Home / Ekonomi

Senin, 24 November 2025 - 13:43 WIB

Pantau Penyaluran KUR, SAPA UMKM Launching April 2026

Maman Abdurrahman, Meteri UMKM RI pada acara Syukuran Peenganugerahan Gelar Pahlawa Nasional HM Soeharto di Gedung Zamrud Pontianak, Sabtu (22/11/2025) malam.

Maman Abdurrahman, Meteri UMKM RI pada acara Syukuran Peenganugerahan Gelar Pahlawa Nasional HM Soeharto di Gedung Zamrud Pontianak, Sabtu (22/11/2025) malam.

Pontianak – SAPA UMKM atau Sistem Aplikasi Pelayanan UMKM siap launching April atau Mei 2026 dan mulai efektif berfungsi.

Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menjelaskan SAPA UMKM adalah sebuah sistem terintegrasi. Salah satu manfaatnya untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap semua kader-kader UMKM.

“Sistem ini juga untuk memberikan perlindungan dan pemberdayaan UMKM di seluruh Indonesia, termasuk monitoring Kredit Usaha Rakyat atau KUR,” kata Maman diwawancara usai Syukuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional untuk HM Soeharto, Sabtu (22/11/2025) malam di Gedung Zamrud Pontianak.

SAPA UMKM, kata Maman, Insyaallah mulai fase pertama pertengahan Desember 2025. Fase kedua, fase penyempuranaan aplikasi sekaligus uji coba sistem. “Insyaallah sudah lengkap semuanya di fase kedua dan April atau Mei telah launching,” ujar Maman.

Baca juga:  Polda Kalbar Tinjau Ladang Jagung Semparuk

Kementerian UMKM saat ini sedang mengembangkan aplikasi data dan layanan bagi UMKM di Indonesia. Aplikasi ini bertujuan mempermudah akses pembiayaan, pelatihan, pemasaran, sertifikasi seperti sertifikat halal, dan pengurusan izin usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB).

Hal lain yang urgen dari SAPA UMKM ini adalah untuk memantau penyaluran KUR dengan memanfaatkan teknologi. Proses penyaluran KUR bagi nasabah tersebut ada yang menggunakan agunan dan tanpa agunan.

Baca juga:  Bank Kalbar Ukir Prestasi The Best KBMI 1

“KUR hingga Rp100 juta tidak boleh dimintakan agunan, berdasarkan aturan. Itu final.  Apabila ada pihak bank yang masih meminta agunan, maka akan diberikan sanksi tidak dibayarkan subsidi KURnya,” kata Maman yang juga Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Barat.

Maman mengajak kepada seluruh kader Partai Golkar dan pengurus Provinsi, Kabupaten, Anggota DPR Provinsi, anggota DPRD Kabupaten, dan kepala-kepala daerah untuk mengawasi dan memonitor hal tersebut.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Dirut Bank Kalbar H Rokidi berkunjung ke Kantor Cabang Sanggau memberikan motivasi.

Ekonomi

Dirut Bank Kalbar Motivasi Pegawai Kantor Cabang Sanggau
Penghargaan Bank Kalbar di akhir tahun 2024

Ekonomi

Tutup Tahun 2024, Dua Penghargaan Bergengsi Disabet Bank Kalbar
Pelaku Usaha dan Pencipta KI Kalbar

Ekonomi

Kemenkumham Kalbar Boyong Pelaku Usaha dan Pencipta KI
Budi Daya Ikan Nila PT Mopakha

Ekonomi

PT Mopakha Berdayakan Mantan Illegal Logger
Bupati Sambas H Satono dan Wamenkop RI Ferry J Juliantono.

Ekonomi

Sambas Siap jadi Pelopor Kopdes Merah Putih di Wilayah Terluar Indonesia
Buah Naga

Ekonomi

Buah Naga dari Jawai yang Menggoda
Flyer kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang akan diselenggarakan Kampung Borneo Multimedia (KBM).

Ekonomi

KBM Segera Gelar Refleksi Akhir Tahun 2025
Seruan aksi petani sawit

Ekonomi

Aksi Damai FPMS Protes Harga Sawit Anjlok
error: Content is protected !!