Home / Hukum

Sabtu, 23 Juli 2022 - 15:16 WIB

Kejaksaan Peringkat 4 Kepercayaan Publik

Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin

Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanuddin

Jakarta. Kerja keras aparatur kejaksaan di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Burhanuddin memperoleh kepercayaan masyarakat. Korps adhyaksi ini menduduki peringkat 4 dengan skor 74,5%.

“Saya ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran dalam meningkatkan citra institusi. Sehingga masyarakat mampu merasakan kehadiran negara dalam setiap problematika hukum,” kata Jaksa Agung Burhanuddin dalam amanatnya pada Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 62, Jumat (22/7/2022).

Burhanuddin menjelaskan kenaikan citra institusi itu berdasarkan hasil survei nasional Indikator Politik Indonesia 16-24 Juni 2022 tentang evaluasi publik terhadap kinerja pemerintah dalam bidang ekonomi,  politik, penegakan hukum, dan pemberatan korupsi.

“Kepercayaan masyarakat kepada Kejaksaan meningkat dari sebelumnya menduduki peringkat ke delapan pada April 2022 menjadi peringkat ke empat pada bulan Juni 2022 dengan capaian 74,5%,” kata Burhanuddin.

Baca juga:  JPU Siapkan Memori Kasasi Perkara Joni Cs

Peningkatan kepercayaan tersebut, kata Jaksa Agung, karena masyarakat menganggap kejaksaan sedikit banyak telah mampu menampilkan wajah penegakan hukum yang didambakan. Itu antara lain keberhasilan dalam merespons kegelisahan masyarakat atas praktek penegakan hukum yang dinilai tidak memenuhi rasa keadilan.

“Dengan dikeluarkannya kebijakan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif. Kebijakan tersebut merupakan tonggak perubahan paradigma penegakan hukum, sehingga masyarakat memposisikan restorative justice identik dengan kejaksaan,” ujar dia.

Terobosan berikutnya, lanjut Burhanuddin, menghadirkan Rumah Restorative Justice guna menyerap keadilan di tengah masyarakat. Rumah restoratif jusctice itu juga untuk menggali nilai-nilai kearifan lokal yang eksis di tengah masyarakat dengan melibatkan tokoh  masyarakat, adat dan agama. Sehingga akan tercipta kesejukan dan perdamaian yang dapat dirasakan oleh seluruh warga.

Baca juga:  Ria Norsan Dalam Pusaran Kasus BP2TD

“Oleh karenanya, saya kembali mengajak seluruh warga adhyaksa untuk menjaga pelaksanaan keadilan restoratif. Jaga asa masyarakat bahwa penegakan hukum yang bernurani masih ada di negeri ini. Serta saya ingatkan jangan pernah nodai kepercayaan masyarakat,” pesan Burhanuddin.

Pada peringatan HBA kali ini, mengambil tema “Kepastian Hukum, Humanis Menuju Pemulihan Ekonomi”. “Hari Bhakti Adhyaksa merupakan momentum kita bersama untuk evaluasi dan introspeksi atas semua yang telah kita kerjakan selama setahun terakhir. Selanjutnya menyusun strategi guna mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” kata Burhanuddin.

Peningkatan kepercayaan masyarakat tersebut juga karena keberhasilan meningkatkan kemampuan mengkomunikasikan capaian-capaian kinerja. “Sehingga masyarakat mengetahui apa yang telah diraih maupun yang sedang dilakukan,” ujarnya.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Hukum

Petugas Gagalkan Pasokan Sabu Tahu Sambal
Presiden Joko Widodo

Hukum

Jokowi Sindir Polisi Bergaya Hidup Mewah
pontianak-times.co.id

Hukum

5 Advokat Peradi Pontianak Bersaing Ketat
Denie Amirudin SH MHum, Sekretaris Pengda Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara-Hukum Administrasi Negara (APHTN HAN) Provinsi Kalbar

Hukum

Amanah Besar, Kedepankan Praduga Tak Bersalah untuk Norsan
Dadan Hindayana mantan Kepala BGN mengenakan rompi thanan dan digiring menuju Rutan Salemba.

Hukum

Dadan cs Mantan BGN Ditahan Kejagung, Ini Modus Kejahatannya
sidak lapas pontianak

Hukum

Sidak Lapas Pontianak Cegah Narkoba
Kasat Reskrim Polres Sambas dan jajaran sesaat pelimpahan berkas tahap I.

Hukum

Berkas Kasus Kosmetik Berbahaya Masuk Kejari Sambas
pontianak-times.co.id

Hukum

DPO Cukai Bekasi Diringkus Tim Tabur Kejati Kalbar
error: Content is protected !!