Home / Ekonomi

Kamis, 8 Januari 2026 - 14:55 WIB

Ekspansi 2026, Bank Kalbar Siapkan Rp600 M Pinjaman Daerah

Konferensi pers kinerja Bank Kalbar Tahun 2025 di Aula Bank Kalbar, Selasa (6/12/2026)

Konferensi pers kinerja Bank Kalbar Tahun 2025 di Aula Bank Kalbar, Selasa (6/12/2026)

Pontianak – PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) bersiap ekspansi besar-besaran pada tahun buku 2026. Salah satunya optimalisasi pinjaman daerah.

Direktur Utama Bank Kalbar, H. Rokidi, mengungkapkan salah satu strategi utama perseroan adalah memaksimalkan skema pinjaman daerah untuk mendukung pembangunan di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Dalam konferensi pers kinerja Bank Kalbar Tahun 2025 di Aula Bank Kalbar, Selasa (6/12/2026), Rokidi menjelaskan, berkurangnya nilai Transfer ke Daerah (TKD) menjadi momentum bagi Bank Kalbar untuk hadir sebagai mitra strategis pemegang saham.

“Tahun 2026 kami akan maksimalkan pinjaman daerah. Ini adalah market bagi kami untuk membantu para pemegang saham (Bupati, Wali Kota, dan Gubernur) dalam membangun daerah. Bank Kalbar milik mereka, maka wajib hukumnya kami membantu pembiayaan proyek-proyek strategis,” ujar Rokidi.

Ia memproyeksikan plafon pinjaman daerah tersebut berada di atas angka Rp600 miliar. “Beberapa kabupaten/kota sudah berkomunikasi dengan kami terkait bantuan pembiayaan ini,” tambahnya.

Baca juga:  Sukses Bisnis Keripik Manfaatkan KUR Bank Kalbar
KUR Rp1 Triliun

Selain pinjaman daerah, Bank Kalbar juga fokus pada penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Meski pemerintah memberikan jatah kuota hingga Rp1,5 triliun, Rokidi menyatakan pihaknya akan menargetkan penyaluran sebesar Rp1 triliun terlebih dahulu pada tahap awal.

Langkah ini diambil untuk tetap menjaga kualitas kredit yang sangat sehat. Sebagai informasi, per 2025, NPL (Non-Performing Loan) KUR Bank Kalbar tercatat sangat rendah, yakni di angka 1,6%.

“Target KUR kami ambil Rp1 triliun dulu agar angka-angka bisa kita improve ke depan. Jika digabung dengan pinjaman daerah dan kredit pengadaan barang dan jasa (KPBJ) untuk proyek pemerintah, total ekspansi kita bisa di atas Rp2 triliun,” tegasnya.

Terkait pemberdayaan ekonomi, Bank Kalbar berkomitmen mendorong UMKM naik kelas melalui skema pembiayaan bertahap hingga plafon Rp500 juta. Rokidi berharap pelaku usaha tidak hanya bertahan di skala kecil, tetapi tumbuh menjadi grosir atau usaha yang lebih besar dengan rekam jejak kredit yang baik.

Baca juga:  Surplus 62 Ribu Ton Beras, Sambas Siap Pasok Malaysia

Di sektor properti, Bank Kalbar juga memperkuat kerja sama dengan FLPP dan SMF untuk pembiayaan perumahan. “Tahun 2025 kami menyalurkan lebih dari 700 unit. Di awal tahun 2026 ini, kami akan segera menandatangani perjanjian kerja sama baru untuk jatah kuota rumah di Kalimantan Barat,” jelasnya.

Optimisme Laba 2026

Menutup keterangannya, Rokidi optimistis kinerja keuangan perusahaan akan terus dinamis dan berkelanjutan. Setelah mencatatkan pertumbuhan laba unaudited sebesar 7,6%, ia memproyeksikan pertumbuhan laba audit di tahun depan minimal berada di angka 5%.

Strategi utamanya meliputi pemberian fasilitas kredit yang aman dan menguntungkan, dengan prioritas pada empat sektor: kredit ASN, KUR, pinjaman pemerintah daerah, serta pembiayaan proyek strategis nasional maupun daerah.

“Kalau ini semua bisa kita genjot, insyaallah hasilnya akan sangat positif bagi pertumbuhan Bank Kalbar ke depan,” pungkasnya.

Penulis: Kisra Ramadani I Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Prof. Dr. H. Sumar’in Asmawi, M.S.I, Guru Besar Bidang Keuangan Syariah Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin (UNISSAS) Sambas.

Ekonomi

Guru Besar UNISSAS Dorong Keuangan Syariah untuk Keadilan Ekonomi
Renata Arianingtyas, Direktur Women’s Rights and Inclusion TAF.

Ekonomi

TAF dan DBSF Berdayakan 80 Ribu Perempuan Marginal di Kalbar
Syarif Amin Muhammad, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Ekonomi

Syarif Amin Harap Refleksi Akhir Tahun ‘Vitamin’ Pembangunan Kalbar
Musyawarah Desa Khusus (Musedesus) Pembentukan Koperasi Merah Putih.

Ekonomi

195 Desa di Sambas Telah Membentuk Koperasi Merah Putih
Tim UMKM Sambas

Ekonomi

22 Mamin Sambas Ikut Festival di Malaysia
Direktur Utama Bank Kalbar dan 3 penghargaan 5th Indonesia TOP GCG Awards 2025.

Ekonomi

Bank Kalbar Sabet ‘Hattrick’ di TOP GCG Awards 2025!
TBS Sawit

Ekonomi

Harga Sawit Anjlok, Petani Gunakan Pupuk Kandang
Sekretariat PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Jalan Sultan Agung Jaksel. foto: fp PB-HMI

Ekonomi

PB-HMI Desak Pemerintah Gratiskan PCR
error: Content is protected !!