Home / Peristiwa

Rabu, 24 Januari 2024 - 16:52 WIB

Warga Tanjung Gundul Pasang Baliho Konflik 816 Hektar Lahan

Warga Tanjung Gundul Desa Karimunting berkumpul memasang baliho penguasaan lahan

Warga Tanjung Gundul Desa Karimunting berkumpul memasang baliho penguasaan lahan

Singkawang. Ratusan warga Tanjung Gundul Desa Karimunting, Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, kompak memasang baliho akibat konflik lahan tak kunjung selesai, Selasa (23/1/2024).

Syamsuar, Koordinator Lapangan aksi kepada pontianak-times.co.id, Rabu (24/1/2024) menjelaskan warga akan terus memperjuangkan hak kepemilikan lahan di lokasi perbatasan dua wilayah, Bengkayang dan Kota Singkawang tersebut.

“Yang menjadi pertanyaan kami sejak dulu, mengapa BPN Singkawang mengeluarkan sertifikat. Padahal BPN Bengkayang sudah mengeluarkan sertifikat di lahan yang sama,” kata Syamsuar seraya menunjukkan pihaknya telah menguasai dan menggarap lahan lebih dulu..

Menurut Syamsuar, Permendagri Nomor 90 Tahun 2018 tentang Penegasan Batas Daerah, baru disosialisasikan di Kantor Camat Tahun 2021.

Pemprov Kalbar, kata Syamsuar, pernah mefasilitasi terkait konflik lahan tersebut dan dalam eksposenya pihak Bengkayang telah sesuai.

“Seharusnya itu tak menghilangkan lahan dan hak-hak warga. Jangan sampai kami ditelantarkan. Kami tetap dukung program pemerintah, tetapi tanpa menghiangkan hak yang ada,” ujar dia.

Baca juga:  Presidium FW-LSM Kalbar Dikukuhkan

Selain Pemprov Kalbar yang telah turun tangan, pihak Kemeterian Agraria dan Kemenko Polhukan juga telah mencari solusi terhadap konflik itu.

Sementara itu, aksi protes warga kali ini memasang 10 baliho di area lahan milik warga. Tidak ada pemasangan baliho di area PT Garuda perkasa. Baliho-baliho itu di luar badan jalan Bandar Udara Singkawang.

Baliho itu berrtuliskan “Tanah ini Milik Warga Dusun Tanjung Gundul. Baliho yang berukuran rata-rata 3×2 meter itu dipasang di atas lahan mereka yang dirampas.

SKT

Warga Dusun Tanjung Gundul diketahui memiliki tanah seluas 816 hektar dengan pemiliknya sebanyak 454 orang, dengan alas dasar SPT mulai Tahun 1997- 2021. Alas hak sebanyak 656 dokumen berupa Surat Keterangan Tanah (SKT) dan Surat Pernyataan Tanah yang diterbitkan Kepala Desa Karimunting, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang pada Tahun 2000.

Baca juga:  3 Ruko Terbakar di Pasar Sekura, Kerugian Rp3,2 M

Lahan tersebut telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2018 Tanggal 28 September 2018 Tentang Batas Daerah Kabupaten Bengkayang Dengan Kota Singkawang Provinsi Kalimantan Barat.

Wilayah administrasinya sudah berpindah ke Kelurahan Sedau Kecamatan Singkawang Selatan Kota Singkawang, dan diduga telah terbit beberapa sertifikat yang diterbitkan oleh BPN Kota Singkawang.

Warga Dusun Tanjung Gundul yang objek tanahnya berpindah ke wilayah administrasi Kelurahan Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan itu tidak bisa melakukan pendaftaran pengukuran di Kantor Pertanahan Kota Singkawang.

Hal ini disebabkan, warga tidak bisa melampirkan dokumen alas hak atau surat penguasaan fisik tanah yang dikeluarkan oleh Lurah Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan. Di lokasi tanah itu ada penguasaan pihak lain dalam bentuk Sertifikat Hak Milik, Surat Pernyataan Tanah, dan Surat Keterangan Tanah.

Penulis: R. Rido Ibnu Syahrie I Update Berita, ikuti Google News

Share :

Baca Juga

Petugas Polsek Semparuk mendatangi lokasi kejadian di tepi Sungai Desa Semparuk.

Peristiwa

Sungai Semparuk Telan Korban Anak 12 Tahun
Ahmad Muzani Partai Gerindra

Peristiwa

Gerindra Minta Kaji Ulang Biaya Haji 2023
Banjir Pontianak

Peristiwa

Banjir Terjang Wilayah Pesisir Kalimantan Barat
Pimpinan Tiga Matra TNI

Peristiwa

Pimpinan Matra TNI Kumpul Cegah Polarisasi
Evakuasi warga yang meninggal dunia

Peristiwa

Banjir Terjang Kalbar, Terparah di Landak

Peristiwa

Zulkarnain Tutup Usia, Heri Gantikan Posisi
lokasi tumbangnya pohon palem hingga menimpa korban (Nurdin Lubis) di proyek pembangunan jembatan baru di Jalan Daeng Manambon Kelurahan Tengah Kecamatan Mempawah Hilir

Peristiwa

Warga Mempawah Meninggal Tertimpa Pohon Palem Diduga Akibat Proyek Jembatan
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban terakhir dari persitiwa tenggelamnya perahu di Hulu Sungai Ketapang

Peristiwa

Korban Terakhir Perahu Tenggelam Ditemukan
error: Content is protected !!