Kapuas Hulu – Gemawan menggelar workshop kepemimpinan perempuan muda untuk menjaga hutan dan ketangguhan iklim di Desa Menua Sadap, Kabupaten Kapuas Hulu.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Rumah Panjang Madang ini bertujuan mendiseminasikan hasil riset sekaligus menguji coba modul pembelajaran berbasis pengalaman lokal masyarakat. Sebanyak tiga dusun dilibatkan dalam kegiatan ini, yakni Dusun Kalayam, Karangan Bunut, dan Sadap.
Program Manager Gemawan, Rahma, menjelaskan bahwa peserta terdiri dari para perempuan muda dan ibu-ibu yang selama ini aktif dalam kehidupan sosial dan pelestarian lingkungan desa.
“Diskusi berlangsung aktif membahas isu perubahan iklim, kesetaraan gender, serta peran strategis perempuan muda dalam mitigasi krisis iklim. Kami berharap modul ini benar-benar memperkuat peran mereka dalam memimpin dan menjaga wilayahnya,” ujar Rahma, Selasa (7/4/2026).
Lebih lanjut, Rahma menyebutkan bahwa Kapuas Hulu merupakan wilayah ketiga di Kalimantan Barat yang menjadi lokasi pelaksanaan workshop dan uji coba modul tersebut.
Melalui kegiatan ini, Gemawan menargetkan beberapa capaian strategis. Mulai dari sosialisasi hasil riset, identifikasi praktik baik di desa sebagai model pembelajaran, hingga penyempurnaan modul berdasarkan masukan langsung dari peserta.
Langkah penguatan kapasitas ini diharapkan mampu memperluas jejaring kolaborasi lintas sektor dan menegaskan posisi perempuan muda sebagai aktor utama perubahan dalam membangun ketangguhan komunitas menghadapi krisis iklim di tingkat tapak.[iz/cit-jour]
Ediitor: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News


















