Home / Ekonomi

Selasa, 29 November 2022 - 19:32 WIB

Jokowi Puji Pontianak Kendalikan Inflasi

Presiden Joko Widodo bersama Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pasar Kemuning, Selasa (29/11/2022)

Presiden Joko Widodo bersama Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Pasar Kemuning, Selasa (29/11/2022)

Pontianak. Presiden Joko Widodo memuji langkah Walikota Pontianak mengendalikan inflasi. Hal itu dikemukakan saat kunjungannya ke Pasar Kemuning, Selasa (29/11/2022).

“Saya tanya tadi pak Walikota, inflasi seperti apa. Di Kota Pontianak di bawah nasional, sangat bagus,” ujar Jokowi saat mengunjungi Pasar Kemuning dalam agenda utama Temu Akbar TBBR.

Jokowi berdialog dengan pedagang di Pasar Kemuning di Jalan Prof M Yamin Pontianak. Ia menanyakan harga-harga bahan pokok mulai dari bawang merah, bawang putih dan sejumlah komoditas yang harganya turun.

Jokowi memuji pengendalian inflasi di Kota Pontianak yang berhasil menekan inflasi di bawah rata-rata nasional. “Yang paling penting mengecek harga, inflasi seperti apa, kenaikan barang dan jasa ada atau tidak,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah berupaya mengendalikan inflasi hingga turun terus. Sebab inflasi dan kenaikan harga barang dan jasa menjadi momok bagi semua negara. Pontianak menjadi salah satu kota yang dinilainya berhasil mengendalikan inflasi.

Baca juga:  Ekspor CPO Sawit Dibuka Setelah 26 Hari

“Komoditi bagus dan stabil, malah ada yang turun seperti harga bawang merah dan bawang putih,” sebutnya.

TPID

Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menuturkan, Kota Pontianak melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Pontianak telah berhasil mengendalikan inflasi. Bahkan bulan November 2022, kenaikan inflasi tercatat 0,07 persen. Artinya meski naik tapi masih terbilang rendah sekali.

“Secara total tahun ke tahun angka inflasi itu turun, mudah-mudahan bisa terus di bawah lima persen,” ungkap Edi.

Edi menyebut harga-harga di Pasar Kemuning, terutama kebutuhan pokok masih cukup stabil. Bawang putih Rp28 ribu perkilogram, cabai Rp30 ribu perkilogram, ayam potong Rp25 ribu perkilogram dan sebagainya.

Baca juga:  Sinergi Pusat dan Daerah, Garap Kopdes Merah Putih

“Artinya semua harga masih rendah bahkan beberapa mengalami penurunan mudah-mudahan tidak menjadi lonjakan lagi,” harapnya.

Jokowi sangat mengapresiasi terutama melihat harga kebutuhan pokok karena Presiden sangat konsen dengan inflasi. Ia juga menanyakan soal pengendalian inflasi kepadanya Edi Rusdi Kamtono dan dijawab setiap hari memonitor harga kebutuhan pokok melalui Pontive Center.

Data itu menyediakan info terkini harga kebutuhan pokok di pasaran. Kemudian soal data beberapa daerah penyuplai bawang merah, misalnya dari brebes, pihaknya akan berkoordinasi ke pusat jika terjadi kenaikan harga di Pontianak.

“Kita terus pantau dan kita lihat terutama menghadapi Natal dan Tahun Baru, lalu cuaca juga mempengaruhi terutama suplai sayur-sayuran yang bisa berdampak terhadap inflasi,” pungkasnya. (jay/st)

Share :

Baca Juga

Ikatan Alumni FEBI IAIN Pontianak

Ekonomi

IKA FEBI IAIN Pontianak Garap Ekonomi Kreatif
Foto bersama pengurus Kelompok Usaha Rumahan Bioflok.

Ekonomi

Siasat Bioflok di Gang Sempit, Menyulap Pekarangan Jadi Lumbung Nila
Dialog Investasi MABM Sambas

Ekonomi

MABM Sambas Sukses Garap Dialog Investasi
Peresmian Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak

Ekonomi

Terminal Kijing Solusi Pelabuhan Pontianak
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dinobatkan sebagai CEO Banker of the Year 2025 pada ajang Top 100 CEO and The Future Leaders Forum & Appreciation 2025, Senin (8/12/2025).

Ekonomi

Rokidi Dinobatkan sebagai Banker of the Year Versi Infobank
Simbolik penanaman jagung oleh Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, Wakil Bupati Sambas H Heroaldi, perwakilan Dandim, pejabat dari BPS, OPD terkait, Bulog, dan Kejaksaan Negeri Sambas.

Ekonomi

Tanam Jagung Serentak Kuartal IV Dimulai
Muhammad Fahmi (tengah) menjadi narasumber Diskusi Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 besutan Kampung Borneo Multimedia.

Ekonomi

Jadikan Kalbar ‘Gula’ Para Investor Melalui Infrastruktur Tepat Sasaran
Satono menyerahkan beras ukuran 5 kg kepada warga dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) di di Rumah Betang Ria Tanik Dusun Sungai Enau

Ekonomi

Satono Kembali Aksi GPM Bantu Warga Berpenghasilan Rendah
error: Content is protected !!