Mempawah – Pemerintah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Batch 1138 di Kabupaten Mempawah.
Penyaluran bantuan ini dilakukan secara serentak melalui seluruh kantor pos di Kabupaten Mempawah mulai dari tanggal 29 hingga 31 Desember 2025.
Sebanyak 2.013 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat menerima bantuan tersebut. BLTS Kesra diperuntukkan bagi warga yang terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) pada desil 1 hingga 4.
Adapun rincian penerima bantuan di masing-masing kecamatan, yakni Kecamatan Anjongan sebanyak 167 KPM, Jongkat 204 KPM, Mempawah Hilir 383 KPM, Mempawah Timur 291 KPM, Sadaniang 333 KPM, Segedong 154 KPM, Sungai Kunyit 111 KPM, Sungai Pinyuh 291 KPM, serta Kecamatan Toho sebanyak 79 KPM.
Ketua Tim Pendamping Sosial Kabupaten Mempawah, Eko Sabrani, menjelaskan bahwa BLTS Kesra bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu pemulihan ekonomi dalam jangka pendek.
“Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat ini diperuntukkan bagi warga yang masuk dalam DTSEN desil 1 sampai 4. Tujuannya lebih kepada menjaga daya beli dan membantu pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Eko.
Ia menambahkan, setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp900.000 yang merupakan akumulasi bantuan untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025.
“BLTS ini bersifat sementara. Nominal yang diterima Rp900 ribu untuk tiga bulan, yaitu Oktober, November, dan Desember,” jelasnya.
Melalui penyaluran BLTS Kesra ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang akhir tahun. Pemerintah juga mengimbau agar bantuan dimanfaatkan secara bijak sesuai kebutuhan keluarga.
Penulis: Rizki Firnanda | Editor: Kisra Ramadani | Update Berita, ikuti Google News


















