Home / Edukasi

Jumat, 10 April 2026 - 21:12 WIB

Gemawan Latih Perempuan Muda Kapuas Hulu Jaga Iklim

Peserta workshop yang digelar Gemawan berfoto bersama usai  pelatihan kepemimpinan perempuan muda untuk menjaga hutan dan ketangguhan iklim di Desa Menua Sadap, Kabupaten Kapuas Hulu.

Peserta workshop yang digelar Gemawan berfoto bersama usai pelatihan kepemimpinan perempuan muda untuk menjaga hutan dan ketangguhan iklim di Desa Menua Sadap, Kabupaten Kapuas Hulu.

Kapuas Hulu – Gemawan menggelar workshop kepemimpinan perempuan muda untuk menjaga hutan dan ketangguhan iklim di Desa Menua Sadap, Kabupaten Kapuas Hulu.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Rumah Panjang Madang ini bertujuan mendiseminasikan hasil riset sekaligus menguji coba modul pembelajaran berbasis pengalaman lokal masyarakat. Sebanyak tiga dusun dilibatkan dalam kegiatan ini, yakni Dusun Kalayam, Karangan Bunut, dan Sadap.

Program Manager Gemawan, Rahma, menjelaskan bahwa peserta terdiri dari para perempuan muda dan ibu-ibu yang selama ini aktif dalam kehidupan sosial dan pelestarian lingkungan desa.

Baca juga:  Jaga Ekosistem, Pemprov Kalbar Susun Profil Kehati

“Diskusi berlangsung aktif membahas isu perubahan iklim, kesetaraan gender, serta peran strategis perempuan muda dalam mitigasi krisis iklim. Kami berharap modul ini benar-benar memperkuat peran mereka dalam memimpin dan menjaga wilayahnya,” ujar Rahma, Selasa (7/4/2026).

Lebih lanjut, Rahma menyebutkan bahwa Kapuas Hulu merupakan wilayah ketiga di Kalimantan Barat yang menjadi lokasi pelaksanaan workshop dan uji coba modul tersebut.

Baca juga:  Perempuan Muda Penjaga Tradisi Pengelolaan Alam

Melalui kegiatan ini, Gemawan menargetkan beberapa capaian strategis. Mulai dari sosialisasi hasil riset, identifikasi praktik baik di desa sebagai model pembelajaran, hingga penyempurnaan modul berdasarkan masukan langsung dari peserta.

Langkah penguatan kapasitas ini diharapkan mampu memperluas jejaring kolaborasi lintas sektor dan menegaskan posisi perempuan muda sebagai aktor utama perubahan dalam membangun ketangguhan komunitas menghadapi krisis iklim di tingkat tapak.[iz/cit-jour]

Ediitor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas H Satono membuka manasik calon jemaah haji Kabupaten Sambas Tahun 1446 Hijriyah di Kantor Kemenag Sambas.

Edukasi

Bimbingan Manasik 306 Calon Jamaah Haji Sambas Dimulai
Penelitian FK Universitas Northwestern Feinberg tentang kopi dan asupan nutrisi

Edukasi

Secangkir Kopi Bisa Tangkal 10% Covid
Pelatihan Barista dan MUA

Edukasi

60 Disabilitas Perempuan Berlatih Barista dan MUA
Irwan Manik Radja menerima pataka IAFT Untan untuk meneruskan kepemimpinan selama empat tahun ke depan.

Edukasi

Irwan Manik Radja Pimpin IAFT Untan 2026-2030
Susanto, Ketua DPW LDII Kalbar saat sosilisasi di MTs Khairul Hikmah, Desa Pasir, Kabupaten Mempawah

Edukasi

LDII Kalbar Sosialisasi Madrasah Aman Tanpa Perundungan
Mobile Intellectual Clinic

Edukasi

Kemenkumham Kalbar Gelar MIC di Singkawang
Finalis LCC dari dua sekolah, SMAN 1 Pontianak dan Sambas berfoto bersama Ketua Badan Sosialisasi dan Plt Sekjen MPR RI.

Edukasi

Polemik LCC Berakhir, SMAN 1 Sambas Wakili Kalbar
Pertemuan pihak PT Socare Group dengan pihak Universitas Tanjungpuura membahasa akses magang internasional bagi mahasiswa.

Edukasi

Socare Group Jajaki Kerja Sama Magang Taiwan dengan Untan
error: Content is protected !!