Home / Ekonomi

Rabu, 16 April 2025 - 12:35 WIB

HUT 61 Bank Kalbar, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

Pimpinan Bank Kalbar bersama Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan

Pimpinan Bank Kalbar bersama Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan

Pontianak. HUT Bank Kalbar ke 61, Selasa (15/4/2025) semakin meneguhkan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dalam semangat kebersamaan, inovasi, dan pelayanan terbaik.

Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, menjelaskan tak terasa Bank Kalbar telah tumbuh berkembang dan semakin dewasa. “Insya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, Bank Kalbar akan berubah bentuk hukum dari Perseroan Terbatas menjadi Perusahaan Perseroan Daerah (Perseroda),” kata Rokidi.

HUT kali ini mengusung tema “Satu Naungan, Tumbuh Berkelanjutan” ini , yang mencerminkan harapan besar agar Bank Kalbar menjadi institusi keuangan yang tidak hanya kuat secara bisnis, namun juga bertanggung jawab secara sosial, lingkungan, dan tata kelola.

Dalam refleksi sejarahnya, Rokidi mengenang amanah dari Bapak JC. Oevaang Oeray, selaku Gubernur Kalimantan Barat yang sekaligus tokoh utama yang membidani lahirnya Bank Kalbar.

“Bank Kalbar ibarat sebutir biji sawi yang sangat kecil, saya titipkan kepada saudara-saudara dan masyarakat Kalimantan Barat, mari kita kembangkan dan sebarkan agar ia tumbuh dan memberi manfaat bagi kita semua,” ujar Rokidi mengutip pesan JC. Oevang Oeray.

Bank Kalbar telah berkembang seiring berjalannya waktu. Bank kebanggaan masyarakat Kalimantan Barat ini semakin profesional, sehat, dan berdaya saing tinggi, serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Tujuh Dirut

Di bawah kepemimpinan Tujuh Orang Direktur Utama, termasuk Rokidi (2021–sekarang), Bank Kalbar terus menunjukkan kematangan dan pertumbuhan yang signifikan.

Meski tahun 2024 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi dunia perbankan nasional dan internasional, Bank Kalbar berhasil mencatat kinerja positif di berbagai aspek. Hingga 31 Maret 2025 (Triwulan 1), Bank Kalbar membukukan laba sebesar Rp135,37 miliar, atau 107,34% dari target proporsional. Secara tahunan (Year on Year), laba tersebut mencerminkan pertumbuhan signifikan sebesar 8,86%.

Baca juga:  Bank Kalbar Gelontorkan 8 Gerobak Sampah

Yang membanggakan, pertumbuhan aset, kredit/pembiayaan, dana pihak ketiga dan laba bersih Bank Kalbar di Tahun 2024 ini lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan kinerja Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia di periode yang sama (tahun 2024). Hal ini menunjukkan posisi kompetitif Bank Kalbar yang semakin kuat di tingkat nasional.

Performa

Bank Kalbar kembali menunjukkan performa impresifnya dengan meraih berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional selama tahun 2024 hingga awal 2025. Total sebanyak 19 penghargaan berhasil diboyong sepanjang tahun 2024, menegaskan posisi Bank Kalbar sebagai salah satu BUMD terdepan di Indonesia.

Sebanyak 19 Penghargaan yang diterima itu adalah:

  • TOP BUMD Awards 2024 dengan predikat Five Star (Bintang 5)
  • CEO Terbaik untuk Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi
  • Top Pembina BUMD Terbaik untuk Gubernur Kalimantan Barat

Memasuki tahun 2025, Bank Kalbar kembali menunjukkan daya saingnya dengan menerima sejumlah penghargaan strategis hingga April, yaitu :

  • Top Sharia Business Unit – Regional Bank
  • The Best Indonesia GCG Award IX – 2025, predikat Gold Award (B) Excellent (4 Star) untuk kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset di atas Rp25 triliun
  • Direktur Utama Rokidi terpilih sebagai salah satu dari Top 50 CEO Indonesia versi The Iconomics

Capaian ini mempertegas komitmen Bank Kalbar dalam menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), mengembangkan unit usaha syariah, serta menghadirkan kepemimpinan yang visioner dan berintegritas.

Baca juga:  Apresiasi, Anggota 6 BPK RI Kunjungi Bank Kalbar

Tak berhenti sampai di sana, Bank Kalbar juga tengah bersiap untuk kembali menerima tiga penghargaan nasional penting pada 28 April 2025 yang akan datang, yaitu:

  • Penghargaan atas Kinerja Bank Kalbar
  • Top Pembina BUMD untuk Gubernur Kalimantan Barat (Bapak Drs H Ria Norsan MM MH)
  • Top CEO BUMD untuk Direktur Utama Bank Kalbar (H Rokidi SE MM)
BUMD Unggulan

Pencapaian ini semakin mengukuhkan Bank Kalbar sebagai BUMD unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional melalui inovasi, kinerja yang solid, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Barat.

Sebagai penutup, Rokidi menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam perjalanan Bank Kalbar. Rokidi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para pendiri dan jajaran manajemen terdahulu dan saat ini, stakeholder maupun shareholder (seluruh pemegang saham baik Gubernur, Bupati/Walikota, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota dan seluruh nasabah setia Bank Kalbar serta seluruh insan pegawai Bank Kalbar).

Bank Kalbar boleh menjadi Bank Daerah, tetapi tidak boleh menjadi Bank Kedaerahan. Bank Kalbar boleh menjadi Bank Kampung, tetapi tidak boleh menjadi Bank Kampungan.

”Kami bertekad kedepannya menjadikan Bank Kalbar sebagai Bank Daerah yang berbasis Digital, yang didukung oleh SDM yang hebat, kompeten, dan berbasis imtaq serta imtek, guna memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Kalimantan Barat dan Indonesia,” ujarnya.[biz]

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Muhammad Fahmi

Ekonomi

Tanaman Kratom Perlu Dukungan Regulasi
Bupati Satono menyerahkan paket sembako kepada masyarakat dalam kegiatan pasar murah bersubsidi menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Jumat (22/5/2026) di Halaman Kantor Desa Pipit Teja, Kecamatan Teluk Keramat.

Ekonomi

Pemkab Sambas Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha
Rekening Simpel untuk nak anak Pramuka

Ekonomi

Bank Kalbar Buka SimPel Khusus Pramuka
Dirut Bank Kalbar, Rokidi dan penghargaan The Best Indonesia IT & Digital Operational Excellence Award – 2025.

Ekonomi

Raih Trofi, Bank Kalbar Sukses Transformasi Digital
Kopi Saring Melawi

Ekonomi

Disuntik KUR Bank Kalbar, Kopi Saring Melawi Makin Pesat
Penghargaan Bank Kalbar di akhir tahun 2024

Ekonomi

Tutup Tahun 2024, Dua Penghargaan Bergengsi Disabet Bank Kalbar

Ekonomi

Bisnis Manis Gula Aren ‘Opung Yusuf’
Rochma Hidayati, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Barat.

Ekonomi

Belajar dari Kasus WPONE, Kenali Ciri-ciri Investasi Bodong
error: Content is protected !!