Home / Ekonomi

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 23:10 WIB

Sukses..! Pameran UMKM di PLBN Aruk

Pengunjung stand memperlihatkan produk UMKM Kabupaten Sambas yang dipamerkan dalam BMF 2022 di perbatasan Aruk, Sajingan- Malaysia.

Pengunjung stand memperlihatkan produk UMKM Kabupaten Sambas yang dipamerkan dalam BMF 2022 di perbatasan Aruk, Sajingan- Malaysia.

Sambas. Selama dua hari pelaksanaan pameran Business Matching Forum (BMF) 2022 di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk Malaysia berlangsung sukses.

BMF dengan penyelenggara ini Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI ini resmi ditutup, Sabtu (22/10/2022). Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sambas telah mengikuti ajang promosi produk tersebut.  

“Pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sambas sudah kita himpun sebanyak 30 pelaku usaha. Mereka selama dua hari telah mengikuti pameran UMKM,” kata Muhammad Farid,  Asisten Deputi Penataan Ruang Kawasan Perbatasan BNPP RI usai menutup kegiatan BMF 2022.

Menurut Farid, kegiatan ini dimulai 20 hingga 22 Oktober 2022 di PLBN Aruk, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas. Kegiatan diawali seminar BMF di Aula Kantor Bupati Sambas, Temu Bisnis UMKM dan Pameran di PLBN Aruk.

Hadir dalam penutupan kegiatan itu dari Kementerian Lembaga dan Kadin Indonesia, Konjen RI di Kuching Sarawak Malaysia. Kegiatan mendapat dukungan dari Bank BRI, Pemprov Kalbar dan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Baca juga:  Jadikan Kalbar 'Gula' Para Investor Melalui Infrastruktur Tepat Sasaran

Menurut Farid, dari pelaksanaan pameran itu berharap dapat mempromosikan produk UMKM Kabupaten Sambas. Sehingga memiliki daya saing ataupun daya jual. Tidak hanya lokal, tapi di negara tetangga.

“Pada temu bisnis dihadiri pelaku usaha Malaysia yang didukung Konjen RI di Kuching. Kita berharap kerjasama kedua belah pihak akan terjalin hubungan baik antara pelaku usaha Indonesia dan Malaysia,” harapnya.

Plh Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Dr Tumpak Haposan Simanjuntak MA
Inpres 1/Tahun 2021

Kegiatan BMF merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk.

Sebelumnya, Plh Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Dr Tumpak Haposan Simanjuntak MA saat pembukaan BMF menjelaskan Inpres tersebut ditandatangani 11 Januari 2021. Tujuannya untuk percepatan ekonomi perbatasan.

Baca juga:  Pencari Kepiting di Ujung Negeri

Menurut Tumpak, BMF merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memajukan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.  Kabupaten Sambas merupakan kawasan strategis dimana terdapat PLBN Aruk.

“PLBN ini yang menjadi tempat pelintasan orang dan barang dari Indonesia ke Sarawak (Malaysia) maupun sebaliknya. Hal itu dinilai dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan produk unggulan Kabupaten Sambas di PLBN Aruk,” ujarnya.

Kabupaten Sambas, kata dia, merupakan tempat dilaksanakannya 21 program atau kegiatan sesuai Inpres 1 Tahun 2021. BMF 2022 menjadi tempat menampilkan produk lokal yang akan ditingkatkan tata kelolanya sesuai amanat Inpres 1 tahun 2021. Produk lokal itu antara lain jeruk, lada, ikan serta kawasan wisata alam dan budaya.

“Mari kita bangun dan tingkatkan kolaborasi antara pelaku dalam negeri dan luar negeri. Kita akan mengakomodir apa yg disampaikan para pelaku usaha,” ajaknya. (tim st)

Share :

Baca Juga

Peserta sosialisasi layanan digtalisasi nasabah pensiunan.

Ekonomi

Bank Kalbar dan Taspen Sosialisasi Digitalisasi Layanan Pensiun
Dialog Investasi MABM Sambas

Ekonomi

MABM Sambas Sukses Garap Dialog Investasi
Bupati Sambas H Satono menyerahka bantuan pangan Presiden Prabowo Subianto kepada warga perbatasan, Senin (24/11/2025) di perbatasan Indonesia–Malaysia di Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar.

Ekonomi

Bupati Sambas Serahkan Bantuan Pangan Presiden Prabowo di Wilayah Perbatasan
Pasar Juadah Pontianak

Ekonomi

Sri Buka Lapak Juadah Dibantu KUM Bank Kalbar
Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi dan penghargaan dari The Iconomics.

Ekonomi

Bank Kalbar Raih Penghargaan Public Relation Bergengsi Nasional
Bupati Sambas H. Satono didampingi Ketua TP PKK Hj Yunisa menyerahkan secara simbolis Sembako dalam .program Gerakan Pangan Murah

Ekonomi

Pemkab Sambas Perluas Gerakan Pangan Murah hingga Desa
Petani Padi

Ekonomi

Harga Pupuk Melambung, Petani Tolak Jual Beras
Umar, Nasabah Bank Kalbar

Ekonomi

Umar Terbebas dari Kendala Modal Berkat Bank Kalbar
error: Content is protected !!