Home / Ekonomi

Rabu, 30 Oktober 2024 - 11:01 WIB

Pefindo Sematkan Bank Kalbar Miliki Prospek Stabil

Kantor Pusat Bank Kalbar di Jalan Rahadi Osman Nomor 10 Pontianak.

Kantor Pusat Bank Kalbar di Jalan Rahadi Osman Nomor 10 Pontianak.

Pontianak. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan Bank Kalbar pada posisi idA yang memiliki prospek stabil. Kondisi ini ditandai dengan tingkat permodalan dan likuiditas yang kuat.

Demikian hasil penilaian Pefindo dalam keterangan resmi, Kamis (24/10/2024). Periode rating tersebut berlaku sejak 3 Oktober 2024 hingga 1 Oktober 2025.

Pemberian peringkat ini dibatasi oleh persaingan yang ketat di luar pasar captive dan rasio kredit bermasalah yang tinggi pada segmen kredit produktif.

Penilaian peringkat idA tersebut mencerminkan pasar captive di wilayah bank pembangunan daerah ini. Penilaian didasarkan pada tingkat permodalan yang sangat kuat dan profil likuiditas kuat.

Pefindo merekomendasikan peringkat dapat dinaikkan, jika Bank Kalbar secara siginifikan memperkuat posisi bisnisnya dan meningkatkan indikator keuangannya secara berkelanjutan. Sebaliknya, peringkat dapat diturunkan, jika posisi binis Bank Kalbar melemah secara substansial.

Baca juga:  Kerja Keras Tim, Bank Kalbar Sabet 2 Penghargaan

Pefindo merupakan lembaga pemeringkat obligasi yang didirikan di Jakarta pada 13 Agustus 1994. Lembaga ini merupakan hasil inisiatif Bank Indonesia dan BI serta Pengawas Pasar Modal (Bapepam).

Pefindo melakukan kerjasama dengan perusahaan pemeringkat internasional, seperti Standart & Poor’s Rating Services (S&P) dan the Asian Credit Rating Egencies Association (ACRAA) untuk terus mengembangkan metodologi dan kriteria rating.

Adapun tugas Pefindo adalah, memberikan peringkat atas risiko kredit yang objektif, independen dan bertanggung jawab

Semakin Kuat

Dirut Utama Bank Kalbar, H Rokidi menyampaikan, diberikannya peringkat idA dari Pefindo merefleksikan posisi perusahaan yang semakin kuat di industri perbankan, sekaligus menegaskan posisi Bank Kalbar sebagai bank yang sehat.

Baca juga:  Satono: Panen Raya Jagung Bukti Sinergi Ketahanan Pangan

“Pencapaian rating idA ini, merupakan bentuk pengakuan dari institusi pemeringkat terpercaya, yang sejalan dengan pertumbuhan kinerja positif Bank Kalbar. Berbagai program kerja nyata, telah berhasil membuktikan kinerja keuangan secara keseluruhan,” kata Rokidi.

Bank Kalbar didirikan pada bulan April 1964 sebagai Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan fokus pada provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Per 30 Juni 2024, Bank Kalbar dimiliki 49,9 persen oleh pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan 50,1 persen sisanya dimiliki oleh beberapa pemerintah kabupaten di provinsi ini.

Kegiatan usaha bank didukung oleh 1.781 karyawan dan jaringan, yang terdiri dari 23 kantor cabang serta 69 kantor cabang pembantu. (dwi/biz)

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Rokidi, Direktur Utama Bank Kalbar.

Ekonomi

Tumbuh Positif, Aset Bank Kalbar Hingga Agustus 2025 Tembus Rp25,66 Triliun
Muhammad Fahmi (tengah) menjadi narasumber Diskusi Publik Refleksi Akhir Tahun 2025 besutan Kampung Borneo Multimedia.

Ekonomi

Jadikan Kalbar ‘Gula’ Para Investor Melalui Infrastruktur Tepat Sasaran
Karyawan Bank Kalbar yang senantiasa siap melayani nasabahnya.

Ekonomi

Surprise! Bank Kalbar Cetak Laba Rp139 Miliar di Triwulan I 2026
Ilustrasi kartu Subscriber Identity Module (SIM)

Ekonomi

Kartu SIM Terhubung Data Pribadi
Sertifikasi Halal UMKM KAlbar

Ekonomi

Sertifikasi Halal 1000 UMKM di Kalbar
Rakor TPID Kabupaten Sambas

Ekonomi

TPID Sambas Siapkan Gerakan Pangan Murah
Fini Yulita, owner Laa Fine Donat di Jalan Tanjung Raya 2, Komplek Mutiara Saigon Pontianak

Ekonomi

Donat Bulat Melesat Cepat Berkat Bank Kalbar
Penyerahan sertifikat ISO Sistem Manajemen Kepatuhan dan perpanjangan sertifikat ISO Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Selasa (21/10/2025).

Ekonomi

Bank Kalbar Terima Sertifikat ISO Manajemen Kepatuhan dan Perpanjangan ISO SMAP
error: Content is protected !!