Sanggau – Yayasan Ruang Baik bersinergi dengan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kalimantan Barat dan Program Magister Pendidikan IPS Universitas PGRI Pontianak (UPGRIP) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Tunggal Bhakti, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Jami Hidayatulloh tersebut menggabungkan program penyaluran wakaf Alqan dengan edukasi bertajuk “Peran Media Sosial dalam Membangun Kepekaan Sosial Masyarakat”
Ketua Bidang Dakwah IKADI Kalbar sekaligus perwakilan Yayasan Ruang Baik, Eltin Yunidar, MPd., menyampaikan kolaborasi ini bertujuan memberikan manfaat ganda bagi masyarakat, yakni aspek spiritual melalui wakaf dan aspek intelektual melalui edukasi digital.
Materi utama edukasi disampaikan tim dosen Magister P.IPS UPGRIP yang dipimpin Dr Siswandi MPd., bersama D. Syafrial Nur, Dr Pitalis MPh.D, Dr K Juniardi, dan Dr Hana Mauludea, MPd.
Dalam paparannya, tim dosen menekankan pentingnya masyarakat memanfaatkan media sosial secara positif untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian antar sesama, bukan sebaliknya. Agar tidak membosankan, sosialisasi dikemas dalam bentuk diskusi dan tanya jawab interaktif.
“Kami berharap melalui edukasi ini, masyarakat Desa Tunggal Bhakti semakin bijak dalam menyaring informasi dan mampu menggunakan platform digital untuk membangun kepekaan sosial di lingkungan masing-masing,” ujar Dr. Siswandi.
Antusias Peserta
Kegiatan ini disambut antusias oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari perangkat desa, ketua dusun, RW, RT, tokoh masyarakat, pengurus masjid, hingga remaja masjid dari empat dusun di Desa Tunggal Bhakti.
Kepala Desa Tunggal Bhakti bersama Ketua Masjid Hidayatulloh, Kusni, yang didampingi Sekretaris Teger Wiyono, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan wakaf Al-Qur’an dan ilmu yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan wakaf Al-Qur’an ini. Semoga rangkaian kegiatan PKM ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu mencerdaskan masyarakat di desa kami,” tutur Kusni.
Acara ditutup secara resmi pada pukul 11.30 WIB oleh ketua panitia, Dr. Siswandi, M.Pd., yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama tokoh masyarakat dan pengurus masjid sebagai simbol komitmen sinergi membangun desa.[rls]
Editor: Kisra Ramadani I Update Berita, ikuti Google News


















