Home / Edukasi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Tim Poltesa Latih Masyarakat Olah Jeruk Siam

Dosen Poltesa memberikan materi pelatihan pengolahan Jeruk Siam menjadi produk olahan, Selasa (5/8/2025) di Desa Gapura, Kecamatan Sambas.

Dosen Poltesa memberikan materi pelatihan pengolahan Jeruk Siam menjadi produk olahan, Selasa (5/8/2025) di Desa Gapura, Kecamatan Sambas.

Sambas. Tim Poltesa (Politeknik Negeri Sambas) melatih masyarakat membuat produk olahan Jeruk Siam untuk meningkatkan pendapatan ekonomi, Selasa (5/8/2025).

Pelatihan tersebut merupakan rangkaian dari pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Dusun Sei Puguk, Desa Gapura, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas.

PKM ini mengambil tema “Peningkatan Nilai Tambah Jeruk Siam Pasca Panen Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Pada Kelompok Tani Buluh Serumpun di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat”.

Masyarakat dilatih membuat produk olahan lain dari Jeruk Siam seperti, Sirup Jeruk, Selai, Teh Kulit Jeruk, Sabun Jeruk, dan Ecoenzym dari Limbah Jeruk. PKM kali ini diketaui Kiki Kristiandi SPd MSi dengan anggota Dr Sri Mulyati SE ME dan Sangkala SSi MSi, serta Mahasiswa Agroindustri Pangan dan Agrobisnis.

Baca juga:  Poltesa Aktif Ikut Techon PMU Sarawak

Ketua Tim PKM, Kiki Kristiandi menjelaskan, kegiatan PKM dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat desa.

Kiki mengatakan, PKM yang dilaksanakan Dosen Poltesa ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI, kepada perguruan tinggi untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa.

“PKM didanai Kemdiktisaintek sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa, khususnya kelompok tani yang memiliki potensi hasil pertanian berupa jeruk siam,” ujarnya.

Pelaksanaan PKM di Kabupate Sambas, jelas Kiki, karena kabupaten ini merupakan salah satu sentra produksi jeruk siam di Kalimantan Barat. Namun sebagian besar hasil panen dijual dalam bentuk buah segar.

Baca juga:  Songsong IKN, Poltesa Kerjasama Politeknik Kinabalu

Sementara untuk buah yang tidak sesuai dengan grade pasar, jelasnya lagi, menjadi limbah organik dan dengan nilai ekonomi yang rendah.

“Untuk membantu petani jeruk siam mendapatkan nilai tambah, sangat diperlukan upaya dalam peningkatannya, sehingga pasca panen mereka bisa membuat produk olahan jeruk,” ungkapnya.

Kiki berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak bagi masyarakat, terutama pengetahuan membuat produk olahan lain dari jeruk siam. “Harapan dari PKM ini dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.[edo]

Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Bupati Sambas, H. Satono membahas khusus pembagunan Sekolah Rakyat bersama Menteri Sosial, H Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Edukasi

Sambas Prioritas Pembangunan Sekolah Rakyat Kemensos
Peringatan Isra Mikraj

Edukasi

Peringatan Isra Mikraj di Masjid Alkaromah
Tim Asesor melakukan kunjungan langsung di PKBM Borneo Jaya, Sungai Batang, Mempawah.

Edukasi

Tim Asesor BAN-PDM Visitasi PKBM Borneo Jaya
Peserta PJAD Kabupaten Ketapang mengikuti dengan seksama materi yang disampaikan narasumber, Sabtu (1/11/2025) di Aula Kantor Bupati Ketapang.

Edukasi

Sekda Ketapang Repalianto Buka PJAD Section 2 Besutan KBM
Dwija Praja Nugraha

Edukasi

8 Bupati Terima Dwija Praja Nugraha 2022
Workshop dan penanaman Mangrove yang diinisiasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalbar.

Edukasi

SMSI Kalbar Workshop dan Tanam Mangrove
PKM Universitas Muhammadiyah Pontianak

Edukasi

Pengering Ikan Hybrid Solusi Nelayan Pulau Kabung
Pengda APHTN HAN Kalbar

Edukasi

Pengda APHTN-HAN Kalbar Resmi Dilantik
error: Content is protected !!