Home / Birokrasi

Jumat, 11 September 2026 - 13:28 WIB

Sambas Raker Dampak El Nino Godzilla, Produksi Pertanian Dijaga

Bupati Sambas H Satono membuka Raker Dampak Elnino yang menyebabkan kemarau panjang.

Bupati Sambas H Satono membuka Raker Dampak Elnino yang menyebabkan kemarau panjang.

SAMBAS – Bupati Sambas H. Satono meminta seluruh pihak memperkuat antisipasi dampak El Nino ekstrem terhadap produksi dan komoditas pertanian. Langkah ini penting untuk menjaga ketersediaan air dan pangan di Kabupaten Sambas.

Satono yang juga Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Sambas menyampaikan hal tersebut saat membuka Rapat Kerja (Raker) Antisipasi Dampak El Nino Godzilla terhadap Produksi dan Komoditas Pertanian di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Kamis (10/9/2026).

Menurut Satono, fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi tahun ini memiliki intensitas cukup ekstrem. Kondisi tersebut berpotensi memicu kekeringan dan memengaruhi sektor pertanian, terutama ketersediaan air, produksi pangan, serta keberlanjutan komoditas unggulan daerah.

Baca juga:  Pasminumas Samustida Resmi Beroperasi, Warga Nikmati Air Bersih

“Fenomena ini perlu kita antisipasi sejak dini karena berpotensi menyebabkan kekeringan yang cukup ekstrem. Karena itu, kita mengumpulkan seluruh pihak terkait untuk membahas langkah-langkah strategis yang perlu diambil bersama agar dampaknya terhadap produksi dan komoditas pertanian dapat diminimalisir,” ujar Satono.

Rapat koordinasi tersebut menjadi langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Sambas bersama DPC HKTI Kabupaten Sambas dalam menghadapi potensi dampak El Nino terhadap sektor pertanian.

Satono menegaskan pemerintah daerah terus mendorong solusi dan langkah konkret melalui koordinasi lintas sektor. Pemerintah juga meminta masukan dari jajaran teknis, penyuluh pertanian, hingga petani yang menghadapi langsung kondisi di lapangan.

Baca juga:  Prosesar Layanan Unggulan Satono Rofi

“Kita ingin langkah antisipasi yang disusun benar-benar berbasis kondisi riil dan kebutuhan petani. Karena itu, saran dan masukan dari semua pihak menjadi sangat penting dalam merumuskan strategi menghadapi ancaman kekeringan ini,” tambahnya.

Menurut Satono, keterlibatan petani dalam pembahasan menjadi penting agar strategi yang disusun pemerintah sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Koordinasi tersebut juga diharapkan mampu menghasilkan langkah antisipasi yang dapat meminimalkan dampak kekeringan terhadap produksi pertanian dan komoditas unggulan Sambas.[im]

Editor: R. Rido Ibnu Syahrie I Google News Pontianak Times

Share :

Baca Juga

Sosialisasi Arsip

Birokrasi

Kumham Kalbar Sosialisasi Arsip Era Digital
Sosilisasi Kekayaan Intelektual

Birokrasi

Sosialisasi KI di Kabupaten Landak
Satono melakukan Sidak didampingi Wakil Bupati Sambas H Heroaldi Djuhardi Alwi, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas H Fery Madagaskar. Sidak ke sejumlah kantor pelayanan publik di hari kedua masuk kerja usai libur lebaran Idulfitri.

Birokrasi

Satono Sidak ASN Usai Lebaran, Ingatkan Disiplin Kerja
Pelatihan Kepemimpinan Nasional

Birokrasi

Pejabat Struktural Harus Adaptif Memimpin
Pipit Rismanto

Birokrasi

Pipit Gantikan Suryanbodo Kapolda Kalbar
Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan bersama General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Kalimantan Barat Yanto di Kantor Kejati Kalbar, Pontianak.

Birokrasi

Kejati Kalbar dan Pelindo Perkuat Pengamanan Aset Negara
pontianak-times.co.id

Birokrasi

Sutarmidji Meradang Sebut Subhan Amburadul
Identitas Kependudukan Digital

Birokrasi

Panduan Identitas Kependudukan Digital
error: Content is protected !!