Pontianak – Laba Bank Kalbar melebihi target. Sejumlah kinerja positif juga berhasil diraih. Bank kebanggan warga Kalimantan Barat ini juga segera memiliki Direktur Utama (Dirut) Baru.
Demikian hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Barat (Bank Kalbar) Tahun Buku 2025, Rabu (11/2/2026) di Aula Kantor Pusat Bank Kalbar Jalan Rahadi Osman Nomor 10, Pontianak.
RUPS dihadiri para pemegang saham diantaranya Gubernur Kalbar H. Ria Norsan dan 14 bupati serta walikota. RUPS menyepakati sejumlah keputusan strategis, mulai dari pembagian dividen hingga perombakan jajaran direksi.
Para pemegang saham memberikan apresiasi tinggi atas capaian kinerja Bank Kalbar sepanjang tahun buku 2025. Hampir seluruh target dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) berhasil terealisasi di atas 100 persen.
Capaian laba yang melampaui target ini berdampak positif pada kesejahteraan pemegang saham. Bank Kalbar dipastikan akan membagikan dividen dengan nilai yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satu poin utama dalam RUPS kali ini adalah persetujuan pengunduran diri Rokidi dari jabatannya sebagai Direktur Utama Bank Kalbar. Sebagai gantinya, pemegang saham mencalonkan Edy Kusnadi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Divisi Sumber Daya Manusia, sebagai calon Direktur Utama.
Adi Fitriyadi, Kepala Divisi Corporate Secretary (Corsec) Bank Kalbar dalam pers rilisnya menjelaskan Edy Kusnadi menjadi calon Dirut Bank Kalbar. Selanjutnya, yang bersangkutan akan mengikuti Penilaian Kemampuan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Meskipun Rokidi telah mengundurkan diri, namun tetap menjalankan tugasnya secara sah sebagai Direktur Utama hingga Edy Kusnadi mendapatkan persetujuan definitif dari OJK. Mengingat kinerjanya yang dinilai sangat bagus, pemegang saham berencana mengusulkan Rokidi untuk menempati posisi strategis lain di Bank Kalbar pada RUPS mendatang.
Selain posisi Direktur Utama, RUPS juga menetapkan beberapa nama untuk mengisi pos jajaran direksi lainnya guna mengikuti uji kelayakan di OJK, antara lain: Arif Gunanto, Calon Direktur Teknologi Informasi & Digital Banking dan dua orang lainnya, Zainudin dan Sudirman menjadi Calon Direktur Umum.
Agenda Strategis
Dalam pertemuan tersebut, pemegang saham juga mengesahkan laporan pertanggungjawaban Direksi dan laporan pengawasan Dewan Komisaris. Keputusan lain meliputi penetapan penggunaan laba bersih, penambahan setoran modal, serta penunjukan Akuntan Publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026.
Penetapan ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi dan menjaga momentum pertumbuhan positif Bank Kalbar di masa depan.[biz]
Editor: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News



















