Sambas. Sampan Bidar masuk dalam warisan budaya dan dikembangkan sebagai wadah berolahraga dan perlu dikelola agar berpotensi menarik minat wisatawan.
Demikian dijelaskan Anggota DPRD Kalbar dr Hj Juliarti Djohardi Alwi MPH dalam sambutannya membuka Lomba Sampan Bidar Keramat Bantilan se-Kabupaten, Minggu (26/2/2023) di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sajad, Kabupaten Sambas.
“Event seperti ini harus kita dorong agar sampan bidar yang identik dengan olahraga dayung tetap eksis, serta menarik wisatawan. Dengan demikian, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Juliarti.
Juliarti yang juga Bupati Sambas Periode 2011-2016 ini mengharapkan lomba Sampan Bidar sudah semestinya gencar dilaksanakan untuk mencari bibit-bibit muda berprestasi.
“Dari event yang dilaksanakan ini, kita semua berharap muncul generasi baru yang nantinya akan membawa Kabupaten Sambas ke kancah nasional,” kata Juliarti.
Juliarti berharap event sampan bidar Kabupaten Sambas terus eksis, serta dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.
Sementara itu, Rusman selaku Ketua Panitia Lomba Sampan Bidar Keramat Bantilanmemaparkan lomba tersebut pertama kali diadakan dan diikuti sebanyak 99 peserta. “Ini pertama kalinya. Alhamdulillah partisipasi peserta dan antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Rusman.
Lomba dimulai pukul 10.00 WIB. Mmeski sempat diguyur hujan, namun tidak menyulutkan peserta lomba dayung. Demikian pula masyarakat sangat antusias menyaksikan even yang juga dihadiri Ketua PODSI Kabupaten Sambas, Muhammad Parli, Anggota DPRD Sambas Ahmad Hapsak Setiawan dan Jan Ming, Camat Sajad, Kades Mekar Jaya, serta undangan lainnya.
Penulis: Riskiyansyah



















