Home / Ekonomi

Rabu, 31 Desember 2025 - 01:10 WIB

Jadikan Kalbar ‘Gula’ Para Investor Melalui Infrastruktur Tepat Sasaran

Muhammad Fahmi (tengah) menjadi narasumber Diskusi Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 besutan Kampung Borneo Multimedia.

Muhammad Fahmi (tengah) menjadi narasumber Diskusi Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 besutan Kampung Borneo Multimedia.

Pontianak – Praktisi ekonomi Untan Dr. Muhammad Fahmi mendorong agar Kalbar menjadi ‘gula’ bagi para investor melalui pembangunan yang tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Fahmi usai menjadi narasumber dalam Diskusi Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 bertajuk “Memotret Ekonomi dan Kondisi Infrastruktur Kalbar” yang digelar Kampung Borneo Multimedia (KBM) di Kafe Klaani, Jalan Sumbawa, Pontianak, Minggu (28/12/2025) malam.

Fahmi mengajak seluruh pihak—baik pemerintah, media, maupun masyarakat—untuk menciptakan daya tarik bagi Kalimantan Barat. Ia mengibaratkan daya tarik tersebut sebagai “gula” yang akan mengundang para “semut” (investor).

“Kita harus ciptakan Kalbar ini sebagai ‘gula’. Di mana pun posisinya, buatlah agar semuanya datang. Kita harus menarik agar investor mau masuk,” jelasnya.

Menariknya, Fahmi menggarisbawahi bahwa daya tarik investasi tidak selalu harus berupa infrastruktur yang mewah dan mahal. Hal yang paling utama adalah ketepatan guna dan sasaran dari pembangunan tersebut.

Baca juga:  KBM Segera Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025

“Tidak mesti infrastruktur yang serba mewah, tapi harus tepat guna dan tepat sasaran. Dengan treatment dan stimulan pembangunan yang tepat, secara otomatis orang akan melihat Kalbar sebagai tujuan investasi yang potensial,” pungkasnya.

Menurutnya, pembangunan yang berhasil harus memiliki pembagian peran yang jelas atau role model yang terstruktur.

Edukasi di Ruang Publik

Fahmi memberikan apresiasi khusus terhadap pemilihan lokasi diskusi di kafe. Ia menyebut fenomena ini sebagai bentuk communication entertainment, di mana ruang publik seperti warung kopi tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga pusat edukasi dan informasi.

“Ini luar biasa. Ketika kafe atau warung kopi digunakan untuk memberikan nilai tambah, informasi, hingga kritikan pembangunan, inilah yang sebetulnya kita inginkan. Jadi bukan sekadar hiburan, tapi ada unsur edukasinya,” ujar Fahmi.

Baca juga:  Bank Kalbar Memaksimalkan Layanan Nasabah

Dosen Ekonomi Universitas Tanjungpura ini menilai, menghidupkan budaya diskusi di penghujung tahun adalah momen krusial untuk memberikan nilai bagi arah pembangunan di tahun mendatang.

Dalam diskusi publik yang dipandu moderator Muhammad Chandra ini, mendapat antusias peserta yang hadir dari berbagai kalangan. Terlebih ketika sesi taya jawab dimulai. Suasana terasa rileks dengan rangkaian acara selingan antara lain performance musik dari KPJ Kembang Pete dan pembacaan puisi dari sastrawan Kalbar, Pradono.

Founder Kampung Borneo Multimedia (KBM), R. Rido Ibnu Syahrie mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mensupport hingga terlaksananya kegiatan tersebut. “Hasil diskusi publik akan disampaikan melalui rekomendasi tertulis kepada pihak terkait,” ujar Rido.

Penulis: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Rokidi Direktur Utama Bank Kalbar

Ekonomi

Rokidi Sabet Indonesia CEO Excellence Award 2024
Kemendag

Ekonomi

Harga Ayam Ras Tingkat Peternak, Turun
Maman Abdurrahman

Ekonomi

Maman Sanjung Airlangga Taklukan Inflasi
pontianak-times.co.id

Ekonomi

Tanaman Nilam Potensial untuk Kapuas Hulu
Personel Komite Mahasiswa Kabupaten Sambas (KMKS) berpose usai diskusi gerakan.

Ekonomi

KMKS Desak DPRD Sambas Evaluasi Bos Perusahaan Sawit
Maman Abdurrahman, Menteri UMKM RI dalam acara Halal Bihalal DPD Partai Golkar Provinsi Kalbar.

Ekonomi

Hingga 13 April 2025, KUR Kalbar Tembus Rp844 Miliar
Penandatanganan kerjasama Bank Kalbar dan Kemendagri untuk transaksi pembayaran Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D), Kamis (22/5/2025).

Ekonomi

Bank Kalbar dan Kemendagri Kerjasama Transaksi SP2D Online
Business Gathering Bank Kalbar di Jakarta

Ekonomi

Business Gathering Bank Kalbar Dorong UMKM
error: Content is protected !!