Home / Hukum

Jumat, 2 Januari 2026 - 03:36 WIB

Kriminalitas dan Peredaran Narkoba di Sambas Menurun Signifikan

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo memimpin konferensi pers akhir tahun 2025.

Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo memimpin konferensi pers akhir tahun 2025.

Sambas – Kepolisian Resor (Polres) Sambas menunjukkan performa positif sepanjang tahun 2025. Kriminalitas dan peredaran Narkoba menurun sgnifikan.

Dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Mapolres Sambas, Rabu (31/12/2025), institusi ini melaporkan penurunan angka kejahatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, menyatakan pemaparan capaian kinerja ini merupakan bentuk transparansi dan tanggung jawab kepolisian kepada publik.

“Konferensi pers ini adalah wujud akuntabilitas kami dalam melaksanakan tugas dan fungsi sepanjang tahun 2025. Kami ingin masyarakat mengetahui hasil kerja keras jajaran Polres Sambas,” ujar AKBP Wahyu.

Narkotika Turun Drastis

Salah satu poin utama dalam laporan akhir tahun ini adalah keberhasilan menekan angka peredaran gelap narkotika. Berdasarkan data yang dipaparkan, tren kasus narkoba di wilayah hukum Sambas menunjukkan grafik menurun.

Baca juga:  Usai Melahirkan, Remaja Puteri Buang Bayi di TPA Sorat

Berikut adalah perbandingan data kasus narkotika:

KategoriTahun 2024Tahun 2025Tren
Jumlah Kasus58 Kasus48 KasusTurun 17,2%
Jumlah Tersangka74 Orang52 OrangTurun 29,7%

“Angka tersangka menurun cukup signifikan, yakni berkurang 22 orang dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan upaya pencegahan dan penindakan yang kita lakukan mulai memberikan dampak di lapangan,” jelas Kapolres.

Kasus Pidana Umum

Tidak hanya pada sektor narkotika, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sambas juga mencatat penurunan perkara pidana umum.

Baca juga:  Sertijab Tujuh Personel Polres Sambas

Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 234 perkara yang ditangani oleh Satreskrim. Angka ini mengalami penurunan sebanyak 12 perkara jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 246 perkara.

Transparansi

AKBP Wahyu menegaskan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Ia berharap, melalui penyampaian data secara terbuka, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.

“Transparansi adalah kunci. Kami berharap masyarakat dapat melihat capaian ini dan terus mendukung tugas kepolisian dalam menjaga situasi yang kondusif di Kabupaten Sambas di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Penulis: Jaynudin I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Presiden Joko Widodo

Hukum

Jokowi Sindir Polisi Bergaya Hidup Mewah
Warga Binaan Rutan Kelas IIB Sambas

Hukum

Zero Halinar Rutan dan Lapas, X-Ray Rusak
Pemeriksaan sejumlah berkas dan dokumen di kantor PT DSM yang diduga berkaitan dengan penanganan tindak pidana korupsi.

Hukum

Tataniaga Bauksit, Kejati Kalbar Geledah Kantor PT DSM
Denie Amiruddin

Hukum

Sidang Ferdy Sambo Jangan Seperti Jessica
Ika Yusanti

Hukum

Ini Solusi Penjara Dipenuhi Napi Narkoba
Menko Polhukam

Hukum

Wow Rp300 Triliun Transaksi Mencurigakan
Talkshow HANI 2022 Kemenkumham

Hukum

88 Jalur Narkoba Internasional di Kalbar
Warga pemilik lahan sengketa PT SEC dan PT MI bersama Kades Lubuk Dagang, Su'aib membantah pernyataan Humas PT SEC di Kantor Desa Lubuk Dagang, Selasa (1/7/2025)

Hukum

PT SEC Putar Balik Fakta Demi Rampas Lahan Sawit
error: Content is protected !!