Home / Ekonomi

Sabtu, 3 Desember 2022 - 10:31 WIB

Waspada Ancaman Krisis Pangan Dunia

Irjen Kementerian Pertanian RI, Dr Jan Samuel Maringka SH MH, Jumat (2/12/2022) di Aula Pemkab Sambas (2/12/2022) di Sambas

Irjen Kementerian Pertanian RI, Dr Jan Samuel Maringka SH MH, Jumat (2/12/2022) di Aula Pemkab Sambas (2/12/2022) di Sambas

Sambas. Dunia akan dihadapkan dengan krisis pangan. Untuk itu Kabupaten Sambas memerlukan langkah-langkah strategis menuju kedaulatan pangan.

“Sektor pangan sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Sambas dalam menghadapi ancaman krisis pangan,” kata Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pertanian (Kementan) Dr Jan Samuel Maringka SH MH, Jumat (2/12/2022) di Sambas.

Menurut Samuel, ancaman krisis pangan telah mendapat perhatian Presiden RI Joko Widodo, sehingga diperlukan langkah-langkah strategis. Langkah itu antara lain peningkatan produksi besar-besaran, baik itu dari petani, korporasi, maupun dari BUMN.

Baca juga:  TCM Masif Bagi Sembako Takut Kalah Pilwako

“Ini merupakan sektor penting untuk membangun bangsa dan negara yang lebih maju dan berkembang. Pangan adalah hal mendasar dan menjadi bagian penting dari semua sendi ekonomi masyarakat, sekaligus tolak ukur dari kesejahteraan rakyat,” kata Samuel.

Samuel dalam kunjungannya ke Sambas disambut Wakil Bupati Sambas Fahrur Rofi beserta Forkopimda dan pimpinan OPD Pemkab Sambas.

Ia juga meminta untuk memastikan offtaker atau pemasok kebutuhan industri ataupun pasar yang akan menampung hasil peningkatan produksi. Selain itu perlu penyusunan grand plan pendistribusian komoditas pangan yang telah diproduksi.

Baca juga:  Usaha Kamariah Maju Bersama Bank Kalbar

Samuel berharap Kabupaten Sambas dengan potensi komoditas pangan yang sangat besar, mampu mengambil peran untuk menyelamatkan negeri dari ancaman krisis pangan. Kemtan dengan tagline “Jaga Pangan Jaga Masa Depan” berkomitmen untuk membangun kemitraan strategis dengan stakeholder pertanian.

Sebagai bagian dari komitmen itu, Samuel akan menerapkan fungsi pengawasan untuk memastikan program pemerintah melalui Kementerian Pertanian di Kabupaten Sambas, khususnya pengembangan komoditas sektor pangan, tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.(edo)

Share :

Baca Juga

Buah Naga

Ekonomi

Buah Naga dari Jawai yang Menggoda
CSR Award 2024

Ekonomi

Pengakuan Nasional, Bank Kalbar Raih Top CSR Award 2024
Hari Kekayaan Intelektual Sedunia

Ekonomi

Yasonna: Potensi Besar Perempuan Milenial
Masyarakat menerima BLTS Kesra yang menjadi program prioritas pemerintah. Kantor pos sungai Kunyit.

Ekonomi

Penyaluran BLTS Kesra Sungai Kunyit, 1.038 Warga Terdata Penerima
Airlangga Hartarto Menko Perekonomian

Ekonomi

Airlangga Yakin Ekonomi Kalbar Tumbuh 10%
Sidak Pasar

Ekonomi

Pemkab Mempawah Sidak Pasar Jelang Lebaran
Stand UMKM Festival Sahur Sahur

Ekonomi

Festival Sahur-Sahur Bantu Pelaku UMKM
Ikan Lele indukan yang dikembangkan PT Mohairson Pawan Khatulistiwa (Mopakha) bersama Tim Pemberdayaan Masyarakat dan warga Desa Sukamaju Ketapang.

Ekonomi

Mopakha Kembangkan Budidaya Lele untuk Perkuat Ekonomi di Ketapang
error: Content is protected !!