Home / Ekonomi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 17:49 WIB

Mopakha Kembangkan Budidaya Lele untuk Perkuat Ekonomi di Ketapang

Ikan Lele indukan yang dikembangkan PT Mohairson Pawan Khatulistiwa (Mopakha) bersama Tim Pemberdayaan Masyarakat dan warga Desa Sukamaju Ketapang.

Ikan Lele indukan yang dikembangkan PT Mohairson Pawan Khatulistiwa (Mopakha) bersama Tim Pemberdayaan Masyarakat dan warga Desa Sukamaju Ketapang.

Ketapang. PT Mohairson Pawan Khatulistiwa (Mopakha) bersama Tim Pemberdayaan Masyarakat dan warga Desa Sukamaju Ketapang, mengembangkan program budidaya lele.

Buddaya Lele ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan.

Melalui Program Ayo Bangun Usaha Sendiri (AYO BANG USMAN), Mopakha mencatat hasil panen masyarakat binaan di Desa Sukamaju mencapai 50.000–60.000 ekor lele dengan tingkat kematian di bawah 5 persen.

Dengan masa panen setiap tiga bulan, para pembudidaya kini dapat menyiapkan stok ikan konsumsi sekaligus bibit untuk pemijahan berikutnya. “Kondisi kolam kini lebih stabil dan hasil panen makin konsisten,” ujar Syaiful Bahri, salah satu peternak lele di Desa Sukamaju, Kamis (16/10/2025).

Meski sistem budidaya semakin baik, para pembudidaya masih menghadapi tantangan dalam ketersediaan pakan. Selama ini, pasokan pakan berkualitas masih bergantung dari Pulau Jawa sehingga harga relatif tinggi dan tidak stabil.

Baca juga:  Bank Kalbar Raih The Best Indonesia Annual Report Award 2025

Untuk menekan biaya produksi, Tim Pemberdayaan Masyarakat Mopakha kini tengah meneliti pakan alternatif berbahan dasar limbah pertanian lokal.

Berdasarkan data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), produksi lele nasional pada tahun 2023 mencapai 1,14 juta ton, menjadikannya salah satu komoditas unggulan kelompok catfish bersama ikan patin.

Sementara itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat tahun 2022 mencatat produksi lele di Kabupaten Ketapang mencapai 3,709 ton.

KKP mendorong penguatan rantai pasok dari hulu ke hilir agar produksi lokal, termasuk di Ketapang, dapat terhubung dengan pasar yang lebih luas. Dengan permintaan yang terus meningkat dari sektor konsumsi dan katering, Mopakha menilai potensi pengembangan lele masih sangat besar.

“Permintaan lele masih belum terpenuhi. Ini bisa menjadi peluang usaha bagi warga lainnya,” tambah Syaiful.

Hal senada disampaikan Kepala Desa Sukamaju, Supardi, yang berharap produksi lele dari desanya dapat berkontribusi terhadap peningkatan pasokan perikanan budidaya di daerah.

Baca juga:  Hingga 13 April 2025, KUR Kalbar Tembus Rp844 Miliar

“Kami berharap program ini dapat memperkuat ekonomi warga sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Inovasi

Program budidaya lele ini menunjukkan inovasi di tingkat desa dapat menjadi pondasi bagi ketahanan pangan lokal, sekaligus mendukung strategi produksi nasional. Mopakha berkomitmen menjaga keberlanjutan program melalui pendampingan rutin, pembinaan teknis, serta riset pengembangan pakan lokal ramah lingkungan.

Mopakha adalah perusahaan kehutanan swasta nasional yang berfokus pada pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Mopakha mengelola kawasan hutan alam seluas 36.973 hektar dengan pendekatan multiusaha kehutanan yang menggabungkan konservasi, produksi lestari, dan pemberdayaan masyarakat.

Berada di wilayah utara Ketapang, kawasan ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi keanekaragaman hayati, serta mendukung kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya.

Editor: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Ikatan Alumni FEBI IAIN Pontianak

Ekonomi

IKA FEBI IAIN Pontianak Garap Ekonomi Kreatif
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyerahkan simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM.

Ekonomi

Maman Beri Kabar Gembira Bagi Pelaku UMKM
Buah Naga

Ekonomi

Buah Naga dari Jawai yang Menggoda
Pengajuan pendirian Kopdes Merah Putih dari Peemkab Sambas kepada Wamenkop.

Ekonomi

Sinergi Pusat dan Daerah, Garap Kopdes Merah Putih
CSR Award 2024

Ekonomi

Pengakuan Nasional, Bank Kalbar Raih Top CSR Award 2024
PT Qia ekspor Cangkang Sawit

Ekonomi

Ketapang Siapkan Ekspor Cangkang Sawit   
Taufan Direktur Mito Energi Indonesia

Ekonomi

Mito Energi Buka Kantor Cabang di Kalbar
Katim Pendamping Sosial Mempawah, Eko Sabrani saat monitoring penyaluran BLTS di Kantor Pos Mempawah. Selasa (30/12/2025).

Ekonomi

Pemerintah Salurkan BLTS Kesra Batch 1138 di Mempawah
error: Content is protected !!