sendiri yang sudah merasakan langsung manfaat produk Bank Kalbar berharap, agar Bank Kalbar semakin peduli dengan para pelaku usaha kecil dan dapat lebih banyak lagi menyalurkan kreditnya.

Ia bersama teman-temannya juga berencana akan mengajukan pinjaman lagi untuk mengepakkan sayap bisnisnya. Ada rencana membuka cabang baru dengan membidik aset Pemda yang dapat digunakan untuk menambah bangunan baru, kemungkinan lokasi berikutnya di area jalan Ayani.

Belasan Pekerja

Sementara Aldo Bagus Pangestu, Head Bar Askara Coffee ditunjuk Felix untuk mengelola Askara. Buka sejak pagi hari hingga menjelang malam, Askara mempekerjakan belasan anak-anak muda yang terbagi dalam dua shift.

Aldo mengungkapkan, di awal-awal buka dengan jumlah kunjungan belum ramai, mereka berstrategi memanfaatkan medsos. “Ada tim kreatif kita yang bertugas memperkenalkan Askara melalui medsos. Hasilnya, jumlah tamu-tamu yang hadir saat ini tidak pernah sepi, terlebih pada saat weekend. Di sini jadi tempat nongkrongnya anak-anak muda,” tutur Aldo.

Berkapasitas sekira seratusan orang, Askara Coffee & Eatery tak pernah sepi kunjungan. Tersedia dari minuman, makanan ringan hingga berat harga yang dibandrol pun selaras dengan isi dompet anak-anak muda. “Kita utamakan pelayanan yang terbaik di samping beragam nikmatnya menu, sehingga pengunjung terus datang ke sini,” ucap Aldo.(rls/biz)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Keripik Pisang

Ekonomi

Sukses Bisnis Keripik Manfaatkan KUR Bank Kalbar
Ikatan Alumni FEBI IAIN Pontianak

Ekonomi

IKA FEBI IAIN Pontianak Garap Ekonomi Kreatif
Bank Kalbar

Ekonomi

Bank Kalbar Memaksimalkan Layanan Nasabah
pontianak-times.co.id

Ekonomi

HIPMI Dukung RSI Garap Agrobisnis Nilam
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Terpuruk Pasca Pandemi, SMSI Bentuk Koperasi
Buah Naga

Ekonomi

Buah Naga dari Jawai yang Menggoda
Transformasi Digital

Ekonomi

Tips Taklukkan Transformasi Digital 2023
Teh Sappang Desa Pusaka

Ekonomi

Teh Sappang Inovasi Bumdes Desa Pusaka
error: Content is protected !!