Home / Ekonomi

Rabu, 19 Oktober 2022 - 20:01 WIB

Aktivitas Normal Pasca Demo Pedagang Pasar

Aksi massa gabungan pedagang, mahasiswa, buruh dan tani yang menggeruduk Walikota Singkawang, Selasa (18/10/2022)

Aksi massa gabungan pedagang, mahasiswa, buruh dan tani yang menggeruduk Walikota Singkawang, Selasa (18/10/2022)

Singkawang. Aktivitas para pedagang di Pasar Beringin kembali normal pasca demo menggeruduk Kantor Walikota Singkawang.

“Pagi hingga siang, kami memantau kondisi pasar dan aktivitas para pedagang untuk memastikan kondisi pasca demo ke Kantor Walikota,” kata Nasikhi, Ketua Forum Komunikasi Pedagang Pasar Beringin Singkawang (Fokpabes) kepada pontianak times, Rabu (19/10/2022).

Nasikhi telah mengimbau kepada para pedagang untuk beraktivitas seperti biasa tanpa ada tekanan dari pihak manapun. “Tidak perlu khawatir karena revitalisasi pasar beringin dihentikan prosesnya. Ini sesuai dengan kesepakatan dan hasil dari unjuk rasa pada tanggal 18 Oktober 2022,” ujarnya.

Baca juga:  Pemkab Mempawah Sidak Pasar Jelang Lebaran

Dari pantauan Fokpabes, ujar Nasikhi, para petani sayur dan kebutuhan pokok lainnya berjalan seperti biasa. Dan para pedagang juga melayani konsumen seperti biasanya. “Semuanya kembali normal setelah para pedagang sebelumnya banyak yang meninggalkan aktivitasnya sementara mengikuti demonstrasi,” ujar Nasikhi.

Seperti diketahui, beberapa kali pihak Fokpabes melakukan audiensi, rapat dan pertemuan hingga mengkoordinir unjuk rasa. Pada demonstrasi massa gabungan pedagang, mahasiswa, buruh dan tani, Selasa (18/10/2022) tercapai kesepakatan yang tertuang dalam notulensi hasil dialog.

Notulen rapat itu ditandatangani oleh Sumastro (Sekda), Sumberanto Tjitra (Wakil Ketua DPRD), Eka Chandra dan Susi Wu (Anggota DPRD), Nasikhi (Ketua Fokpabes), Sudomo (Penasehat Fokpabes) dan Dekki Armadhani (Pembina Fokpabes).

Baca juga:  TCM Minggat, Sekda Diteriaki Pembohong

“Selama belum ada persetujuan dan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kota Singkawang, DPRD, para pedagang Pasar Beringin dan para pihak lain yang terkait, maka program revitalisasi Pasar Beringin tidak akan dilaksanakan,” demikian bunyi kesimpulan dari notulen rapat.

Dengan demikian, upaya beberapa pihak untuk mengorbankan para pedagang dengan mencekik melalui harga kios dan los yang melambung tinggi, gagal total. Sebab revitalisasi pasar yang menggunakan pihak ketiga memiliki banyak dampak negatif.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie

Share :

Baca Juga

pontianak-times.co.id

Ekonomi

Tanaman Nilam Potensial untuk Kapuas Hulu
Atraksi tarian dan Budaya di Forum BIMP-EAGA

Ekonomi

Kondisi Ekonomi BIMP Cenderung Membaik
Salah satu areal tanaman padi di Kabupaten Sambas yang berkontribusi terhadap surplus beras.

Ekonomi

Surplus 62 Ribu Ton Beras, Sambas Siap Pasok Malaysia
Pertemuan Aspesi Kalbar

Ekonomi

Jokowi Datang, Aspesi Keluhkan Harga TBS
Peresmian BBM Satu Harga

Ekonomi

BBM Satu Harga Bantu Percepatan Ekonomi
Satono bertemu Menteri UMKM RI

Ekonomi

Gali Potensi UMKM Sambas, Satono Temui Menteri
Prabowo Subianto disambut masyarakat saat tiba di Kabupaten Bengkayang menuju lokasi panen jagung serentak.

Ekonomi

Panen Jagung Serentak Kuartal II Tembus 2,54 Juta Ton
Kemendag

Ekonomi

Harga Ayam Ras Tingkat Peternak, Turun
error: Content is protected !!