Home / Sport

Minggu, 12 Juni 2022 - 14:22 WIB

Greysia Atlet Andalan Indonesia Gantung Raket

Flyer Testimony Day Greysia Polii yang resmi pensiun dari bulutangkis,Minggu (12/6/2022) di Istora Senayan, Jakarta

Flyer Testimony Day Greysia Polii yang resmi pensiun dari bulutangkis,Minggu (12/6/2022) di Istora Senayan, Jakarta

Jakarta. Greysia Polii resmi gantung raket alias pensiun dari bulutangkis. Pensiunnya peraih emas Tokyo Olympic 2020 ini disampaikan jelang final ajang Indonesian Master 2022, Minggu (12/6/2022) di Istora Senayan, Jakarta.

Suasana haru menyelimuti arena istora ketika Greysia Polii membacakan pidato tertulisnya. Air mata sontak membasahi pipinya. Ia tak kuat menahan kesedihan mengumumkan pengunduran dirinya sebagai atlet bulutangkis.

Rekannya, Apriyani Rahayu seolah menanangkan Greysia. Beberapa kali Apriyani mengusap air mata di pipi Greysia Polii. “Meski saya mundur sebagai atlet, saya tidak akan meninggalkan bulutangkis,” kata Greysia Polii.

Sebelum gantung raket, pemain bulu tangkis kelahiran 11 Agustus 1987 ini menyelesaikan pertandingan eksebisi dua lawan dua, tiga lawan tiga, dan empat lawan empat. Ia bertanding melawan para bintang bulu tangkis dunia.

Pidato perpisahan Greysia Polii

Saya masih ingat di tahun 2021, waktu saya umur 14 tahun, di mana untuk pertama kalinya saya bermain di Istora Senayan.

Saat itu, mimpi saya dimulai.  Saya juga masih ingat di tahun 2008, di mana tempat ini menjadi tempat yang sangat memorable buat saya, yaitu tim Uber Indonesia bisa masuk final padahal tidak diunggulkan. Belasan tahun berikutnya, saya terus lalui, tapi mimpi untuk juara di kandang sendiri tak pernah tercapai.

Sampai pada akkhirnya tahun 2020, di mana saya bisa juara bersama Apriyani. Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan, saya masih bisa diberi kesempatan satu kali untuk juara, cuma satu kali. Namun, itu adalah momen yang berharga buat saya, sebelum saya menyatakan ingin berhenti menjadi atlet. Tak pernah terbayangkan bahwa saya bisa melangkah sejauh ini.

Perjalanan 30 tahun itu sangat tak mudah. Tidak jarang saya merasa letih dan betul-betul tidak ingin melanjutkan. Sebab, tak terbayang pengorbanan, tidak tahu mau jadi apa sebelum umur lima tahun, tapi kasih dan cinta dari Indonesia yang terus memberikan saya kekuatan.

Hari demi hari saya perlu memaksakan diri untuk setia memberikan, mengeluarkan yang paling terbaik yang saya bisa, dan terima kasih Tuhan kenangan akhir yang manis. Maka dari itu, saya sungguh bersyukur kepada Tuhan telah memberikan kepada saya orang yang selalu percaya kepada saya.

Bahkan, di saat saya tidak pernah memberikan hasil yang baik sekalipun, bertahun-tahun, tapi karena merekalah, orang-orang yang percaya kepada saya, saya bisa bertahan dan meraih banyak prestasi di pengujung karier saya. Saya ingin berterima kasih kepada Tuhan Yesus yang selalu memberikan kekuatan kepada saya. Saya juga mau berterima kasih kepada mama saya yang tercinta. Dukungan mama yang begitu luar biasa. Akhirnya, mama, mimpi kita tercapai.

Saya juga ingin berterima kasih kepada kepada mantan pacar saya, yaitu suami saya yang tercinta, Felix, yang selalu memberikan extraordinary love, always supporting me no matter what happen. Dia adalah laki-laki beruntung yang mau sabar sampai emas Olimpiade itu datang. Terima kasih juga, di tengah-tengah kesibukannya, dia masih bisa sempat mengurus acara ini.

Jadi, Saranghae… Kepada keluarga saya, where would I be without you all? Thank you so much. I love you deeply from my heart.  Kepada semua pelatih saya, yang sudah menjadi mentor, terima kasih untuk bimbingan dan kasih sayang, kalian adalah orang yang paling dekat dengan saya, selain keluarga saya, seperti keluarga saya, seperti orang tua saya sendiri.

Berarti 30 tahun saya sudah dibimbing oleh pelatih-pelatih yang luar biasa, yang gak pernah menyerah untuk saya, yang selalu melihat potensi saya. Bahkan, ketika saya sudah menyerah. Kepada seluruh pengurus klub Jaya Raya, yang sudah melihat potensi saya sejak kecil. Terus dukung atlet badminton Indonesia, karena di situlah akan tercipta juara-juara kembali. Kepada PP PBSI yang sudah menjadi rumah saya selama 19 tahun.

Semua staf dan karyawan yang enggak bisa saya sebutkan satu-satu, mungkin ada 100 orang di Cipayung, silih berganti. Mereka orang yang setia mendampingi saya sehari-hari, dan teman-teman saya di pelatnas.

Mereka adalah orang-orang yang berjasa untuk kami. Saya mengucapkan terima kasih. Lalu, kepada atlet-atlet atau mantan atlet-atlet yang pernah menjadi rekan saya dari tahun ke tahun, serta junior saya yang selalu menyemangati saya, mereka yang selalu memacu adrenalin saya ketika berlatih. Mereka adalah orang-orang yang selalu menyemangati saat saya sudah enggak mau memaksakan diri. Jadi, saya mau mengucapkan terima kasih untuk itu semua.

Bahkan, semua lawan saya dari generasi ke generasi, dari China, Thailand, Jepang, Korea, Malaysia, Bulgaria, India, terima kasih. You are the ones who brought out the best in me. Tanpa mereka saya enggak bisa mengasah kemampuan saya sendiri. 

Kepada senior-senior saya, saya terima kasih banget, karena kalian yang betul-betul menginspirasi saya. Prestasi kalian yang betul-betul menginspirasi saya, sewaktu saya lihat kalian berlatih, sewaktu saya lihat kalian juara, itu yang memotivasi saya untuk ada di sini. Saya sangat menghargai kalian. Serta terima kasih kepada setiap partner bulu tangkis yang datang dari Kanada, dari Blitar, mereka datang jauh-jauh untuk hadir di sini.

Terima kasih karena kita susah senang bersama dulu, kalah menang berjuang satu sama lain, untuk menciptakan sejarah. Semua kenangan itu tak akan pernah saya lupakan. Lalu, partner saya yang terakhir, Apriyani Rahayu. You are the best. Dia mau aja dikomentarin sama saya, dia mau aja nurut sama saya, saya juga bingung, tapi terima kasih karena kehadiran dia itu yang menginspirasi saya untuk berlatih kembali walaupun di usia yang tidak muda.

Lima tahun ini adalah lima tahun yang berharga untuk saya, Pri. Saya belajar banyak juga dari seorang Apri. Terima kasih untuk prestasinya, itu sudah sangat banyak. I love you so much. Terakhir, saya ingin berterima kasih untuk bangsa dan negara saya, Indonesia. Seluruh pemimpin bangsa ini serta seluruh rakyat Indonesia. Saya akan merindukan hal seperti ini.

Terima kasih karena selalu setia mendukung saya dan semua atlet Indonesia sehingga kami bisa terus berprestasi setinggi mungkin mengharumkan nama bangsa. Terima kasih untuk bangsa Indonesia. Saya saat ini akan berhenti bertanding sebagai atlet, tapi hati saya akan selalu mencintai bulu tangkis. Saya berdoa untuk generasi baru ini akan mencatat banyak kemenangan serta prestasi yang lebih besar lagi bagi bangsa Indonesia. Saya selalu ingat kutipan yang berkata, “Bakat dan talenta bisa membawa kita ke puncak, tetapi karakter yang akan mempertahankan itu.” Karena kemenangan Indonesia, karena kemenangan kita adalah kemenangan bangsa Indonesia. Terima kasih.

Daftar Prestasi Greysia Polii

2004

  • Medali Perunggu IBF Junior World Championship 2004 (ganda putri bersama Heni Budiman)
  • Medali Perak IBF Junior World Championship 2004 (ganda campuran bersama Muhammad Rijal)
  • Medali Perunggu Asian Junior Championship 2004 (beregu putri)

2005

  • Medali Perunggu Asian Championship 2005 (ganda putri bersama Jo Novita)
  • Medali Perak SEA Games 2005 (ganda putri bersama Jo Novita)
  • Medali Perunggu Asian Junior Championship (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Medali Perak Sudirman Cup 2005 (beregu campuran)
  • Medali Perunggu SEA Games 2005 (beregu putri)
  • Medali Perunggu Asian Junior Championship 2005 (beregu putri)

2006

  • Runner Up Korea Open 2006 (ganda putri bersama Jo Novita)
  • Juara Philippines Open 2006 (ganda putri bersama Jo Novita)

2007

  • Medali Perak SEA Games 2007 (ganda putri bersama Jo Novita)
  • Runner Up Malaysia Open 2007 (ganda putri bersama Vita Marissa)
  • Runner Up Swiss Open 2007 (ganda campuran bersama Muhammad Rijal)
  • Medali Perak Sudirman Cup 2007 (beregu campuran)
  • Medali Emas SEA Games 2007 (beregu putri)

2008

  • Medali Perak Uber Cup 2008 (beregu putri)

2009

  • Runner Up Singapore Open 2009 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Medali Perunggu Sudirman Cup 2009 (beregu campuran)
  • Medali Perak SEA Games 2009 (beregu putri)

2010

  • Runner Up Macau Open 2010 (ganda putri bersama Meliana Jauhari)
  • Runner Up Indonesia Grand Prix Gold 2010 (ganda putri bersama Meliana Jauhari)
  • Medali Perunggu Uber Cup 2008 (beregu putri)
  • Medali Perunggu Asian Games 2010 (beregu putri)

2011

  • Runner Up Chinese Taipei Open 2011 (ganda putri bersama Meliana Jauhari)
  • Medali Perunggu Sudirman Cup 2011 (beregu campuran)

2013

  • Medali Perak SEA Games 2013 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Juara Thailand Open 2013 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)

2014

  • Medali Emas Asian Games 2014 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Runner Up Swiss Open 2014 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Juara Chinese Taipei Open 2014 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)

2015

  • Medali Perunggu BWF World Championships 2015 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Runner Up Indonesia Open 2015 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Juara Korea Open 2015 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Juara Chinese Taipei Open 2015 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Runner Up Indonesia Masters 2015 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Medali Perunggu Sudirman Cup 2015 (beregu campuran)

2016

  • Medali Perunggu Asian Championship 2016 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Juara Singapore Open 2016 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)
  • Runner Up Australia Open 2016 (ganda putri bersama Nitya Krishinda Maheswari)

2017

  • Juara French Open 2017 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Runner Up Hong Kong Open 2017 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Juara Thailand Open 2017 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Medali Perunggu SEA Games 2017 (beregu putri)

2018

  • Medali Perunggu BWF World Championships 2018 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Medali Perunggu Asian Games 2018 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Runner Up Indonesia Masters 2018 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Juara India Open 2018 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Juara Thailand Open 2018 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Medali Perunggu Asian Games 2018 (beregu putri)
  • Medali Perunggu Asian Team Championship 2018 (beregu putri)

2019

  • Medali Perunggu BWF World Championships 2019 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Medali Emas SEA Games 2013 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Runner Up Malaysia Masters 2019 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Juara India Open 2019 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Medali Perunggu Sudirman Cup 2019 (beregu campuran)
  • Medali Perak SEA Games 2019 (beregu putri)

2020

  • Juara Indonesia Masters 2020 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Juara Spain Masters 2020 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Juara Thailand Open 2020 (I) (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)

2021

  • Medali Emas Tokyo Olympics 2020 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)
  • Runner Up Indonesia Open 2021 (ganda putri bersama Apriyani Rahayu)

Penghargaan

  • Badzine Fair Play Trophy 2009 (Most Sportive Spirit)
  • AORI 2014 (Favorite Athlete)
  • Indonesian Sports Awards 2018 (Favorite Women’s Doubles Athlete bersama Apriyani Rahayu)
  • Indonesian Sports Awards 2018 (Favorite Women’s Team Athlete bersama Timn Indonesia di Asian Games Badminton Team 2018)
  • Sports Awards 2021 (Kategori Atlet bersama Apriyani Rahayu)
  • Gatra Award 2021 (Kategori Olahraga bersama Apriyani Rahayu)
  • BWF Awards 2021 (Best Couple 2020/2021 bersama Apriyani Rahayu)
  • Google Awards 2021 (Google Year In Search 2021)
  • Central KONI Award 2021 (The Best Athlete bersama Apriyani Rahayu)
  • Golden Award Siwo PWI 2021 (Best Female Athlete bersama Apriyani Rahayu)
  • Line Today Choice 2021 (Most Favorite Indonesian Athlete bersama Apriyani Rahayu)

Penulis: Dwi Agma Hidayah (dari berbagai sumber)

Share :

Baca Juga

Pelantikan PBVSI Ketapang

Sport

Irwan Lantik Royden Ketua PBVSI Ketapang
Atlet peraih emas berfoto bersama CDM dan oficial usai penganugerahan medali Peparnas XVI, Selasa (9/11/2021) di Stadion Lukas Enembe Jayapura Papua

Sport

Hari Kelima Peparnas XVI, Kalbar Urutan 8
Atlet NPCI Kalbar di Asean Para Games Kamboja

Sport

Kalbar Sumbang Emas di Asean Para Games
Cici dan Sella

Sport

Cici dan Sella Persembahkan Medali Emas
Pertandingan Swiss melawan Spanyol, babak perempat final, Jumat (2/7/2021). foto: siaran tv RCTI

Sport

Pertahanan Swiss Jebol Digedor Matador
Jadwal Pertandingan Piala Dunia

Sport

Maroko Mengukir Sejarah Sepakbola Dunia
Para Juara Bulutangkis PB Sultan Cup 2023

Sport

Ini Para Juara Bulutangkis PB Sultan Cup
De Ligt Tertunduk lesu, setelah mendapatkan kartu merah. (foto: screenshoot tayangan olaTv)

Sport

Kena Kutukan, Belanda Kalah Telak
error: Content is protected !!